Beranda » Berita » Kadisnakertrans Subang Sebut Pendidikan Belum Selaras dengan Industri Jadi Penyebab Pengangguran Tinggi

Kadisnakertrans Subang Sebut Pendidikan Belum Selaras dengan Industri Jadi Penyebab Pengangguran Tinggi

Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Klikduakali.id – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Subang, Rona Mairansyah mengungkapkan sejumlah faktor yang menjadi penyebab tingginya angka pengangguran di daerah.

Menurutnya, salah satu persoalan utama adalah terjadinya miss match antara dunia pendidikan dengan kebutuhan industri.

“Pendidikan yang diberikan kepada siswa di sekolah belum sepenuhnya selaras dengan kebutuhan dunia industri. Akibatnya lulusan yang dihasilkan tidak sesuai dengan kebutuhan pasar kerja,” ujar Rona.

Selain itu, kata dia, investasi yang masuk ke Kabupaten Subang saat ini banyak bergerak di sektor padat modal. Kondisi tersebut membuat kebutuhan tenaga kerja manusia semakin berkurang karena sebagian pekerjaan telah digantikan teknologi dan sistem robotik.

“Investasi yang masuk sekarang banyak yang padat modal. Orang mulai tergantikan oleh robotik dan otomatisasi,” katanya.

Persoalan lain yang juga menjadi perhatian adalah tidak seimbangnya jumlah lulusan sekolah dengan kebutuhan tenaga kerja di dunia industri. Setiap tahun jumlah lulusan terus meningkat, sementara daya tampung industri terbatas.

Rona menilai, solusi jangka panjang yang harus dilakukan adalah menyelaraskan kebutuhan industri dengan sistem pendidikan yang diterapkan kepada siswa sejak dini.

“Pendidikan harus mampu menyesuaikan dengan kebutuhan industri. Ini bisa menjadi salah satu solusi untuk menjawab tantangan investasi padat modal,” ucapnya.

Ia menambahkan, saat ini sebagian besar lulusan sekolah masih dipersiapkan untuk pekerjaan level bawah (low level) yang tidak membutuhkan keterampilan khusus. Sementara kebutuhan tenaga kerja pada level menengah (middle level) masih sangat minim terpenuhi.

“Lulusan kita kebanyakan disiapkan untuk low level yang tidak membutuhkan full skill. Yang masuk ke middle level itu masih jarang,” jelasnya.

Di sisi lain, sistem pendidikan dinilai masih lebih banyak mencetak pencari kerja (job seeker) dibanding pencipta lapangan kerja (job creator).

“Pendidikan kita lebih banyak menyiapkan lulusan menjadi pencari kerja, bukan menciptakan lapangan kerja,” katanya.

Rona menegaskan, sebanyak apa pun kebutuhan industri, tetap tidak akan mampu menampung seluruh lulusan sekolah setiap tahunnya. Karena itu diperlukan solusi yang lebih menyeluruh dan melibatkan banyak pihak.

“Penyelesaian persoalan ini tidak bisa instan dan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi serta sistem yang jelas antara pemerintah, dunia pendidikan dan industri,” pungkasnya. (Redaksi : klikduakali-AZ)

Kadisnakertrans Subang Sebut Pendidikan Belum Selaras dengan Industri Jadi Penyebab Pengangguran Tinggi

Baca Juga :  Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 di Subang? Alun-alun Subang Siap Jadi Lokasi Utama

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

10 + 9 =

Rekomendasi Untuk Anda

Karhutla Picu Polusi Udara, Jambi dan Pekanbaru Masuk Daftar Kota Paling Berpolusi di Dunia

Karhutla Picu Polusi Udara, Jambi dan Pekanbaru Masuk Daftar Kota Paling Berpolusi di Dunia

  • Jumat, 16 Oktober 2026
  • admin web

Klikduakali.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memicu penurunan kualitas udara di sejumlah daerah akibat sebaran asap. Kondisi tersebut bahkan membuat dua kota masuk dalam kategori kualitas udara berbahaya. Dikutip dari detikHealth, berdasarkan pemantauan real-time AQI (US), dua kota di Indonesia yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masuk dalam daftar kota dengan tingkat polusi […]

Polemik Musprov PMI Jabar Memanas, Jusuf Kalla Bekukan Pengurus dan Perintahkan Musprov Ulang

Polemik Musprov PMI Jabar Memanas, Jusuf Kalla Bekukan Pengurus dan Perintahkan Musprov Ulang

  • Selasa, 27 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Konflik internal Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Barat semakin memanas setelah Pengurus Pusat (PP) PMI mengambil langkah tegas dengan membekukan kepengurusan periode 2021–2026. Keputusan yang ditandatangani Ketua Umum PP PMI, M. Jusuf Kalla, pada 24 Oktober 2026 itu sekaligus membuka jalan bagi penyelenggaraan ulang Musyawarah Provinsi (Musprov) XVIII PMI Jawa Barat. Pembekuan tersebut […]

Alphadjo Cisse Cetak Hat-trick Bersejarah, Bintang Muda AC Milan Pecahkan Rekor Pemain Italia

Alphadjo Cisse Cetak Hat-trick Bersejarah, Bintang Muda AC Milan Pecahkan Rekor Pemain Italia

  • Jumat, 16 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Nama Alphadjo Cisse menjadi perbincangan setelah tampil luar biasa bersama AC Milan di ajang Liga Europa 2026/2027. Penyerang muda berusia 19 tahun tersebut sukses mencetak hat-trick saat Rossoneri menghadapi RB Salzburg pada matchday kedua, Kamis (15/10/2026) malam WIB. Penampilan impresif Cisse membantu AC Milan meraih kemenangan telak 4-0 di markas Salzburg. Tiga gol […]

Moto3 Australia 2026 Dibatalkan Akibat Cuaca Buruk, Pole Position Veda Ega Pratama Gagal Dimanfaatkan

Moto3 Australia 2026 Dibatalkan Akibat Cuaca Buruk, Pole Position Veda Ega Pratama Gagal Dimanfaatkan

  • Senin, 26 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Balapan Moto3 Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island, Minggu (25/10/2026) pagi WIB, resmi dibatalkan akibat cuaca buruk yang membahayakan keselamatan pembalap. Keputusan serupa juga berlaku untuk balapan Moto2. Pembatalan ini menjadi pukulan bagi pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, yang sebelumnya sukses merebut pole position pada sesi kualifikasi. Pembalap Honda Team Asia asal Gunungkidul, […]

Artcraft Hadir Sebagai Alternatif Adobe Gratis Berbasis AI, Punya 7 Aplikasi Open - Source

Artcraft Hadir Sebagai Alternatif Adobe Gratis Berbasis AI, Punya 7 Aplikasi Open – Source

  • Senin, 12 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Seorang developer veteran, Brandon Thomas, mengembangkan Artcraft, proyek perangkat lunak open-source yang menawarkan tujuh aplikasi gratis sebagai alternatif berbagai produk populer Adobe. Proyek ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses pengembangan, dengan ambisi menghadirkan perangkat lunak kreatif yang dapat digunakan tanpa biaya langganan bulanan. Artcraft hadir di tengah meningkatnya perhatian terhadap model […]

Perpisahan Sekda Subang, Bupati Tegaskan Pentingnya Mengorkestrasi Kebijakan

Perpisahan Sekda Subang, Bupati Tegaskan Pentingnya Mengorkestrasi Kebijakan

  • Jumat, 2 Oktober 2026
  • admin web

Klikduakali.id – Acara perpisahan Sekretaris Daerah dan Ketua DWP Kabupaten Subang berlangsung di Aula Pemda Subang, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi. H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si., turut menyampaikan pesan dan kesan dalam acara perpisahan tersebut. Selama 40 tahun mengabdi sebagai ASN di Kabupaten Subang, ia mengaku menghadapi […]

128 Pemanah Siap Berlaga di Latgab PERPANI Subang Akhir Pekan Ini

128 Pemanah Siap Berlaga di Latgab PERPANI Subang Akhir Pekan Ini

  • Selasa, 13 Oktober 2026
  • admin web

Klikduakali.id – Sebanyak 128 peserta siap ambil bagian dalam Latihan Gabungan (Latgab) Panahan PERPANI Kabupaten Subang yang akan digelar pada Minggu (18/10/2026). Kegiatan ini menjadi ajang bagi para pemanah untuk mengasah kemampuan sekaligus membidik prestasi. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan berbagai klub dan ekstrakurikuler panahan di Kabupaten Subang, termasuk pemanah dari Kabupaten Purwakarta. Kehadiran mereka […]

Encep Sugiana Soroti Kesiapan 86 Rumah Sakit, Fasilitas dan Anggaran Perlu Diperkuat

Encep Sugiana Soroti Kesiapan 86 Rumah Sakit, Fasilitas dan Anggaran Perlu Diperkuat

  • Rabu, 14 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Keterlibatan 86 rumah sakit dalam skema perlindungan kesehatan masyarakat di Jawa Barat perlu diimbangi dengan kesiapan fasilitas, tenaga kesehatan, dan dukungan pembiayaan yang memadai. Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, agar masyarakat kurang mampu dapat memperoleh pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan medis tanpa terkendala persoalan biaya. Encep mengapresiasi langkah Pemerintah […]

ads bottom
ads left ×
ads left ×