BPJS PBI Dicoret Kemensos 2026, Dedi Mulyadi Siap Biayai Warga Jawa Barat

klikduakali.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Gubernur Dedi Mulyadi menyatakan siap mengambil alih pembiayaan PBI BPJS Kesehatan bagi warga yang dicoret Kementerian Sosial mulai Februari 2026. Pemerintah Provinsi Jawa Barat, melalui Gubernur Dedi Mulyadi, menyatakan siap menanggung pembiayaan PBI JKN BPJS Kesehatan bagi warga yang tidak lagi tercakup dalam bantuan pemerintah pusat. Ia menambahkan, Pemprov Jawa Barat akan terlebih dahulu melakukan pendataan ulang masyarakat kurang mampu sebelum mengambil alih kewajiban pembayaran iuran PBI JKN.
Kenapa BPJS PBI Dicoret Kemensos?
“Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mengambil langkah untuk mengidentifikasi dan mendata warga yang benar-benar tidak mampu, sehingga pembiayaan BPJS kesehatan mereka dapat ditanggung oleh Pemprov,” ujarnya, dikutip Senin (9/2/2026).
KDM menegaskan, selain menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat miskin dan rentan, pentingnya kepedulian serta pemahaman masyarakat terhadap jaminan kesehatan juga perlu terus ditingkatkan. Ia juga menekankan bahwa masyarakat dengan kondisi ekonomi yang cukup seharusnya tidak bergantung pada bantuan pemerintah untuk pembiayaan jaminan kesehatan.
Kebijakan tersebut bertujuan untuk memastikan program bantuan pemerintah tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Ia menambahkan, “Mari kita bersama menjaga kesehatan dan bagi masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi, diharapkan dapat mengasuransikan kesehatannya sebagai jaminan ketika membutuhkan pelayanan pengobatan.”
Kadinkes Jabar Vini Adiani Dewi menyebut pihaknya tengah menyiapkan mekanisme pendataan warga penerima PBI JKN BPJS Kesehatan yang dicoret dari bantuan Kemensos.
“Saat ini sedang kami tindak lanjuti. Besok akan kami tetapkan tata cara pelaksanaannya,” katanya.
Vini menyebut mekanisme pendataan itu akan diteruskan ke pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Barat untuk segera dilaksanakan di lapangan.
“Mekanisme tersebut akan disampaikan dan ditindaklanjuti di tingkat kabupaten dan kota,” sambungnya.
Langkah tersebut merupakan respons atas keputusan Kementerian Sosial yang menonaktifkan sejumlah kepesertaan PBI JKN melalui SK Nomor 3/HUK/2026 yang efektif berlaku mulai 1 Februari 2026.
Keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari pembaruan data Kemensos dengan menonaktifkan peserta lama yang dinilai tidak memenuhi kriteria, lalu menggantinya dengan peserta baru demi meningkatkan ketepatan sasaran bantuan. (Redaksi : klikduakali-TH)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
IHSG 14 Oktober 2026, Berpotensi Koreksi atau Rebound?
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih bergerak fluktuatif pada perdagangan Rabu (14/10/2026). Setelah turun 2,59 persen ke level 5.936,15 pada Senin (12/10/2026), indeks masih menghadapi tekanan jual, meski peluang penguatan terbatas tetap terbuka. MNC Sekuritas memperkirakan IHSG berpotensi melemah ke kisaran 5.850–5.911. Sementara itu, BNI Sekuritas melihat peluang penguatan menuju 5.980–6.000. Head […]
As-Syifa Al-Khoeriyyah Fasilitasi Pelatihan Nasional 10.000 Khatib IKADI di Subang
- Senin, 26 Oktober 2026
klikduakali.id – Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah berkolaborasi dengan Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kabupaten Subang dalam menyelenggarakan Pelatihan Nasional 10.000 Khatib IKADI di Aula Mubarok, Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan dakwah nasional yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah, dengan partisipasi peserta dari 38 provinsi di Indonesia. Keterlibatan Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah […]
Ini Sederet Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Subang Rona Mairansyah
- Sabtu, 3 Oktober 2026
klikduakali.id – Jabatan Sekretaris Daerah bukan sekadar posisi administratif di lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang. Di balik urusan birokrasi yang berjalan setiap hari, Sekda punya peran menghubungkan kerja berbagai perangkat daerah agar program pemerintahan dapat berjalan sesuai arah yang telah ditetapkan. Setelah Rona Mairansyah, AP., M.Si. resmi dilantik pada Kamis (1/10/2026), tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Subang […]
Festival Literasi Subang 2026 Digelar 27–29 Oktober, Ada Bedah Buku hingga Mewarnai
- Selasa, 13 Oktober 2026
klikduakali.id – Festival Literasi Subang 2026 siap menghadirkan beragam kegiatan edukatif dan hiburan bagi masyarakat pada 27–29 Oktober 2026. Bertempat di halaman Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Subang, festival ini akan diisi gelar wicara, bedah buku, senam literasi, mewarnai bersama, storytelling, hingga pertunjukan musik dan seni. Kegiatan yang diselenggarakan selama tiga hari tersebut menjadi salah satu […]
Beasiswa Peradaban As-Syifa Dorong 27 Penerima Beasiswa Tumbuh Menjadi Generasi Berdaya dan Menginspirasi
- Rabu, 28 Oktober 2026
klikduakali.id – Beasiswa Peradaban As-Syifa terus berupaya memperluas dampak pendidikan melalui pembinaan generasi muda yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, dan kepedulian sosial. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Orientasi dan Pengukuhan Penerima Beasiswa Tahun 2026 yang berlangsung pada 24–25 Oktober 2026 di SMAIT ‘Alamy, Subang, dengan diikuti 27 […]
Sambut Hari Sumpah Pemuda 2026, Encep Sugiana Dorong Generasi Muda Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045
- Rabu, 28 Oktober 2026
klikduakali.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, M.H.Kes., mengajak generasi muda Indonesia untuk terus meningkatkan kapasitas, kapabilitas, dan kualitas diri sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. Menurutnya, pemuda hari ini harus mulai mempersiapkan diri untuk menjadi generasi penerus yang mampu mengemban amanah, mengelola bangsa, serta melanjutkan cita-cita para pendiri negara menuju Indonesia […]
Stok Pupuk Subsidi di Subang Capai 5.933 Ton, Pupuk Kujang Pastikan Kesiapan Musim Tanam
- Selasa, 20 Oktober 2026
klikduakali.id – PT Pupuk Kujang Cikampek memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani di Kabupaten Subang menjelang musim tanam Oktober–Maret (Okmar). Hingga 15 Oktober 2026, stok pupuk bersubsidi di Kabupaten Subang tercatat mencapai 5.933,3 ton, terdiri atas 3.284,2 ton pupuk urea dan 2.649,1 ton pupuk NPK. Ketersediaan tersebut diharapkan dapat membantu petani mempersiapkan lahan dan memulai […]
Glamping 1,5 Hektare di Ciater Diperiksa KPK, Diduga Milik Polisi
- Kamis, 1 Oktober 2026
Klikduakali.id – Kawasan glamping di tengah hamparan kebun durian dan alpukat di Ciater, Kabupaten Subang, mendadak menjadi perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penyidik KPK memeriksa aset seluas sekitar 1,5 hektare di kawasan tersebut. Pemeriksaan meliputi bangunan glamping hingga lahan perkebunan yang berada di sekitarnya. Aset seluas sekitar 1,5 hektare itu diduga berkaitan dengan Yayat Sudrajat […]

×
×


Saat ini belum ada komentar