1.300 Muslimah Ramaikan Hari Kedua Pesantren Ummahat ke-22, Perkuat Energi Positif dan Kepedulian Sosial

klikduakali.id – Hari kedua Pesantren Ummahat ke-22 yang diadakan di As-Syifa Jalancagak berlangsung semakin semarak dengan kehadiran sekitar 1.300 peserta yang memadati lokasi kegiatan. Antusiasme para muslimah ini tidak hanya terlihat dari kesungguhan mengikuti setiap sesi materi, tetapi juga dari partisipasi aktif dalam berbagai rangkaian kegiatan pendukung seperti bazar, cek kesehatan gratis, dan beragam aktivitas menarik lainnya.
Kegiatan yang digelar dalam suasana Ramadan ini tidak hanya menjadi ruang ibadah, tetapi juga wadah refleksi, edukasi, dan pemberdayaan secara menyeluruh baik dari sisi spiritual, kesehatan, maupun sosial ekonomi.
Ramadan sebagai Momentum Panen Amal
Dalam sambutannya, dr. Encep Sugiana, M.HKes menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum strategis untuk meningkatkan kualitas amal dan memperbanyak investasi akhirat.
“Bulan Ramadan adalah bulan panen raya ibadah. Kalau di bulan Rajab kita menanam dan di Sya’ban kita memupuk, maka di bulan Ramadan inilah kita memanen pahala sebanyak-banyaknya,” ujarnya.

dr. Encep Sugiana, M.HKes menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum strategis untuk meningkatkan kualitas amal
Ia menjelaskan bahwa menghadiri majelis ilmu merupakan bagian dari investasi akhirat. Setiap ayat yang dibaca, setiap nasihat yang didengar, dan setiap niat yang diluruskan akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya.
“Hadir di majelis taklim seperti ini adalah bagian dari ibadah kepada Allah. Setiap tilawah, setiap ilmu yang kita dengarkan, insya Allah menjadi pahala yang terus mengalir,” tambahnya.
Sementara itu, Sri Wahyuningsih, S.IP mengenang perjalanan panjang Pesantren Ummahat yang dirintis 22 tahun lalu dalam keterbatasan.
“Saat pertama dirintis, kami hanya beberapa orang dengan segala keterbatasan. Tapi alhamdulillah, hari ini Pesantren Ummahat terus berjalan dan pesertanya semakin banyak. Ini bukti bahwa Allah mudahkan jika niatnya untuk dakwah,” ungkapnya.
Ia menilai konsistensi, kolaborasi, dan kebersamaan menjadi kunci keberlangsungan dakwah hingga mampu menghimpun ribuan peserta seperti saat ini.
Energi Positif, Kesehatan Mental dan Spiritualitas
Pada sesi materi pertama, Umi Munawaroh Mansur mengangkat tema “Ciptakan Bahagia dengan Energi Positif.” Ia menyoroti keterkaitan erat antara kondisi pikiran dan kesehatan fisik. Menurutnya, pikiran yang dipenuhi kecemasan, prasangka buruk, dan kekhawatiran berlebihan dapat memicu gangguan kesehatan, termasuk meningkatnya asam lambung.
“Kalau pikiran kita terganggu, itu akan banyak memengaruhi tubuh kita, bahkan bisa menaikkan asam lambung,” jelasnya.

Umi Munawaroh Mansur menyoroti keterkaitan erat antara kondisi pikiran dan kesehatan fisik
Ia mengajak peserta untuk membangun pola pikir sehat dengan memperbanyak syukur dan memperkuat keyakinan kepada Allah SWT. Mengutip Surah Ibrahim ayat 7, ia menegaskan bahwa rasa syukur akan mendatangkan tambahan nikmat dan ketenangan batin.
Lebih jauh, ia menekankan pentingnya husnuzan (berbaik sangka) kepada Allah dalam setiap kondisi kehidupan. Keyakinan bahwa Allah selalu bersama hamba-Nya akan melahirkan ketenangan, optimisme, dan kebahagiaan yang tidak bergantung pada situasi eksternal.
Finansial Kuat, Kepedulian Meningkat
Sesi berikutnya diisi oleh Ustadz Mega Nanda Putra dengan materi “Tingkatkan Finansial, Kuatkan Kepedulian Sosial.” Ia menekankan bahwa peningkatan kondisi ekonomi keluarga harus sejalan dengan meningkatnya kesadaran berbagi.

Ustadz Mega Nanda Putra menekankan bahwa peningkatan kondisi ekonomi keluarga
“Harta itu titipan, maka harta kita harus kita infaqkan di jalan Allah SWT,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa setiap individu akan dimintai pertanggungjawaban atas hartanya, dari mana diperoleh dan untuk apa digunakan. Dalam konteks ini, kesuksesan finansial tidak hanya diukur dari jumlah kepemilikan, tetapi dari sejauh mana harta tersebut memberi manfaat bagi orang lain.
Mengutip Surah Al-Munafiqun ayat 10, ia mengingatkan pentingnya membelanjakan harta sebelum datangnya kematian agar tidak muncul penyesalan karena kesempatan bersedekah telah terlewat. Ia juga menyinggung firman Allah bahwa perubahan suatu kaum bergantung pada kesungguhan mereka dalam mengubah diri, sehingga peningkatan finansial membutuhkan ikhtiar, disiplin, dan manajemen yang baik.
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Encep Sugiana Soroti Kesiapan 86 Rumah Sakit, Fasilitas dan Anggaran Perlu Diperkuat
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Keterlibatan 86 rumah sakit dalam skema perlindungan kesehatan masyarakat di Jawa Barat perlu diimbangi dengan kesiapan fasilitas, tenaga kesehatan, dan dukungan pembiayaan yang memadai. Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, agar masyarakat kurang mampu dapat memperoleh pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan medis tanpa terkendala persoalan biaya. Encep mengapresiasi langkah Pemerintah […]
Harga Laptop Diprediksi Naik pada 2027, RAM dan Prosesor Jadi Penyebab
- Selasa, 13 Oktober 2026
Klikduakali.id – Calon pembeli laptop perlu bersiap menghadapi kemungkinan kenaikan harga pada 2027. Meningkatnya biaya RAM, SSD, dan prosesor berpotensi membuat perangkat dijual dengan harga lebih tinggi atau mendorong produsen menawarkan spesifikasi lebih rendah pada rentang harga yang sama. Dalam laporan yang dirilis pada 8 Oktober 2026, TrendForce menyoroti kenaikan biaya produksi sebagai tantangan bagi […]
Bandara Riyadh Ditutup hingga 17 Oktober, Kemenlu Pantau Keselamatan 37.494 WNI
- Kamis, 15 Oktober 2026
klikduakali.id – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus memantau kondisi warga negara Indonesia (WNI) di Riyadh, Arab Saudi, menyusul penutupan sementara Bandara Internasional King Khalid hingga 17 Oktober 2026. Pemerintah memastikan sebanyak 37.494 WNI yang tercatat berada di wilayah Riyadh dalam kondisi aman berdasarkan laporan hingga Rabu (14/10/2026). Kemlu menyatakan belum menerima laporan mengenai WNI yang […]
Perpisahan Sekda Subang, Bupati Tegaskan Pentingnya Mengorkestrasi Kebijakan
- Jumat, 2 Oktober 2026
Klikduakali.id – Acara perpisahan Sekretaris Daerah dan Ketua DWP Kabupaten Subang berlangsung di Aula Pemda Subang, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi. H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si., turut menyampaikan pesan dan kesan dalam acara perpisahan tersebut. Selama 40 tahun mengabdi sebagai ASN di Kabupaten Subang, ia mengaku menghadapi […]
Beasiswa Peradaban As-Syifa Dorong 27 Penerima Beasiswa Tumbuh Menjadi Generasi Berdaya dan Menginspirasi
- Rabu, 28 Oktober 2026
klikduakali.id – Beasiswa Peradaban As-Syifa terus berupaya memperluas dampak pendidikan melalui pembinaan generasi muda yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, dan kepedulian sosial. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Orientasi dan Pengukuhan Penerima Beasiswa Tahun 2026 yang berlangsung pada 24–25 Oktober 2026 di SMAIT ‘Alamy, Subang, dengan diikuti 27 […]
Belanja Pemkab Subang Baru Terserap 62 Persen, Belanja Modal Jadi Sorotan
- Kamis, 15 Oktober 2026
klikduakali.id – Penyerapan anggaran belanja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang hingga pertengahan Oktober 2026 masih menyisakan pekerjaan besar. Dari total pagu sekitar Rp2,82 triliun, realisasi belanja baru mencapai Rp1,75 triliun atau 62,02 persen. Artinya, masih ada sekitar Rp1,07 triliun anggaran yang belum terealisasi menjelang penutupan tahun anggaran. Berdasarkan data Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten […]
Artcraft Hadir Sebagai Alternatif Adobe Gratis Berbasis AI, Punya 7 Aplikasi Open – Source
- Senin, 12 Oktober 2026
klikduakali.id – Seorang developer veteran, Brandon Thomas, mengembangkan Artcraft, proyek perangkat lunak open-source yang menawarkan tujuh aplikasi gratis sebagai alternatif berbagai produk populer Adobe. Proyek ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses pengembangan, dengan ambisi menghadirkan perangkat lunak kreatif yang dapat digunakan tanpa biaya langganan bulanan. Artcraft hadir di tengah meningkatnya perhatian terhadap model […]
TKW Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Minta Bantuan Pemerintah
- Selasa, 13 Oktober 2026
klikduakali.id – Kabar dugaan penyekapan tenaga kerja wanita (TKW) asal Cililin, Kabupaten Bandung Barat, bernama Sri Nurhaida Pratiwi, mengundang perhatian publik. Keluarga korban meminta bantuan pemerintah untuk menindaklanjuti kasus tersebut setelah Sri dikabarkan mengalami penyekapan di Dubai, Uni Emirat Arab. Dugaan penyekapan ini mencuat setelah video dan tangkapan layar percakapan yang disebut berasal dari komunikasi […]

×
×


Saat ini belum ada komentar