Beranda » Berita » Penertiban Tahura Bukit Soeharto, Otorita IKN Soroti Perambahan dan Ancaman Karhutla

Penertiban Tahura Bukit Soeharto, Otorita IKN Soroti Perambahan dan Ancaman Karhutla

Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

klikduakali.id – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama TNI, Polri, kejaksaan, pemerintah daerah, dan sejumlah instansi terkait melakukan penertiban kawasan konservasi Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto, Kamis (24/9/2026).

Penertiban menyasar bangunan serta aktivitas pembukaan lahan yang berada di kawasan hutan konservasi. Kegiatan dilakukan di sejumlah wilayah yang masuk dalam delineasi IKN, meliputi Desa Bakungan, Desa Loa Duri Ulu, dan Desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Keamanan dan Keselamatan Publik, Irjen Pol Edgar Diponegoro, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk menertibkan pihak-pihak yang menduduki kawasan hutan dan mendirikan bangunan maupun membuka lahan untuk aktivitas perkebunan.

“Kita sekarang ingin melakukan penertiban terhadap bangunan-bangunan liar yang digunakan oleh penduduk yang bukan berasal dari wilayah atau ber-KTP setempat, baik itu Kutai Kartanegara maupun Penajam Paser Utara, tapi menduduki lokasi ini,” ujar Edgar.

Ia menjelaskan, sejumlah bangunan ditemukan berada di kawasan hutan dan digunakan untuk aktivitas perkebunan. Kondisi tersebut dinilai bertentangan dengan ketentuan mengenai kawasan hutan konservasi.

Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN, Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi, mengatakan penertiban merupakan bagian dari langkah bersama untuk mempertahankan fungsi Tahura Bukit Soeharto.

Menurutnya, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan adanya pembukaan lahan dalam skala cukup luas. Bahkan, terdapat penguasaan lahan dengan luasan antara dua hingga lima hektare oleh satu pihak.

“Kita sama-sama sudah berkeliling dan melihat pembukaan lahan secara masif. Satu orang menguasai dua sampai lima hektare,” kata Thomas.

Berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SK.1231 Tahun 2017, Tahura Bukit Soeharto memiliki luas 64.814,98 hektare. Sementara itu, pemetaan Otorita IKN pada 2026 mencatat sekitar 23.556 hektare atau 36 persen kawasan telah dikuasai masyarakat dan badan hukum.

Baca Juga :  Lisandro Martinez Dikabarkan Siap Tinggalkan Manchester United pada 2027, Atletico Madrid Jadi Tujuan?

Thomas mengatakan kondisi tersebut menjadi perhatian karena masih terdapat kawasan yang belum dikuasai pihak mana pun dan berpotensi mengalami perambahan apabila tidak dilakukan pengawasan.

“Jangan sampai 60 persen sisanya, kalau tidak kita cegah, terus dimasuki perambah yang mengambil dua sampai lima hektare per orang dan menebang hutan,” ujarnya.

Selain persoalan pendudukan dan pembukaan lahan, penertiban dilakukan di tengah upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Tahura Bukit Soeharto.

Thomas menyebut tim Otorita IKN telah berada di lapangan selama 29 hari untuk menangani kebakaran. Luas area yang terdampak kebakaran disebut mencapai sekitar 420 hektare.

“Tim saya sudah 29 hari di sini. Setiap malam kami memadamkan api,” katanya.

Menurut Thomas, kondisi tersebut memperlihatkan pentingnya menjaga kawasan konservasi dari berbagai aktivitas yang dapat meningkatkan tekanan terhadap hutan, termasuk pembukaan lahan dan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Dalam penertiban tersebut, tim gabungan juga mendengarkan aspirasi masyarakat yang berada di kawasan tersebut. Sejumlah warga menyatakan kesediaannya untuk meninggalkan lokasi dengan catatan adanya perlakuan yang adil.

Thomas mengatakan aspirasi tersebut akan menjadi bahan pembahasan lebih lanjut bersama Otorita IKN.

Ia juga menegaskan bahwa penertiban akan diterapkan secara menyeluruh di kawasan konservasi Tahura Bukit Soeharto dan tidak diarahkan kepada kelompok tertentu.

“Soal keadilan ini, kami akan kembali untuk melihat terutama kawasan Warung Panjang dan Warung Pendek. Seluruh kawasan konservasi Tahura Bukit Soeharto akan kami lihat. Kami akan mengambil tindakan yang adil dan berlaku untuk semua,” ujarnya.

Sementara itu, proses penegakan hukum terhadap sejumlah pihak yang diduga menjalankan kegiatan usaha di kawasan hutan tetap berjalan. Otorita IKN menyatakan proses tersebut akan dilakukan secara transparan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Temon Meninggal Dunia, Rekan Sejawat Kenang Sosoknya yang Tabah dan Selalu Menghibur

Thomas menambahkan, pendudukan kawasan hutan konservasi secara ilegal tidak dapat menjadi dasar untuk mengajukan tuntutan ganti rugi. Meski demikian, aspek kemanusiaan terhadap masyarakat yang terdampak akan tetap dibahas bersama pimpinan Otorita IKN.

Penertiban Tahura Bukit Soeharto selanjutnya akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan instansi terkait. Langkah tersebut diarahkan untuk mempertahankan fungsi kawasan konservasi, mencegah meluasnya perambahan, serta mendukung upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan di wilayah delineasi IKN. (Redaksi : klikduakali-IN)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

nine − eight =

Rekomendasi Untuk Anda

Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater dalam Operasi Antik Lodaya 2026

Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater dalam Operasi Antik Lodaya 2026

  • Rabu, 14 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Subang mengamankan 111 botol minuman keras (miras) dari dua lokasi di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Senin (12/10/2026). Penindakan ini dilakukan dalam rangka Operasi Antik Lodaya 2026 untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kasatnarkoba Polres Subang, IPTU Pictor Hasudungan Sitorus, mengatakan penyitaan tersebut merupakan bagian dari upaya […]

Lima Wisatawan Terseret Ombak Pantai Cibuaya, Dua Orang Masih Hilang

Lima Wisatawan Terseret Ombak Pantai Cibuaya, Dua Orang Masih Hilang

  • Senin, 12 Oktober 2026
  • admin web

Klikduakali.id – Lima wisatawan terseret ombak di Pantai Cibuaya pada Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 16.52 WIB. Tiga orang berhasil diselamatkan, sedangkan dua lainnya masih hilang hingga Minggu (11/10/2026) dan dalam pencarian tim SAR gabungan. Peristiwa bermula saat para korban beraktivitas di pesisir pantai. Dua saksi mata, Dastan (16) dan Satria Narendra Wiguna (16), mengatakan ombak […]

Tiga Pemain Persib Bandung yang Berpotensi Merepotkan The Cong-Viettel di ACL Two

Tiga Pemain Persib Bandung yang Berpotensi Merepotkan The Cong-Viettel di ACL Two

  • Rabu, 14 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Persib Bandung bersiap menghadapi tantangan dari wakil Vietnam, The Cong-Viettel FC, dalam lanjutan Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027. Pertandingan yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (14/10/2026), menjadi kesempatan bagi Maung Bandung untuk melanjutkan tren positif di kompetisi Asia. Persib memiliki modal berharga setelah berhasil mengalahkan […]

DPR Minta Wacana Siswa Tidak Naik Kelas pada 2027 Dikaji Ulang, Ini Alasannya

DPR Minta Wacana Siswa Tidak Naik Kelas pada 2027 Dikaji Ulang, Ini Alasannya

  • Rabu, 14 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengkaji secara menyeluruh wacana penerapan kembali kebijakan siswa tidak naik kelas mulai tahun ajaran 2027. Menurut Lalu, kebijakan tersebut perlu mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari kesiapan satuan pendidikan, kemampuan akademik siswa, hingga dampaknya terhadap proses pembelajaran. “Pada […]

Pasar Ciroyom Direvitalisasi, Ditargetkan Rampung 2 Tahun

Pasar Ciroyom Direvitalisasi, Ditargetkan Rampung 2 Tahun

  • Kamis, 1 Oktober 2026
  • admin web

Klikduakali.id – Perumda Pasar Juara Kota Bandung terus menjalankan revitalisasi Pasar Ciroyom. Proyek ini ditujukan untuk meningkatkan keandalan bangunan serta menjamin keselamatan dan kenyamanan aktivitas pedagang dan masyarakat. Menurut Direktur Utama Perumda Pasar Juara Kota Bandung Pradana Aditya Wicaksana, revitalisasi Pasar Ciroyom dilakukan berdasarkan hasil uji kelayakan kondisi bangunan yang telah dilakukan sebelumnya. Hasil uji […]

Ini Sederet Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Subang Rona Mairansyah

Ini Sederet Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Subang Rona Mairansyah

  • Sabtu, 3 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Jabatan Sekretaris Daerah bukan sekadar posisi administratif di lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang. Di balik urusan birokrasi yang berjalan setiap hari, Sekda punya peran menghubungkan kerja berbagai perangkat daerah agar program pemerintahan dapat berjalan sesuai arah yang telah ditetapkan. Setelah Rona Mairansyah, AP., M.Si. resmi dilantik pada Kamis (1/10/2026), tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Subang […]

Encep Sugiana Soroti Kesiapan 86 Rumah Sakit, Fasilitas dan Anggaran Perlu Diperkuat

Encep Sugiana Soroti Kesiapan 86 Rumah Sakit, Fasilitas dan Anggaran Perlu Diperkuat

  • Rabu, 14 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Keterlibatan 86 rumah sakit dalam skema perlindungan kesehatan masyarakat di Jawa Barat perlu diimbangi dengan kesiapan fasilitas, tenaga kesehatan, dan dukungan pembiayaan yang memadai. Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, agar masyarakat kurang mampu dapat memperoleh pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan medis tanpa terkendala persoalan biaya. Encep mengapresiasi langkah Pemerintah […]

Bupati Subang Genjot Ekonomi Kreatif Lewat SubangFest, Perputaran UMKM Tembus Rp350 Juta

Bupati Subang Genjot Ekonomi Kreatif Lewat SubangFest, Perputaran UMKM Tembus Rp350 Juta

  • Selasa, 27 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi mendorong ekonomi kreatif menjadi identitas baru Kabupaten Subang. Salah satu upayanya dilakukan melalui penyelenggaraan SubangFest setiap bulan yang menggabungkan pertunjukan seni, promosi budaya, pariwisata, dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Gagasan tersebut disampaikan Reynaldy saat menjadi narasumber dalam Indonesia Creative Connect 2026 bertajuk Leaders […]

ads bottom
ads left ×
ads left ×