Beranda » Berita » Selat Hormuz Memanas: Rusia dan China Blokir Resolusi Dewan Keamanan PBB

Selat Hormuz Memanas: Rusia dan China Blokir Resolusi Dewan Keamanan PBB

Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

klikduakali.id – Upaya internasional untuk meredakan ketegangan di kawasan Selat Hormuz kembali mengalami kebuntuan. Rancangan resolusi yang diajukan di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) gagal disahkan setelah Rusia dan China menggunakan hak veto mereka, meski mayoritas anggota mendukung.

Kegagalan ini terjadi di tengah situasi geopolitik yang semakin memanas, bahkan hanya beberapa jam sebelum berakhirnya ultimatum yang sebelumnya disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kepada Iran. Kondisi ini semakin mempertegas eskalasi konflik yang belum menemukan titik terang.

Dalam pemungutan suara yang berlangsung pada Selasa (7/4/2026), sebanyak 11 dari 15 anggota Dewan Keamanan memberikan suara setuju terhadap rancangan resolusi tersebut. Namun, keputusan akhir tetap tidak dapat diambil karena Rusia dan China menolak, sementara dua negara lainnya memilih abstain.

Situasi ini mencerminkan adanya perpecahan tajam di antara kekuatan global dalam menyikapi konflik antara Iran dan Amerika Serikat. Meskipun telah melalui berbagai tahap revisi untuk mengakomodasi kepentingan berbagai pihak, rancangan resolusi tersebut tetap tidak mampu mencapai konsensus.

Resolusi yang diajukan berfokus pada upaya menjaga keamanan navigasi di Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak global. Dalam versi finalnya, dokumen tersebut hanya “mendorong” negara-negara untuk melakukan koordinasi dalam menjaga keamanan pelayaran secara defensif.

Langkah yang dimaksud meliputi pengawalan kapal dagang serta pencegahan gangguan terhadap lalu lintas internasional. Namun, resolusi tersebut tidak memberikan mandat tegas atau otorisasi langsung dari Dewan Keamanan.

Sebelumnya, rancangan resolusi sempat mencantumkan frasa “all necessary means” yang membuka peluang penggunaan kekuatan militer. Akan tetapi, setelah mendapat penolakan dari sejumlah negara, termasuk Rusia, China, dan Prancis, frasa tersebut dihapus dan digantikan dengan pendekatan yang lebih terbatas.

Baca Juga :  Tampil di Makassar, Dekranasda Subang Angkat Potensi Kriya Lokal ke Kancah Nasional

Dalam pernyataannya di forum PBB, Rusia dan China menilai bahwa meningkatnya ketegangan saat ini merupakan dampak dari aksi militer yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel. Keduanya menekankan bahwa langkah yang lebih mendesak adalah menghentikan operasi militer, bukan menambah tekanan terhadap Iran.

Di sisi lain, Presiden Donald Trump sebelumnya telah mengeluarkan ultimatum kepada Iran untuk membuka kembali jalur Selat Hormuz. Ultimatum tersebut disertai ancaman serangan besar terhadap infrastruktur Iran jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi.

Perbedaan pendekatan ini semakin memperlihatkan jurang antara blok Barat dan kekuatan Timur dalam menangani konflik global, khususnya yang berkaitan dengan keamanan energi dan stabilitas kawasan.

Selat Hormuz memiliki peran krusial dalam distribusi energi dunia. Gangguan di wilayah ini tidak hanya berdampak pada negara-negara kawasan Teluk, tetapi juga memicu lonjakan harga minyak serta meningkatkan ketidakpastian di pasar global.

Negara-negara Teluk, termasuk Bahrain sebagai pengusul resolusi, menilai kondisi ini sebagai ancaman serius terhadap stabilitas ekonomi dan keamanan regional.

Gagalnya pengesahan resolusi ini kembali menyoroti keterbatasan peran PBB dalam menangani konflik besar dunia. Ketika kepentingan negara-negara besar saling bertabrakan, proses pengambilan keputusan menjadi terhambat.

Tanpa kesepakatan di tingkat global, risiko eskalasi konflik di Selat Hormuz diperkirakan akan terus meningkat. Di saat yang sama, ruang diplomasi semakin menyempit, meninggalkan ketidakpastian yang membayangi stabilitas kawasan dan ekonomi dunia. (Redaksi : klikduakali-SA)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

16 − seven =

Rekomendasi Untuk Anda

Kecelakaan di Puncak! Bus Elf Terjun ke Sungai akibat Rem Blong, Sopir Tewas

Kecelakaan di Puncak! Bus Elf Terjun ke Sungai akibat Rem Blong, Sopir Tewas

  • Jumat, 16 Oktober 2026
  • admin web

Klikduakali.id – Kecelakaan maut terjadi di kawasan Simpang Bendungan, Jalan Gadog-Ciawi arah Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/10/2026). Peristiwa ini menambah perhatian terhadap keselamatan pengguna jalan di jalur tersebut. Kecelakaan tersebut melibatkan bus mikro Isuzu Elf yang diduga mengalami gangguan rem saat melintas di jalur tersebut. Kendaraan itu kemudian terjun ke sungai dan menyebabkan […]

BAZNAS Subang Salurkan Bantuan Pengobatan untuk Warga Cijambe yang Berjuang Melawan Tumor

BAZNAS Subang Salurkan Bantuan Pengobatan untuk Warga Cijambe yang Berjuang Melawan Tumor

  • Jumat, 2 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Perjuangan Ibu Tarsemi, warga Kampung Cimahi, Desa Sukahurip, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, dalam menjalani pengobatan tumor mendapat dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang. Melalui Program Subang Cageur, BAZNAS Kabupaten Subang menyalurkan bantuan biaya pengobatan kepada Tarsemi pada Kamis (1/10/2026). Bantuan tersebut diberikan setelah pihak keluarga mengajukan permohonan dukungan untuk membantu […]

Pasar Ciroyom Direvitalisasi, Ditargetkan Rampung 2 Tahun

Pasar Ciroyom Direvitalisasi, Ditargetkan Rampung 2 Tahun

  • Kamis, 1 Oktober 2026
  • admin web

Klikduakali.id – Perumda Pasar Juara Kota Bandung terus menjalankan revitalisasi Pasar Ciroyom. Proyek ini ditujukan untuk meningkatkan keandalan bangunan serta menjamin keselamatan dan kenyamanan aktivitas pedagang dan masyarakat. Menurut Direktur Utama Perumda Pasar Juara Kota Bandung Pradana Aditya Wicaksana, revitalisasi Pasar Ciroyom dilakukan berdasarkan hasil uji kelayakan kondisi bangunan yang telah dilakukan sebelumnya. Hasil uji […]

Kabupaten Subang Peringkat 4 Pengunjung Museum Terbanyak di Jawa Barat pada 2025

Kabupaten Subang Peringkat 4 Pengunjung Museum Terbanyak di Jawa Barat pada 2025

  • Selasa, 13 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Kabupaten Subang masuk dalam empat besar daerah dengan jumlah pengunjung museum terbanyak di Jawa Barat sepanjang 2025. Berdasarkan dataset Jumlah Pengunjung Museum Berdasarkan Kabupaten/Kota di Jawa Barat yang dipublikasikan melalui portal Galura Data Jawa Barat, Kabupaten Subang mencatatkan 25.996 pengunjung museum sepanjang tahun 2025. Dataset yang bersumber dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi […]

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Drama Adu Penalti, The Reds Melaju ke Perempat Final Carabao Cup

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Drama Adu Penalti, The Reds Melaju ke Perempat Final Carabao Cup

  • Kamis, 29 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Liverpool berhasil memastikan tempat di perempat final Carabao Cup 2026/2027 setelah melewati duel sengit melawan Chelsea. Bermain di Stadion Anfield, Kamis (29/10/2026) dini hari WIB, The Reds mengalahkan The Blues dengan skor 6-5 melalui adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama waktu normal. Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Liverpool berusaha memanfaatkan […]

Sambut Hari Sumpah Pemuda 2026, Encep Sugiana Dorong Generasi Muda Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045

Sambut Hari Sumpah Pemuda 2026, Encep Sugiana Dorong Generasi Muda Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045

  • Rabu, 28 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, M.H.Kes., mengajak generasi muda Indonesia untuk terus meningkatkan kapasitas, kapabilitas, dan kualitas diri sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. Menurutnya, pemuda hari ini harus mulai mempersiapkan diri untuk menjadi generasi penerus yang mampu mengemban amanah, mengelola bangsa, serta melanjutkan cita-cita para pendiri negara menuju Indonesia […]

Bandara Riyadh Ditutup hingga 17 Oktober, Kemenlu Pantau Keselamatan 37.494 WNI

Bandara Riyadh Ditutup hingga 17 Oktober, Kemenlu Pantau Keselamatan 37.494 WNI

  • Kamis, 15 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus memantau kondisi warga negara Indonesia (WNI) di Riyadh, Arab Saudi, menyusul penutupan sementara Bandara Internasional King Khalid hingga 17 Oktober 2026. Pemerintah memastikan sebanyak 37.494 WNI yang tercatat berada di wilayah Riyadh dalam kondisi aman berdasarkan laporan hingga Rabu (14/10/2026). Kemlu menyatakan belum menerima laporan mengenai WNI yang […]

Ganjal Kartu ATM dengan Tusuk Gigi, 3 Pelaku Ditangkap Polisi di Subang

Ganjal Kartu ATM dengan Tusuk Gigi, 3 Pelaku Ditangkap Polisi di Subang

  • Jumat, 2 Oktober 2026
  • admin web

Klikduakali.id – Jajaran Polres Subang mengungkap kasus pencurian dengan modus mengganjal kartu ATM menggunakan tusuk gigi yang terjadi di wilayah Kabupaten Subang. Dalam kasus tersebut, polisi menangkap tiga tersangka. Sementara satu pelaku lainnya masih buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Aksi tersebut terjadi Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIB di gerai ATM BCA […]

ads bottom
ads left ×
ads left ×