Terdesak Biaya Nikah, Mantan Karyawan Pilih Bobol Toko dan Gasak Rp50 Juta di Pamanukan

Klikduakali.id – Gerak cepat ditunjukkan jajaran Polres Subang dalam mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan di wilayah Pamanukan. Pelakunya ternyata bukan orang luar, melainkan mantan karyawan toko yang sudah mengetahui seluk-beluk dan celah keamanan di tempat ia dulu bekerja.
Pengungkapan kasus ini disampaikan dalam konferensi pers yang berlangsung di Aula Patriatama Polres Subang, Selasa (5/5/2026) sore. Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono memimpin langsung pemaparan kasus tersebut di hadapan awak media.
Tengah Malam Jadi Pilihan, Rp50 Juta Pun Raib
Aksi pencurian itu berlangsung pada Minggu (3/5/2026) dini hari sekitar pukul 00.46 WIB. Sasaran pelaku adalah sebuah toko pakaian di kawasan Pamanukan.
Sasaran pencurian adalah Toko Alesha Fashion Serba 35 Ribu di Desa Rancasari, Pamanukan. Dalam aksinya, pelaku sukses menggondol uang tunai Rp50 juta dari tempat penyimpanan kasir.
Aksi pelaku dilakukan dengan cara yang sederhana, tetapi cukup mulus. Ia masuk lewat pintu samping yang tidak terkunci, lalu menunggu sambil bersembunyi hingga suasana benar-benar lengang. Begitu situasi aman, tempat penyimpanan uang dirusak dan isi kas langsung digasak.
Mantan Karyawan Jadi Pelaku Utama
Penyelidikan yang dilakukan polisi akhirnya mengungkap satu nama, yakni A.R (19). Sosok yang masih berstatus pelajar itu ternyata bukan orang asing, melainkan mantan karyawan toko tersebut.
Fakta bahwa pelaku pernah menjadi bagian dari toko itu menjadi keuntungan tersendiri. Ia paham betul seluk-beluk bangunan, titik lemah pengamanan, sampai lokasi tempat uang disimpan.
“Pelaku memanfaatkan pengetahuannya saat masih bekerja di sana,” ungkap Kapolres.
Pelarian tersangka tidak berlangsung lama. Tim Polsek Pamanukan segera membekuk A.R di wilayah Desa Rancasari.
Sejumlah Barang Bukti Diamankan, Motif Pelaku Terungkap
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan:
- Uang tunai Rp35.750.000
- Satu unit handphone
- Pakaian yang digunakan saat beraksi
Di hadapan penyidik, pelaku mengakui seluruh aksinya dilakukan seorang diri. Ia juga blak-blakan menyebut uang Rp50 juta hasil curian itu disiapkan untuk kepentingan pribadi, salah satunya biaya pernikahan.
Pelaku Dijerat, Ancaman 5 Tahun Penjara Menanti
Akibat aksinya tersebut, pelaku kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan jeratan Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Ancaman hukumannya tidak main-main, yakni maksimal lima tahun penjara.
Menurut Kapolres, kepolisian tidak akan memberi celah sedikit pun bagi pelaku tindak kejahatan untuk lolos dari proses hukum.
“Kami pastikan penegakan hukum dilakukan tegas dan profesional. Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan,” tegasnya. (Redaksi : klikduakali-TH)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Barcelona Bangkit di Kandang Galatasaray, MU dan Inter Justru Tumbang di Liga Champions
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Persaingan Liga Champions 2026/2027 semakin menarik setelah rangkaian pertandingan pada Rabu (14/10/2026) dini hari WIB menghadirkan sejumlah kejutan. Barcelona sukses mencuri perhatian lewat kemenangan telak atas Galatasaray, sementara Manchester United dan Inter Milan harus menelan kekalahan dari lawan masing-masing. Barcelona menunjukkan mentalitas kuat saat bertandang ke markas Galatasaray. Sempat tertinggal lebih dahulu, tim […]
Polemik Musprov PMI Jabar Memanas, Jusuf Kalla Bekukan Pengurus dan Perintahkan Musprov Ulang
- Selasa, 27 Oktober 2026
klikduakali.id – Konflik internal Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Barat semakin memanas setelah Pengurus Pusat (PP) PMI mengambil langkah tegas dengan membekukan kepengurusan periode 2021–2026. Keputusan yang ditandatangani Ketua Umum PP PMI, M. Jusuf Kalla, pada 24 Oktober 2026 itu sekaligus membuka jalan bagi penyelenggaraan ulang Musyawarah Provinsi (Musprov) XVIII PMI Jawa Barat. Pembekuan tersebut […]
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Encep Sugiana Sampaikan Nilai Pancasila Harus Menjadi Penghayatan Masyarakat
- Kamis, 1 Oktober 2026
klikduakali.id — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2026 menjadi momentum untuk kembali mengingat kedudukan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus memperkuat penghayatan terhadap nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, M.HKes, usai mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada Kamis (1/10/2026). Menurutnya, peringatan tersebut […]
Festival Literasi Subang 2026 Digelar 27–29 Oktober, Ada Bedah Buku hingga Mewarnai
- Selasa, 13 Oktober 2026
klikduakali.id – Festival Literasi Subang 2026 siap menghadirkan beragam kegiatan edukatif dan hiburan bagi masyarakat pada 27–29 Oktober 2026. Bertempat di halaman Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Subang, festival ini akan diisi gelar wicara, bedah buku, senam literasi, mewarnai bersama, storytelling, hingga pertunjukan musik dan seni. Kegiatan yang diselenggarakan selama tiga hari tersebut menjadi salah satu […]
Lisandro Martinez Dikabarkan Siap Tinggalkan Manchester United pada 2027, Atletico Madrid Jadi Tujuan?
- Jumat, 16 Oktober 2026
klikduakali.id – Masa depan Lisandro Martinez bersama Manchester United mulai menjadi sorotan. Bek asal Argentina tersebut dikabarkan telah memutuskan untuk mengakhiri kebersamaannya dengan Setan Merah pada musim panas 2027, ketika kontraknya saat ini berakhir. Kabar tersebut muncul setelah Martinez melontarkan kritik terhadap manajemen MU. Ia menilai klub belum menunjukkan ambisi yang cukup besar dalam memperkuat […]
Indonesia dan Singapura Bentuk Satgas Bersama untuk Usut Perusahaan Terkait Karhutla
- Rabu, 28 Oktober 2026
klikduakali.id – Indonesia dan Singapura sepakat membentuk satuan tugas (satgas) bersama untuk menelusuri perusahaan yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) penyebab kabut asap lintas batas. Kerja sama ini akan diperkuat melalui pertukaran intelijen keuangan, pengumpulan bukti lintas negara, hingga penelusuran aset yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran. Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan bilateral […]
Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Sejak 2022, Guru Ngaji di Majalengka Diproses Hukum
- Jumat, 16 Oktober 2026
Klikduakali.id – Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang melibatkan seorang oknum guru ngaji di Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, menjadi perhatian serius. Polisi mengungkapkan, berdasarkan pengakuan sementara tersangka, dugaan perbuatan tersebut telah berlangsung sejak 2022. Hingga kini, tercatat empat anak yang diduga menjadi korban. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Majalengka telah menahan […]
Utang Rp 25 Juta Diduga Jadi Motif Kematian Sopir Taksi Online di Sumedang
- Selasa, 13 Oktober 2026
klikduakali.id – Kasus kematian Yogi Saparudin (35), sopir taksi online yang jasadnya ditemukan terkubur di perkebunan teh Cisoka, Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mulai menemukan titik terang. Polisi telah mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam perkara tersebut, sementara dugaan motif yang berkaitan dengan utang piutang senilai Rp 25 juta turut […]

×
×


Saat ini belum ada komentar