5 Fakta Positif Digitalisasi BPR Subang, Layanan Bank Daerah Kini Makin Modern

klikduakali.id – Transformasi digitalisasi BPR Subang menjadi faktor utama pertumbuhan keuangan Bank Subang sepanjang 2025, ditandai peningkatan laba, kualitas aset, serta perluasan layanan berbasis teknologi bagi masyarakat dan pelaku UMKM. Dalam kondisi ekonomi daerah yang masih memberikan tekanan terhadap sektor UMKM, Bank Subang mampu menjaga kinerja positif melalui pertumbuhan laba, peningkatan kualitas aset, dan perluasan layanan digital.
Digitalisasi BPR Subang Dorong Pertumbuhan Keuangan
Kepala Divisi Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) PT BPR Subang Gemi Nastiti (Perseroda), Rita Nurmala, menyampaikan paparan kinerja tersebut dalam wawancara penjurian TOP BUMD Awards 2026 yang digelar Majalah TopBusiness secara daring, Senin (9/2/2026).
“BPR Subang diarahkan menjadi BPR andalan masyarakat Jawa Barat melalui pelayanan prima, manajemen inovatif dan efisien, serta SDM yang profesional. Kami juga berkomitmen menghadirkan produk perbankan yang kompetitif, mudah diakses, dan berkontribusi bagi masyarakat serta Pendapatan Asli Daerah,” ujar Rita.
Baca juga:
https://klikduakali.id/subang-masuk-4-besar-jabar-soal-sirup/
Kinerja Keuangan Bank Subang Tetap Sehat
Berdasarkan penilaian self assessment Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan metode Risk Based Bank Rating (RBBR), Bank Subang mencatatkan tingkat kesehatan bank pada kategori Sehat (Peringkat Komposit 2) hingga akhir Desember 2025.
Capaian tersebut merefleksikan stabilitas pada empat pilar utama perbankan yang meliputi profil risiko, tata kelola, rentabilitas, serta permodalan. Permodalan Bank Subang tetap kuat, tercermin dari rasio kecukupan modal (CAR/KPMM) yang mencapai 20,58 persen.
Di tengah volatilitas sektor UMKM, modal inti Bank Subang mampu menyerap potensi risiko kredit hingga 494,14 persen. Peningkatan kinerja profitabilitas ditunjukkan melalui kenaikan Return on Assets (ROA) dari 2,40 persen menjadi 2,50 persen.
Rasio BOPO tercatat turun menjadi 87,31 persen, mencerminkan peningkatan efisiensi operasional, dengan NIM sebesar 13,78 persen yang mengonfirmasi dominasi kredit mikro sebagai sumber utama pendapatan.
Kinerja keuangan Bank Subang sepanjang 2025 mencatatkan penyaluran kredit Rp710,92 miliar dan DPK Rp472,44 miliar, dengan pendapatan mencapai Rp153,39 miliar serta laba bersih Rp14,74 miliar yang melesat hampir tiga kali lipat dari target. Di balik ekspansi kredit, risiko tetap terkendali seiring turunnya rasio NPL net ke 3,40 persen.
“Penguatan manajemen risiko secara terstruktur menjadi kunci kami dalam menjaga kualitas aset dan pengendalian NPL, didukung pembangunan budaya risiko, pengawasan, kepatuhan, dan sistem antifraud,” tegas Rita.
Simak berita ekonomi daerah lainnya:
https://klikduakali.id/category/klik-ekonomi/
Layanan Digital Jadi Strategi Utama Bank Subang
Dalam mendukung kinerja perusahaan, BPR Subang menempatkan transformasi digital sebagai faktor strategis melalui pengembangan layanan digital bagi nasabah serta penguatan sistem operasional internal.
Digitalisasi layanan BPR Subang diwujudkan melalui penerapan QRIS merchant, mobile banking, e-banking smart inquiry, dompet digital Subang Urang, hingga Smart Boss Dashboard yang memungkinkan manajemen memantau kinerja bank secara real time.
“Melalui aplikasi Subang Urang, kami menyediakan dompet digital serbaguna dengan fitur lengkap yang memudahkan transaksi nasabah, terutama pelaku UMKM,” kata Rita.
Tak hanya pada layanan nasabah, digitalisasi juga menyentuh proses internal melalui aplikasi E-Arsip dan sistem logistik digital yang mampu menekan penggunaan kertas, mempercepat administrasi, serta mendukung pengambilan keputusan manajemen yang lebih efektif.
QRIS mendorong inklusi pembayaran nontunai bagi pedagang kecil, sekaligus menghasilkan data transaksi digital yang memperkuat ketepatan analisis kredit.
“Pemanfaatan data transaksi nasabah dan merchant menjadi kunci agar pembiayaan UMKM dapat disalurkan secara lebih tepat sasaran,” tambahnya.
(Redaksi : klikduakali-TH)
FAQ
Apa itu BPR Subang?
BPR Subang merupakan bank milik daerah yang fokus pada pembiayaan UMKM dan layanan masyarakat lokal.
Apa manfaat digitalisasi bank daerah?
Digitalisasi mempermudah transaksi, mempercepat layanan, serta memperluas inklusi keuangan masyarakat.
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater dalam Operasi Antik Lodaya 2026
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Subang mengamankan 111 botol minuman keras (miras) dari dua lokasi di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Senin (12/10/2026). Penindakan ini dilakukan dalam rangka Operasi Antik Lodaya 2026 untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kasatnarkoba Polres Subang, IPTU Pictor Hasudungan Sitorus, mengatakan penyitaan tersebut merupakan bagian dari upaya […]
Encep Sugiana Soroti Kesiapan 86 Rumah Sakit, Fasilitas dan Anggaran Perlu Diperkuat
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Keterlibatan 86 rumah sakit dalam skema perlindungan kesehatan masyarakat di Jawa Barat perlu diimbangi dengan kesiapan fasilitas, tenaga kesehatan, dan dukungan pembiayaan yang memadai. Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, agar masyarakat kurang mampu dapat memperoleh pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan medis tanpa terkendala persoalan biaya. Encep mengapresiasi langkah Pemerintah […]
Inovatif! Mahasiswi POLSUB Sulap Limbah Daun Nanas Jadi Plester Pereda Nyeri Haid
- Rabu, 28 Oktober 2026
klikduakali.id – Limbah daun nanas yang selama ini berpotensi terbuang kini dikembangkan menjadi produk inovatif di bidang kesehatan. Lima mahasiswi Politeknik Negeri Subang (POLSUB) berhasil merancang plester pereda nyeri menstruasi bernama MENSTRUA-PINE PATCH dengan memadukan serat daun nanas dan ekstrak jahe. Inovasi tersebut dikembangkan oleh mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan, Jurusan Kesehatan POLSUB. Tim ini […]
Utang Rp 25 Juta Diduga Jadi Motif Kematian Sopir Taksi Online di Sumedang
- Selasa, 13 Oktober 2026
klikduakali.id – Kasus kematian Yogi Saparudin (35), sopir taksi online yang jasadnya ditemukan terkubur di perkebunan teh Cisoka, Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mulai menemukan titik terang. Polisi telah mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam perkara tersebut, sementara dugaan motif yang berkaitan dengan utang piutang senilai Rp 25 juta turut […]
DPR Minta Wacana Siswa Tidak Naik Kelas pada 2027 Dikaji Ulang, Ini Alasannya
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengkaji secara menyeluruh wacana penerapan kembali kebijakan siswa tidak naik kelas mulai tahun ajaran 2027. Menurut Lalu, kebijakan tersebut perlu mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari kesiapan satuan pendidikan, kemampuan akademik siswa, hingga dampaknya terhadap proses pembelajaran. “Pada […]
Misi Jepang Padamkan Karhutla di Kalimantan Berakhir, 220 Ton Air Telah Dijatuhkan
- Kamis, 15 Oktober 2026
klikduakali.id – Operasi bantuan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) oleh Pasukan Bela Diri Jepang di Indonesia resmi berakhir pada 29 September 2026. Selama menjalankan misi di Kalimantan, tiga helikopter CH-47 Chinook dikerahkan dan tercatat melakukan lebih dari 40 operasi pemadaman dengan total sekitar 220 ton air yang dijatuhkan ke area kebakaran. Pengakhiran misi tersebut […]
Artcraft Hadir Sebagai Alternatif Adobe Gratis Berbasis AI, Punya 7 Aplikasi Open – Source
- Senin, 12 Oktober 2026
klikduakali.id – Seorang developer veteran, Brandon Thomas, mengembangkan Artcraft, proyek perangkat lunak open-source yang menawarkan tujuh aplikasi gratis sebagai alternatif berbagai produk populer Adobe. Proyek ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses pengembangan, dengan ambisi menghadirkan perangkat lunak kreatif yang dapat digunakan tanpa biaya langganan bulanan. Artcraft hadir di tengah meningkatnya perhatian terhadap model […]
Bus Persib Bandung U-18 Dilempari Batu di Tol Batang, Polisi Amankan Terduga Pelaku
- Selasa, 13 Oktober 2026
klikduakali.id – Rombongan Persib Bandung U-18 menjadi korban penyerangan di Rest Area KM 360 Tol Batang, Jawa Tengah, Minggu (11/10/2026) malam. Insiden tersebut mengakibatkan kaca bus pecah dan seorang ofisial tim bernama Pandu mengalami penganiayaan. Polisi telah mengamankan seorang terduga pelaku berinisial BPA (33), warga Palmerah, Jakarta Barat. Kasatreskrim Polresta Batang Kompol Bintoro Thio Pratama […]

×
×


Saat ini belum ada komentar