Polemik Musprov PMI Jabar Memanas, Jusuf Kalla Bekukan Pengurus dan Perintahkan Musprov Ulang

klikduakali.id – Konflik internal Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Barat semakin memanas setelah Pengurus Pusat (PP) PMI mengambil langkah tegas dengan membekukan kepengurusan periode 2021–2026. Keputusan yang ditandatangani Ketua Umum PP PMI, M. Jusuf Kalla, pada 24 Oktober 2026 itu sekaligus membuka jalan bagi penyelenggaraan ulang Musyawarah Provinsi (Musprov) XVIII PMI Jawa Barat.
Pembekuan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 117/KEP/PP.PMI/X/2026. Langkah ini diambil setelah pelaksanaan Musprov pada 22 Oktober 2026 diwarnai penolakan sejumlah PMI kabupaten/kota dan perbedaan pandangan mengenai tata kelola organisasi.
Di tengah situasi tersebut, Irjen Pol (Purn.) Adang Rochyana diumumkan kembali terpilih sebagai Ketua PMI Jawa Barat periode 2026–2031 melalui mekanisme aklamasi. Namun, hasil tersebut menjadi sorotan lantaran PP PMI sebelumnya memutuskan tidak menghadiri Musprov dan menyatakan forum belum kondusif untuk dilanjutkan.
PP PMI Temukan Dugaan Pelanggaran Aturan Organisasi
Dalam keputusan pembekuan, PP PMI mengungkapkan adanya dugaan pelanggaran Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dalam pengelolaan organisasi PMI Jawa Barat.
Sejumlah persoalan yang disorot mencakup penerbitan peraturan organisasi terkait mekanisme Musprov dan musyawarah kabupaten/kota, pemberhentian pengurus PMI kabupaten/kota, serta pelaksanaan Musprov tanpa keterlibatan dan kehadiran Pengurus Pusat PMI.
PP PMI menilai persoalan tersebut perlu ditangani melalui mekanisme organisasi agar penyelenggaraan musyawarah di tingkat provinsi berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Keputusan pembekuan ini menjadi tindak lanjut atas polemik yang berkembang menjelang hingga berlangsungnya Musprov XVIII PMI Jawa Barat.
Ketidakhadiran PP PMI Jadi Titik Krusial
Sebelum keputusan pembekuan diterbitkan, Ketua Bidang Organisasi PP PMI, Sudirman Said, menyatakan tidak akan menghadiri Musprov pada 22 Oktober 2026. Keputusan itu diambil karena situasi dinilai tidak kondusif untuk melanjutkan agenda organisasi.

Penolakan dari sejumlah PMI kabupaten/kota terhadap kebijakan menjelang Musprov turut menjadi pertimbangan. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menghambat jalannya forum secara tertib.
“Kami menyimpulkan bahwa suasana hari ini tidak cukup kondusif untuk menyelenggarakan Musprov, kami memutuskan tidak hadir,” ujar Sudirman Said.
Meski perwakilan PP PMI tidak hadir, proses Musprov tetap menjadi perhatian setelah Adang Rochyana diumumkan terpilih kembali secara aklamasi untuk masa jabatan 2026–2031.
Perbedaan situasi antara keputusan tidak menghadiri Musprov dan pengumuman hasil pemilihan tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan mengenai status serta pengakuan organisasi terhadap hasil forum.
Pelayanan Kemanusiaan Jadi Perhatian
Polemik kepengurusan PMI Jawa Barat kini memasuki tahap penentuan. Di satu sisi, persoalan legitimasi hasil Musprov perlu diselesaikan berdasarkan aturan organisasi. Di sisi lain, keberlangsungan pelayanan kemanusiaan tidak boleh terdampak oleh konflik internal.
PMI memiliki peran penting dalam berbagai kegiatan kemanusiaan, termasuk pelayanan donor darah, penanganan bencana, pertolongan pertama, dan kegiatan sosial lainnya. Karena itu, kepastian kepemimpinan dan koordinasi organisasi menjadi faktor penting untuk menjaga pelayanan kepada masyarakat.
Penyelenggaraan Musprov ulang diharapkan menjadi momentum untuk menyelesaikan perbedaan, memulihkan koordinasi antarpengurus, serta memastikan tata kelola PMI Jawa Barat kembali berjalan sesuai ketentuan.
Hingga persoalan tersebut terselesaikan, perhatian publik akan tertuju pada pelaksanaan mandat PP PMI dan proses pembentukan kepengurusan yang memiliki legitimasi organisasi. (Redaksi : klikduakali-IN)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Subang Mega Mall dan Trade Center Segera Masuk Babak Baru, PT Subang Sejahtera Harap Dongkrak Ekonomi Daerah
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Rencana pembangunan Subang Mega Mall dan Subang Trade Center memasuki babak baru setelah PT Subang Sejahtera dan PT Pesona Subang Sejahtera menandatangani perjanjian kerja sama pada Senin (12/10/2026). Proyek pusat perdagangan tersebut diharapkan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat Kabupaten Subang. Direktur PT Subang Sejahtera, Ahmad […]
Sekda Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah hingga Tingkat Desa
- Jumat, 16 Oktober 2026
Klikduakali.id – Sekda Jabar Herman Suryatman menginstruksikan pembentukan tim pemburu anak tidak sekolah (ATS) hingga desa dan kelurahan. Jajaran pemerintah daerah diminta turun langsung mendata anak yang kehilangan akses pendidikan serta mengupayakan agar mereka kembali bersekolah. Penanganan anak tidak sekolah (ATS) di Jawa Barat membutuhkan sinergi lintas sektor hingga tingkat pemerintahan terbawah. Herman Suryatman menegaskan, […]
Kemenag Pantau Pelaksanaan TKA di MAN 1 Subang, Evaluasi Mutu Pembelajaran Jadi Fokus
- Rabu, 28 Oktober 2026
klikduakali.id – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Barat bersama Kemenag Kabupaten Subang melakukan monitoring pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di MAN 1 Subang, Selasa (27/10/2026). Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan ujian berjalan sesuai ketentuan sekaligus mendorong peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah. Monitoring dipimpin Kabid Pendidikan Agama Islam Kanwil Kemenag Jawa Barat, H. Samsul Puad, […]
Bupati Subang Kejar Perbaikan 2.100 Ruang Kelas Rusak hingga 2029
- Senin, 12 Oktober 2026
Klikduakali.id – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi menargetkan perbaikan 2.100 ruang kelas rusak di Kabupaten Subang rampung hingga akhir masa jabatannya. Perbaikan dilakukan secara bertahap setiap tahun untuk meningkatkan pemerataan infrastruktur pendidikan. Reynaldy menyampaikan target tersebut saat meninjau rehabilitasi dua ruang kelas SDN Binakarya di Desa Wanajaya, Kecamatan Tambakdahan, Jumat (9/10/2026). Peninjauan itu […]
BGN Pastikan Anak Panti Asuhan Tetap Mendapat Makan Bergizi Gratis di Sekolah
- Selasa, 13 Oktober 2026
Klikduakali.id – Kepala BGN Sudaryono memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap menjangkau anak-anak yang tinggal di panti asuhan. Mereka tetap memperoleh makanan bergizi melalui sekolah tempat menempuh pendidikan, dengan pelaksanaan yang mengacu pada mekanisme dan ketentuan program. “Diberikan MBG di tempat mereka bersekolah. Ada mekanisme dan regulasinya, maka kami mohon dukungan selalu dari masyarakat,” […]
Sumpah Pemuda 1928: Kisah Lengkap Kongres Pemuda II dari Tiga Gedung di Batavia
- Rabu, 28 Oktober 2026
Sabtu malam, 27 Oktober 1928. Di sebuah gedung di kawasan Lapangan Banteng, Batavia, ratusan pemuda duduk berdesakan. Mereka datang dari berbagai perkumpulan: ada yang membawa nama Jawa, Sumatra, Celebes, Ambon, hingga Batak. Pukul 19.30, rapat pertama dibuka. Tidak ada yang tahu bahwa dalam waktu kurang dari dua hari, kalimat-kalimat yang mereka sepakati akan menjadi salah […]
Utang Rp 25 Juta Diduga Jadi Motif Kematian Sopir Taksi Online di Sumedang
- Selasa, 13 Oktober 2026
klikduakali.id – Kasus kematian Yogi Saparudin (35), sopir taksi online yang jasadnya ditemukan terkubur di perkebunan teh Cisoka, Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mulai menemukan titik terang. Polisi telah mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam perkara tersebut, sementara dugaan motif yang berkaitan dengan utang piutang senilai Rp 25 juta turut […]
Kemenhaj Pastikan Jemaah Umroh Indonesia Aman Usai Serangan Bandara Riyadh
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memastikan keamanan dan keselamatan jemaah umrah Indonesia tetap menjadi prioritas utama pemerintah menyusul serangan yang terjadi di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi, pada Minggu (11/10/2026). Insiden tersebut dilaporkan menewaskan 13 orang dan menyebabkan lebih dari 300 orang lainnya mengalami luka-luka. Dampak serangan turut memengaruhi operasional […]

×
×


Saat ini belum ada komentar