Beranda » Berita » Sumpah Pemuda 1928: Kisah Lengkap Kongres Pemuda II dari Tiga Gedung di Batavia

Sumpah Pemuda 1928: Kisah Lengkap Kongres Pemuda II dari Tiga Gedung di Batavia

Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sabtu malam, 27 Oktober 1928. Di sebuah gedung di kawasan Lapangan Banteng, Batavia, ratusan pemuda duduk berdesakan. Mereka datang dari berbagai perkumpulan: ada yang membawa nama Jawa, Sumatra, Celebes, Ambon, hingga Batak. Pukul 19.30, rapat pertama dibuka. Tidak ada yang tahu bahwa dalam waktu kurang dari dua hari, kalimat-kalimat yang mereka sepakati akan menjadi salah satu rumusan paling berpengaruh dalam sejarah Indonesia.

Kini, 98 tahun kemudian, kita menyebutnya Sumpah Pemuda. Namun di balik tiga kalimat singkat itu ada proses panjang yang jarang dibahas utuh. Artikel ini merangkumnya secara runtut, berdasarkan keterangan Museum Sumpah Pemuda (Kemendikbudristek) dan sumber sejarah yang lazim dirujuk.

Dari Kedaerahan Menuju Kesadaran Satu Bangsa

Pada awal abad ke-20, pergerakan pemuda tumbuh dalam wadah-wadah yang bercorak kedaerahan. Setelah Boedi Oetomo berdiri pada 1908 dan membuka jalan bagi organisasi modern, lahirlah Jong Java (1915), Jong Sumatranen Bond (1917), serta perkumpulan sejenis seperti Jong Celebes, Jong Ambon, Sekar Rukun, dan Jong Batak.

Di saat yang sama, gagasan tentang “Indonesia” sebagai satu kesatuan mulai mengeras. Pada 1925, mahasiswa Indonesia di Belanda mengubah nama perkumpulan mereka menjadi Perhimpunan Indonesia dan menegaskan cita-cita politik bersama. Di Batavia, pelajar-pelajar mendirikan Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI) pada tahun yang sama. PPPI kelak menjadi motor penting kongres 1928.

Kongres Pemuda I (1926): Benih yang Belum Matang

Pertemuan lintas organisasi pertama digelar pada 30 April hingga 2 Mei 1926 di Batavia, dengan M. Tabrani sebagai ketua. Kongres ini membuka ruang dialog tentang persatuan, termasuk perdebatan soal bahasa pengantar bersama. Perbedaan pandangan masih terasa, dan belum ada ikrar yang dirumuskan. Meski begitu, kongres ini menyepakati perlunya pertemuan lanjutan, dan inilah yang kemudian menjadi Kongres Pemuda II.

Baca Juga :  Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar, 20 Armada Damkar Dikerahkan

Menyiapkan Kongres Kedua

Rapat persiapan berlangsung pada Agustus 1928, termasuk pertemuan 12 Agustus yang membentuk panitia. Susunan pengurusnya mencerminkan keberagaman asal organisasi:

  • Ketua: Soegondo Djojopoespito (PPPI)
  • Wakil Ketua:M. Djoko Marsaid (Jong Java)
  • Sekretaris: Muhammad Yamin (Jong Sumatranen Bond)
  • Bendahara: Amir Sjarifuddin (Jong Batak)

Tujuannya, menurut catatan yang dirujuk Museum Sumpah Pemuda, adalah melahirkan cita-cita bersama perkumpulan pemuda, membahas masalah pergerakan, serta memperkuat kesadaran kebangsaan dan persatuan.

Dua Hari, Tiga Gedung

Kongres Pemuda II digelar di tiga tempat berbeda dalam tiga sesi. Beberapa catatan menyebut jumlah hadirin lebih dari 700 orang.

SesiWaktuLokasiInti Acara
Rapat ISabtu, 27 Oktober 1928, 19.30–23.30Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB), Lapangan BantengPembukaan dan pidato ketua; pembahasan makna persatuan
Rapat IIMinggu, 28 Oktober 1928, 08.00–12.00Gedung Oost-Java Bioscoop, Koningsplein NoordPembahasan pendidikan
Rapat IIIMinggu, 28 Oktober 1928, malam hariGedung Indonesische Clubgebouw, Jl. Kramat Raya 106Kepanduan, penutupan, pembacaan ikrar

Malam pembuka. Dalam sambutannya, Soegondo mengajak peserta menguatkan semangat persatuan. Ia menyebut lima faktor perekat: sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan. Yamin juga menyampaikan pandangannya tentang arti persatuan dan hubungannya dengan pemuda.

Pagi yang membahas pendidikan. Rapat kedua berfokus pada pendidikan. Pembicara menekankan keseimbangan pendidikan di rumah dan sekolah serta pentingnya pendidikan yang bersifat kebangsaan.

Malam penutup di Kramat. Di gedung yang dahulu menjadi tempat tinggal pelajar itu, rapat ketiga membahas kepanduan dan gerakan pemuda. Menjelang penutupan, rumusan hasil kongres dibacakan. Pada kesempatan yang sama, W.R. Supratman memperdengarkan lagu Indonesia Raya secara instrumental dengan biola. Syairnya tidak dinyanyikan karena situasi pengawasan pemerintah kolonial.

Baca Juga :  SubangFest Vol. 12 Sukses Sedot Ribuan Pengunjung, Ciater Jadi Pusat Kreativitas dan Hiburan

Bunyi Ikrar 28 Oktober 1928

Rumusan ikrar yang dikenal hingga kini berbunyi sebagai berikut (ejaan disesuaikan):

Pertama: Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.

Kedua: Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.

Ketiga: Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Perhatikan pilihan katanya. Ikrar ini tidak berbunyi “berbahasa satu”, melainkan “menjunjung bahasa persatuan”. Rumusan itu menghormati keragaman bahasa daerah sekaligus menetapkan satu bahasa pemersatu.

Mengapa Peristiwa Ini Begitu Penting

Pertama, ikrar ini mengganti loyalitas kedaerahan dengan identitas bersama: satu tanah air, satu bangsa, satu bahasa. Kedua, ia lahir dari kolaborasi lintas organisasi, jauh sebelum Indonesia merdeka, sehingga menjadi pondasi moral bagi perjuangan berikutnya. Ketiga, penegasan bahasa persatuan memudahkan komunikasi antardaerah dan menjadi dasar kebahasaan negara kelak.

Pengakuan resmi atas hari bersejarah ini datang kemudian. Pemerintah menetapkan 28 Oktober sebagai Hari Sumpah Pemuda yang diperingati secara nasional. Gedung di Jalan Kramat Raya 106 pun kini menjadi Museum Sumpah Pemuda, tempat pengunjung dapat menyaksikan koleksi dokumen dan suasana kongres.

Relevansi bagi Generasi Sekarang

Tantangan pemuda hari ini memang berbeda. Dahulu lawannya sekat kedaerahan dan kolonialisme, kini berupa hoaks, polarisasi di dunia digital, dan kesenjangan kesempatan. Namun semangat intinya tetap relevan: kemampuan duduk bersama, merumuskan tujuan yang sama, lalu berani menyatakannya.

Sumpah Pemuda mengingatkan bahwa persatuan bukan hadiah, melainkan hasil kerja panjang yang dimulai dari mendengarkan perbedaan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

10 + nine =

Rekomendasi Untuk Anda

Moto3 Australia 2026 Dibatalkan Akibat Cuaca Buruk, Pole Position Veda Ega Pratama Gagal Dimanfaatkan

Moto3 Australia 2026 Dibatalkan Akibat Cuaca Buruk, Pole Position Veda Ega Pratama Gagal Dimanfaatkan

  • Senin, 26 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Balapan Moto3 Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island, Minggu (25/10/2026) pagi WIB, resmi dibatalkan akibat cuaca buruk yang membahayakan keselamatan pembalap. Keputusan serupa juga berlaku untuk balapan Moto2. Pembatalan ini menjadi pukulan bagi pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, yang sebelumnya sukses merebut pole position pada sesi kualifikasi. Pembalap Honda Team Asia asal Gunungkidul, […]

Erling Haaland Jadi Bintang Kemenangan Manchester City atas Liverpool, Raih Man of the Match

Erling Haaland Jadi Bintang Kemenangan Manchester City atas Liverpool, Raih Man of the Match

  • Senin, 12 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Erling Haaland tampil sebagai salah satu pemain kunci dalam kemenangan Manchester City atas Liverpool pada pekan keenam Premier League 2026/2027. Penyerang asal Norwegia tersebut dinobatkan sebagai Man of the Match setelah membantu The Citizens meraih kemenangan meyakinkan di Stadion Anfield, Minggu (11/10/2026) malam WIB. Manchester City sukses membungkam tuan rumah dengan skor 3-0. […]

Kemendagri Terbitkan SK Pemberhentian Bupati Gowa, Tiga Temuan Pansus Jadi Sorotan

Kemendagri Terbitkan SK Pemberhentian Bupati Gowa, Tiga Temuan Pansus Jadi Sorotan

  • Jumat, 16 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi menerbitkan surat keputusan pemberhentian Bupati Gowa, Sitti Husniah Tanlerang, pada Rabu (14/10/2026). Keputusan tersebut sekaligus menetapkan Darmawangsyah Muin sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa untuk menjaga keberlangsungan pemerintahan daerah. Wakil Ketua I DPRD Gowa, Hasrul Abdul Rajab, membenarkan terbitnya dua surat keputusan, yakni pemberhentian Husniah dan penunjukan Darmawangsyah. […]

Lisandro Martinez Dikabarkan Siap Tinggalkan Manchester United pada 2027, Atletico Madrid Jadi Tujuan?

Lisandro Martinez Dikabarkan Siap Tinggalkan Manchester United pada 2027, Atletico Madrid Jadi Tujuan?

  • Jumat, 16 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Masa depan Lisandro Martinez bersama Manchester United mulai menjadi sorotan. Bek asal Argentina tersebut dikabarkan telah memutuskan untuk mengakhiri kebersamaannya dengan Setan Merah pada musim panas 2027, ketika kontraknya saat ini berakhir. Kabar tersebut muncul setelah Martinez melontarkan kritik terhadap manajemen MU. Ia menilai klub belum menunjukkan ambisi yang cukup besar dalam memperkuat […]

Encep Sugiana Minta Pemda Serius Tangani HIV/AIDS, KPA Harus Didukung Anggaran

Encep Sugiana Minta Pemda Serius Tangani HIV/AIDS, KPA Harus Didukung Anggaran

  • Selasa, 13 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Anggota DPRD Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, menegaskan pentingnya komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat upaya penanggulangan HIV/AIDS. Ia meminta Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) di tingkat kabupaten dan kota dioptimalkan melalui dukungan anggaran, sumber daya manusia, serta program edukasi yang berkelanjutan. Menurut Encep, keberadaan KPA tidak cukup hanya secara kelembagaan, tetapi harus diikuti dengan […]

Kecelakaan di Puncak! Bus Elf Terjun ke Sungai akibat Rem Blong, Sopir Tewas

Kecelakaan di Puncak! Bus Elf Terjun ke Sungai akibat Rem Blong, Sopir Tewas

  • Jumat, 16 Oktober 2026
  • admin web

Klikduakali.id – Kecelakaan maut terjadi di kawasan Simpang Bendungan, Jalan Gadog-Ciawi arah Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/10/2026). Peristiwa ini menambah perhatian terhadap keselamatan pengguna jalan di jalur tersebut. Kecelakaan tersebut melibatkan bus mikro Isuzu Elf yang diduga mengalami gangguan rem saat melintas di jalur tersebut. Kendaraan itu kemudian terjun ke sungai dan menyebabkan […]

BGN Pastikan Anak Panti Asuhan Tetap Mendapat Makan Bergizi Gratis di Sekolah

BGN Pastikan Anak Panti Asuhan Tetap Mendapat Makan Bergizi Gratis di Sekolah

  • Selasa, 13 Oktober 2026
  • admin web

Klikduakali.id – Kepala BGN Sudaryono memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap menjangkau anak-anak yang tinggal di panti asuhan. Mereka tetap memperoleh makanan bergizi melalui sekolah tempat menempuh pendidikan, dengan pelaksanaan yang mengacu pada mekanisme dan ketentuan program. “Diberikan MBG di tempat mereka bersekolah. Ada mekanisme dan regulasinya, maka kami mohon dukungan selalu dari masyarakat,” […]

Bandara Riyadh Ditutup hingga 17 Oktober, Kemenlu Pantau Keselamatan 37.494 WNI

Bandara Riyadh Ditutup hingga 17 Oktober, Kemenlu Pantau Keselamatan 37.494 WNI

  • Kamis, 15 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus memantau kondisi warga negara Indonesia (WNI) di Riyadh, Arab Saudi, menyusul penutupan sementara Bandara Internasional King Khalid hingga 17 Oktober 2026. Pemerintah memastikan sebanyak 37.494 WNI yang tercatat berada di wilayah Riyadh dalam kondisi aman berdasarkan laporan hingga Rabu (14/10/2026). Kemlu menyatakan belum menerima laporan mengenai WNI yang […]

ads bottom
ads left ×
ads left ×