Encep Sugiana Minta Pemda Serius Tangani HIV/AIDS, KPA Harus Didukung Anggaran

klikduakali.id – Anggota DPRD Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, menegaskan pentingnya komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat upaya penanggulangan HIV/AIDS. Ia meminta Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) di tingkat kabupaten dan kota dioptimalkan melalui dukungan anggaran, sumber daya manusia, serta program edukasi yang berkelanjutan.
Menurut Encep, keberadaan KPA tidak cukup hanya secara kelembagaan, tetapi harus diikuti dengan pelaksanaan program yang nyata dan terukur. Penguatan koordinasi lintas sektor dinilai penting agar upaya pencegahan, penanganan, dan pendampingan terhadap orang dengan HIV (ODHIV) dapat berjalan lebih efektif.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah memiliki posisi strategis dalam menggerakkan upaya penanggulangan HIV/AIDS. Kepala daerah sebagai ketua umum KPA dan sekretaris daerah sebagai ketua pelaksana diharapkan mampu memastikan program berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Jangan sampai KPA ada, tetapi tidak berjalan maksimal karena keterbatasan SDM maupun anggaran. Pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Barat harus memberikan perhatian terhadap keberadaan KPA, termasuk dukungan anggarannya,” ujar Encep.
Selain penguatan kelembagaan, Encep menilai edukasi publik perlu menjadi perhatian utama. Masyarakat harus memperoleh informasi yang benar mengenai cara penularan HIV, pentingnya pemeriksaan kesehatan, serta manfaat pengobatan antiretroviral (ARV).
Ia mendorong keterlibatan tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, ulama, dan para ustaz untuk menyampaikan informasi yang tepat kepada masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran tentang pencegahan HIV/AIDS sekaligus meluruskan berbagai kesalahpahaman yang masih berkembang.

Encep menegaskan, penanggulangan HIV/AIDS tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah atau tenaga kesehatan. Keluarga dan lingkungan sosial juga memiliki peran penting dalam memberikan dukungan kepada ODHIV agar mereka dapat mengakses layanan kesehatan dan menjalani pengobatan secara teratur.
Menurutnya, stigma dan diskriminasi justru dapat menjadi penghambat dalam penanganan HIV/AIDS. Ketakutan terhadap penolakan sosial dapat membuat seseorang enggan melakukan pemeriksaan maupun mengakses layanan pengobatan. Karena itu, masyarakat perlu membangun lingkungan yang lebih terbuka, peduli, dan tidak menghakimi.
Ia juga mengingatkan pentingnya kepatuhan menjalani terapi ARV. Pengobatan yang dilakukan secara teratur sesuai arahan tenaga kesehatan dapat menekan jumlah virus dalam tubuh dan membantu menjaga kualitas hidup pasien.
Pada orang dengan HIV yang berhasil mencapai kondisi virus tidak terdeteksi dan mempertahankannya melalui pengobatan, HIV tidak ditularkan melalui hubungan seksual. Prinsip tersebut dikenal sebagai Undetectable = Untransmittable (U=U).
Bagi Encep, penguatan layanan kesehatan harus berjalan beriringan dengan dukungan psikologis dan sosial. Dengan demikian, ODHIV dapat menjalani pengobatan secara berkelanjutan tanpa dibayangi diskriminasi dari lingkungan sekitarnya.
Ia menegaskan, seluruh upaya tersebut perlu diarahkan untuk mendukung pencapaian target Tri Zero pada 2030, yakni nol infeksi HIV baru, nol kematian terkait AIDS, serta nol stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV.
“Penanggulangan HIV/AIDS membutuhkan keseriusan semua pihak. Pencegahan harus diperkuat, pengobatan harus dijalankan secara teratur, dan stigma terhadap penderita harus dihilangkan,” pungkasnya.
Encep berharap pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat dapat memperkuat sinergi dalam menjalankan program penanggulangan HIV/AIDS. Dukungan terhadap KPA, perluasan edukasi, serta penghapusan stigma menjadi langkah penting untuk mewujudkan target Tri Zero di Jawa Barat pada 2030. (Redaksi : klikduakali-IN)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Polemik Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Berujung Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi
- Sabtu, 3 Oktober 2026
klikduakali.id – Polemik fasilitas mewah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat, memasuki babak baru. Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Mashudi, mengundurkan diri dari jabatannya pada Kamis (1/10/2026). Surat pengunduran diri Mashudi telah diterima Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Publik Kemenimipas Akbar Hadi […]
Bandara Husein Bandung Kembali Beroperasi, Penumpang di Jabar Melonjak 2.558 Persen
- Sabtu, 3 Oktober 2026
klikduakali.id – Aktivitas penerbangan domestik di Jawa Barat kembali menggeliat setelah Bandara Husein Sastranegara Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, kembali direaktivasi pada Agustus lalu. Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat, Margaretha Ari Anggorowati, mengatakan, jumlah penumpang angkutan udara domestik pada Agustus 2026 mencapai 11.085 orang. “Jumlah tersebut melonjak 2.558,27 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Lonjakan […]
Sekda Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah hingga Tingkat Desa
- Jumat, 16 Oktober 2026
Klikduakali.id – Sekda Jabar Herman Suryatman menginstruksikan pembentukan tim pemburu anak tidak sekolah (ATS) hingga desa dan kelurahan. Jajaran pemerintah daerah diminta turun langsung mendata anak yang kehilangan akses pendidikan serta mengupayakan agar mereka kembali bersekolah. Penanganan anak tidak sekolah (ATS) di Jawa Barat membutuhkan sinergi lintas sektor hingga tingkat pemerintahan terbawah. Herman Suryatman menegaskan, […]
Indonesia dan Singapura Bentuk Satgas Bersama untuk Usut Perusahaan Terkait Karhutla
- Rabu, 28 Oktober 2026
klikduakali.id – Indonesia dan Singapura sepakat membentuk satuan tugas (satgas) bersama untuk menelusuri perusahaan yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) penyebab kabut asap lintas batas. Kerja sama ini akan diperkuat melalui pertukaran intelijen keuangan, pengumpulan bukti lintas negara, hingga penelusuran aset yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran. Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan bilateral […]
Klaster Mewah Lapas Cibinong Terungkap, Lima Pejabat Dicopot
- Rabu, 30 September 2026
Klikduakali.id – Temuan fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor, mencuat dalam RDP Komisi XIII DPR RI, Senin (28/9/2026). Dalam rapat tersebut, Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Mashudi menjelaskan asal-usul sejumlah fasilitas yang ditemukan Ombudsman RI saat sidak. Pemeriksaan internal mengungkap sejumlah fasilitas di Lapas Cibinong disebut milik pribadi Kasi Kamtib. Barang tersebut […]
Portugal Tanpa Ronaldo: Benarkah Permainan Selecao Justru Lebih Produktif ?
- Sabtu, 3 Oktober 2026
klikduakali.id — Perdebatan mengenai Timnas Portugal dan Cristiano Ronaldo kembali menarik perhatian. Pertanyaannya sederhana, tetapi jawabannya tidak semudah itu: apakah Selecao justru tampil lebih baik ketika Ronaldo tidak berada di lapangan? Cristiano Ronaldo memang tidak bisa dipisahkan dari perjalanan sepak bola Portugal. Ia menjadi bagian penting dari kesuksesan negaranya, termasuk ketika Portugal meraih gelar Euro […]
Lemhannas Dorong Pers Tangkal Hoaks dan Ujaran Kebencian
- Senin, 26 Oktober 2026
klikduakali.id – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Ace Hasan Syadzily, menegaskan pentingnya peran pers dalam menangkal hoaks dan ujaran kebencian demi memperkuat ketahanan nasional. Pers dinilai harus menyajikan informasi yang akurat, independen, profesional, dan bertanggung jawab. Hal itu disampaikan Ace saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) di Jakarta, Sabtu (24/10/2026). […]
Lazio Menggila dengan Enam Gol, AS Roma dan Como Sama-Sama Raih Kemenangan
- Rabu, 28 Oktober 2026
klikduakali.id – Persaingan papan atas Liga Italia Serie A 2026/2027 semakin menarik setelah Lazio, AS Roma, dan Como sama-sama meraih kemenangan pada pertandingan pekan kesembilan, Rabu (28/10/2026) dini hari WIB. Lazio menjadi sorotan setelah membantai Sassuolo dengan skor 6-2, sementara Roma menaklukkan Cagliari dan Como melakukan comeback dramatis atas Torino. Lazio tampil agresif sejak awal […]

×
×


Saat ini belum ada komentar