Strategi Baru Kemenkes Hadapi KLB Campak: Vaksinasi Nakes Diperluas, Stok Aman hingga 5,5 Bulan

klikduakali.id – Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperkuat langkah penanggulangan penyakit campak dengan memperluas cakupan vaksinasi. Tidak hanya fokus pada anak-anak, strategi ini kini juga menyasar kelompok dewasa berisiko tinggi, terutama tenaga medis dan tenaga kesehatan (nakes) yang berada di garis depan pelayanan.
Langkah ini menjadi respons atas meningkatnya kasus campak di sejumlah wilayah yang telah ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB), khususnya di 14 daerah dengan lonjakan kasus tertinggi. Kelompok nakes dinilai memiliki tingkat kerentanan yang lebih tinggi karena intensitas interaksi langsung dengan pasien di fasilitas kesehatan.
Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes, Lucia Rizka Andalusia, mengungkapkan bahwa cakupan vaksinasi juga diperluas hingga melibatkan tenaga medis tambahan di seluruh Indonesia.
“Kemudian juga ditambah dengan 28.321 dokter umum dan dokter gigi yang sedang internship di seluruh Indonesia,” kata Lucia di Jakarta, Rabu (8/4/2026), dikutip dari Antara.
Jika diakumulasikan, jumlah sasaran vaksinasi mencapai ratusan ribu orang. Rinciannya meliputi 39.212 tenaga medis, 223.150 tenaga kesehatan, serta 28.321 dokter umum dan dokter gigi yang tengah menjalani masa internship.
Perluasan Vaksinasi hingga Dewasa
Selama ini, imunisasi campak lebih identik dengan program kesehatan anak, yang diberikan dalam tiga tahap, yaitu saat usia 9 bulan, 18 bulan, dan booster ketika anak duduk di kelas 1 sekolah dasar. Namun dalam kondisi KLB, pemerintah mengaktifkan skema Outbreak Response Immunization (ORI) untuk memperluas perlindungan hingga ke kelompok dewasa yang rentan.
“Nah tentunya dengan adanya KLB ini potensi penularan kepada orang berisiko tinggi dalam hal ini para nakes, yang terutama yang bekerja langsung dengan pasien ini mengalami risiko tinggi terkait dengan penularan ini,” ujar Lucia.
Kebijakan ini juga diperkuat dengan dukungan regulasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang telah memberikan izin penggunaan vaksin campak produksi Bio Farma untuk orang dewasa. Hal ini menjadi landasan penting bagi percepatan implementasi vaksinasi secara luas.
Stok Vaksin Aman dan Distribusi Dipantau Digital
Dari sisi kesiapan logistik, Kemenkes memastikan bahwa ketersediaan vaksin dalam kondisi aman. Saat ini, stok vaksin MR di seluruh Indonesia mencapai sekitar 9,8 juta dosis, dengan proyeksi kecukupan hingga 5,5 bulan ke depan.
“Saat ini ketersediaan vaksin MR yang digunakan untuk program pemerintah itu jumlahnya sekitar 9,8 juta dosis di seluruh Indonesia. Tingkat ketersediaannya kalau diukur adalah sekitar 5,5 bulan,” ujarnya.
Untuk menjaga distribusi tetap optimal, pemerintah memanfaatkan Sistem Monitoring Imunisasi dan Logistik secara Elektronik (SMILE). Sistem ini memungkinkan pemantauan stok, distribusi, hingga kualitas vaksin secara real-time, mulai dari tingkat pusat hingga fasilitas kesehatan seperti puskesmas.
Imunisasi Anak Tetap Jadi Prioritas Utama
Meski vaksinasi diperluas ke kelompok dewasa, Kemenkes menegaskan bahwa imunisasi sejak dini tetap menjadi langkah paling efektif dalam mencegah campak. Anak-anak yang telah menerima imunisasi lengkap umumnya memiliki perlindungan jangka panjang terhadap penyakit ini.
Namun, masih ditemukan kasus anak yang belum mendapatkan imunisasi secara menyeluruh. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko penyebaran penyakit di masyarakat.
Karena itu, pemerintah mengimbau para orang tua untuk tidak menunda pemberian vaksin kepada anak. Melengkapi imunisasi sesuai jadwal menjadi kunci penting dalam membangun kekebalan individu sekaligus mencegah terjadinya wabah di masa mendatang. (Red. SA)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Encep Sugiana Ingatkan Kesiapan 86 Rumah Sakit demi Cegah Pasien Miskin Kehilangan Akses Pengobatan
- Kamis, 15 Oktober 2026
klikduakali.id – Skema perlindungan kesehatan masyarakat yang melibatkan 86 rumah sakit di Jawa Barat perlu diimbangi kesiapan fasilitas, tenaga kesehatan, dan dukungan anggaran agar masyarakat kurang mampu tetap memperoleh pengobatan tanpa terkendala biaya. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS, dr. Encep Sugiana, M.HKes, menegaskan bahwa keberhasilan program tidak cukup hanya dengan membuka akses […]
Sambut Hari Sumpah Pemuda 2026, Encep Sugiana Dorong Generasi Muda Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045
- Rabu, 28 Oktober 2026
klikduakali.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, M.H.Kes., mengajak generasi muda Indonesia untuk terus meningkatkan kapasitas, kapabilitas, dan kualitas diri sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. Menurutnya, pemuda hari ini harus mulai mempersiapkan diri untuk menjadi generasi penerus yang mampu mengemban amanah, mengelola bangsa, serta melanjutkan cita-cita para pendiri negara menuju Indonesia […]
Hujan Gol di SUGBK, Indonesia Tekuk Bangladesh 9-2 dan Melaju ke Final
- Jumat, 2 Oktober 2026
klikduakali.id – Timnas Indonesia memastikan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah melewati laga penuh gol kontra Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (1/10/2026). Skuad Garuda menutup pertandingan dengan kemenangan 9-2. Indonesia sudah tampil dominan sejak babak pertama dan menutup 45 menit awal dengan keunggulan 6-1. Mitchell Baker menjadi salah satu […]
Usai Dilantik Jadi Sekda Subang, Rona Mairansyah Siapkan Pemetaan Masalah dan Tim Aksi
- Jumat, 2 Oktober 2026
klikduakali.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang Rona Mairansyah langsung menyiapkan langkah kerja setelah resmi dilantik oleh Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi pada Kamis (1/10/2026). Ia menilai penyelesaian berbagai persoalan daerah membutuhkan pemetaan masalah dan kolaborasi lintas sektor. Rona mengatakan tahap awal yang akan dilakukan adalah mempelajari persoalan di seluruh wilayah Kabupaten Subang […]
Polresta Denpasar Bongkar Penyalahgunaan 795 Liter Pertalite, Empat Orang Jadi Tersangka
- Selasa, 27 Oktober 2026
klikduakali.id – Polresta Denpasar mengungkap praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis Pertalite yang diduga melibatkan oknum operator SPBU di Jalan Trengguli, Kelurahan Penatih, Denpasar. Dalam kasus ini, polisi menetapkan empat tersangka berinisial AS, IN, AN, dan PS serta menyita 795 liter Pertalite yang disimpan dalam puluhan jeriken. Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Wayan Winaya, menjelaskan bahwa keempat […]
Inovatif! Mahasiswi POLSUB Sulap Limbah Daun Nanas Jadi Plester Pereda Nyeri Haid
- Rabu, 28 Oktober 2026
klikduakali.id – Limbah daun nanas yang selama ini berpotensi terbuang kini dikembangkan menjadi produk inovatif di bidang kesehatan. Lima mahasiswi Politeknik Negeri Subang (POLSUB) berhasil merancang plester pereda nyeri menstruasi bernama MENSTRUA-PINE PATCH dengan memadukan serat daun nanas dan ekstrak jahe. Inovasi tersebut dikembangkan oleh mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan, Jurusan Kesehatan POLSUB. Tim ini […]
Dua Event Lari di Subang Siap Digelar Oktober-November 2026, Ada Dahana Run hingga Trail Race
- Kamis, 15 Oktober 2026
klikduakali.id – Penggemar olahraga lari masih memiliki kesempatan mengikuti sejumlah ajang di Kabupaten Subang menjelang akhir 2026. Dua agenda yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober dan November mendatang adalah Dahana Run 2026 dan Sari Ater Trail Race 2026. Kedua kegiatan tersebut menawarkan karakter perlombaan yang berbeda. Dahana Run menggabungkan olahraga dengan atraksi budaya lokal di kawasan […]
KDM Hentikan Sementara Pusat Data AI di Kawasan Jatiluhur Tunggu Dokumen AMDAL dan PBG
- Kamis, 1 Oktober 2026
klikduakali.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghentikan sementara pembangunan pusat data kecerdasan buatan (AI) di kawasan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Penyebabnya, BDX Data Centers sebagai pihak yang membangun proyek tersebut belum mengantongi analisis dampak lingkungan (AMDAL) dan persetujuan bangunan gedung (PBG). Dikatakan Dedi, proyek pembangunan pusat data AI jangan dulu dimulai sebelum ada dokumen AMDAL […]

×
×


Saat ini belum ada komentar