Kebijakan WFH Berlaku, ATR/BPN Pastikan Pelayanan Publik Tak Terganggu

klikduakali — Kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat yang diterapkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tidak hanya dipandang sebagai penyesuaian pola kerja aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga sebagai momentum untuk mempercepat transformasi layanan publik berbasis digital.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 3 Tahun 2026 yang mendorong perubahan tata kelola pemerintahan agar lebih adaptif dan modern. Dalam konteks tersebut, ATR/BPN melihat WFH bukan sebagai hambatan, melainkan peluang untuk mengoptimalkan sistem pelayanan yang lebih fleksibel dan efisien.
Sekretaris Jenderal ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, menegaskan bahwa kualitas layanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
“Walaupun sudah diatur terkait penugasan WFH, kami pastikan untuk layanan pertanahan di hari Jumat tetap berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya di Jakarta.

Menurutnya, penerapan WFH justru mendorong pemanfaatan teknologi komunikasi secara lebih maksimal. Kanal layanan digital seperti website, media sosial, hingga aplikasi pesan instan kini menjadi garda terdepan dalam menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan responsif.
“Meski WFH, kita harus tetap memberikan respons proaktif terhadap seluruh pertanyaan, konsultasi, dan keluhan masyarakat yang disampaikan melalui berbagai media komunikasi online yang dikelola kementerian,” tegasnya.
Selain itu, pengaturan proporsi pegawai yang bekerja dari rumah dan kantor dilakukan secara dinamis, menyesuaikan kebutuhan layanan di masing-masing wilayah. Hal ini memberikan ruang bagi unit kerja untuk berinovasi tanpa mengorbankan kualitas pelayanan.
Kebijakan ini juga mempertegas pentingnya inklusivitas dalam pelayanan publik. ATR/BPN memastikan bahwa layanan pertanahan tetap ramah bagi kelompok rentan, seperti penyandang disabilitas, lansia, ibu hamil, dan anak-anak, baik melalui layanan langsung maupun digital.
Di sisi lain, penerapan WFH menuntut peningkatan pengawasan terhadap kinerja ASN. Evaluasi kepuasan masyarakat serta kanal pengaduan menjadi instrumen penting untuk memastikan bahwa pelayanan tetap berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Dengan demikian, kebijakan WFH setiap Jumat tidak sekadar perubahan pola kerja, tetapi menjadi bagian dari strategi besar reformasi birokrasi. ATR/BPN berupaya menunjukkan bahwa pelayanan publik yang modern tidak lagi bergantung pada kehadiran fisik semata, melainkan pada kecepatan, transparansi, dan kualitas respons terhadap kebutuhan masyarakat. (Redaksi : klikduakali-IN)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Tiga Pemain Persib Bandung yang Berpotensi Merepotkan The Cong-Viettel di ACL Two
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Persib Bandung bersiap menghadapi tantangan dari wakil Vietnam, The Cong-Viettel FC, dalam lanjutan Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027. Pertandingan yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (14/10/2026), menjadi kesempatan bagi Maung Bandung untuk melanjutkan tren positif di kompetisi Asia. Persib memiliki modal berharga setelah berhasil mengalahkan […]
Portugal Tanpa Ronaldo: Benarkah Permainan Selecao Justru Lebih Produktif ?
- Sabtu, 3 Oktober 2026
klikduakali.id — Perdebatan mengenai Timnas Portugal dan Cristiano Ronaldo kembali menarik perhatian. Pertanyaannya sederhana, tetapi jawabannya tidak semudah itu: apakah Selecao justru tampil lebih baik ketika Ronaldo tidak berada di lapangan? Cristiano Ronaldo memang tidak bisa dipisahkan dari perjalanan sepak bola Portugal. Ia menjadi bagian penting dari kesuksesan negaranya, termasuk ketika Portugal meraih gelar Euro […]
Garut Siap Sambut Investor, PLN Pastikan Pasokan Listrik Andal
- Jumat, 2 Oktober 2026
Klikduakali.id – Pemkab Garut dan PT PLN (Persero) UP3 Garut memperkuat sinergi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan serta mendukung pertumbuhan investasi di Kabupaten Garut. Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menerima audiensi Manager PLN UP3 Garut M. Akbar Hurianda di Ruang Pamengkang, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Rabu (30/9/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan layanan kelistrikan dan […]
BNPB Gelar Modifikasi Cuaca untuk Bantu Padamkan Karhutla Gunung Ciremai
- Selasa, 27 Oktober 2026
klikduakali.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk meningkatkan potensi hujan guna membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Ciremai. Operasi tersebut dilaksanakan pada Minggu (25/10/2026) dengan menggunakan pesawat khusus yang diberangkatkan dari Bandar Udara Internasional Kertajati, Kabupaten Majalengka. Operasi yang bekerja sama dengan Alkonost Aviasi Indonesia […]
Encep Sugiana Minta Pemda Serius Tangani HIV/AIDS, KPA Harus Didukung Anggaran
- Selasa, 13 Oktober 2026
klikduakali.id – Anggota DPRD Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, menegaskan pentingnya komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat upaya penanggulangan HIV/AIDS. Ia meminta Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) di tingkat kabupaten dan kota dioptimalkan melalui dukungan anggaran, sumber daya manusia, serta program edukasi yang berkelanjutan. Menurut Encep, keberadaan KPA tidak cukup hanya secara kelembagaan, tetapi harus diikuti dengan […]
Polemik Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Berujung Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi
- Sabtu, 3 Oktober 2026
klikduakali.id – Polemik fasilitas mewah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat, memasuki babak baru. Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Mashudi, mengundurkan diri dari jabatannya pada Kamis (1/10/2026). Surat pengunduran diri Mashudi telah diterima Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Publik Kemenimipas Akbar Hadi […]
Perpisahan Sekda Subang, Bupati Tegaskan Pentingnya Mengorkestrasi Kebijakan
- Jumat, 2 Oktober 2026
Klikduakali.id – Acara perpisahan Sekretaris Daerah dan Ketua DWP Kabupaten Subang berlangsung di Aula Pemda Subang, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi. H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si., turut menyampaikan pesan dan kesan dalam acara perpisahan tersebut. Selama 40 tahun mengabdi sebagai ASN di Kabupaten Subang, ia mengaku menghadapi […]
Karhutla Picu Polusi Udara, Jambi dan Pekanbaru Masuk Daftar Kota Paling Berpolusi di Dunia
- Jumat, 16 Oktober 2026
Klikduakali.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memicu penurunan kualitas udara di sejumlah daerah akibat sebaran asap. Kondisi tersebut bahkan membuat dua kota masuk dalam kategori kualitas udara berbahaya. Dikutip dari detikHealth, berdasarkan pemantauan real-time AQI (US), dua kota di Indonesia yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masuk dalam daftar kota dengan tingkat polusi […]

×
×


Saat ini belum ada komentar