Hantavirus Mulai Jadi Sorotan, Kenali Gejala dan Cara Penularannya

klikduakali.id – Nama hantavirus belakangan mulai banyak muncul dalam pembahasan kesehatan dan media sosial. Meski belum menjadi wabah besar, kemunculan virus ini kembali membuat banyak orang penasaran sekaligus khawatir. Pasalnya, hantavirus dikenal sebagai penyakit yang berkaitan dengan tikus dan dapat menimbulkan gangguan serius pada tubuh manusia.
Berbeda dengan penyakit musiman biasa, hantavirus bukan virus yang menyebar melalui keramaian atau kontak sosial sehari-hari. Virus ini lebih sering muncul akibat lingkungan yang tidak higienis dan adanya paparan hewan pengerat yang membawa virus.
Hantavirus merupakan virus yang hidup pada beberapa jenis tikus liar dan hewan pengerat lainnya. Menariknya, hewan pembawa virus ini sering kali terlihat sehat tanpa menunjukkan tanda sakit. Namun, virus dapat keluar melalui urine, air liur, maupun kotorannya.
Ketika area yang terkontaminasi dibersihkan tanpa perlindungan, partikel virus bisa beterbangan di udara dan tidak sengaja terhirup manusia. Karena itulah, tempat tertutup yang lama tidak dibersihkan sering dianggap memiliki risiko lebih tinggi.
Gudang tua, loteng rumah, kandang, hingga ruangan lembap yang jarang digunakan menjadi lokasi yang perlu diwaspadai jika terdapat jejak tikus.
Gejala Awalnya Sering Tidak Disadari
Salah satu alasan hantavirus cukup berbahaya adalah gejalanya yang pada awal kemunculan terlihat seperti penyakit biasa. Banyak penderita awalnya hanya merasa tubuh kurang fit, demam, atau pegal-pegal seperti kelelahan biasa.
Beberapa gejala yang umum muncul meliputi:
- Demam mendadak
- Tubuh terasa lemas
- Nyeri otot, terutama di bagian paha dan punggung
- Sakit kepala
- Mual atau muntah
- Nafsu makan menurun
Namun pada kondisi tertentu, infeksi bisa berkembang lebih serius dan menyerang sistem pernapasan. Penderita dapat mengalami sesak napas, batuk, hingga kesulitan bernapas akibat penumpukan cairan di paru-paru.
Pada jenis hantavirus tertentu, gangguan juga bisa menyerang fungsi ginjal dan memengaruhi kondisi tubuh secara keseluruhan.
Cara Penularannya Tidak Seperti Flu
Hantavirus tidak menyebar secepat flu atau virus pernapasan lainnya. Penularan paling umum justru berasal dari lingkungan yang terkontaminasi kotoran tikus.
Risiko penularan bisa meningkat ketika seseorang:
- Membersihkan area penuh debu tanpa masker
- Menyentuh benda yang terkena urine atau kotoran tikus
- Mengonsumsi makanan yang sudah tercemar
- Berada terlalu lama di tempat yang dipenuhi hewan pengerat
Karena itu, menjaga kebersihan lingkungan menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko.
Mengapa Hantavirus Kembali Jadi Perhatian?
Meningkatnya pembahasan tentang hantavirus dipicu oleh kekhawatiran masyarakat terhadap berbagai penyakit baru yang muncul dari hewan. Selain itu, perubahan lingkungan, sanitasi yang kurang baik, dan meningkatnya populasi tikus di beberapa wilayah juga membuat risiko penyebaran penyakit semakin diperhatikan.
Walaupun kasusnya tidak sebanyak penyakit menular lain, hantavirus tetap perlu dikenali sejak dini agar masyarakat tidak mengabaikan gejala yang muncul.
Langkah Sederhana untuk Mengurangi Risiko
Ada beberapa kebiasaan sederhana yang dapat membantu mencegah paparan hantavirus, antara lain:
- Membersihkan Ruangan dengan Aman
Jika membersihkan gudang atau ruangan lama, gunakan masker dan sarung tangan. Hindari langsung menyapu debu kering karena partikel kecil bisa beterbangan ke udara. - Menjaga Rumah Tetap Bersih
Sisa makanan terbuka dan tumpukan barang bisa menjadi tempat favorit tikus berkembang biak. - Menutup Celah Masuk Tikus
Periksa ventilasi, saluran air, atau lubang kecil di rumah yang memungkinkan tikus masuk. - Menyimpan Makanan dalam Wadah Tertutup
Cara ini membantu mengurangi risiko makanan terkontaminasi hewan pengerat.
Jangan Abaikan Gejala yang Muncul
Jika mengalami demam, nyeri otot, atau sesak napas setelah berada di lingkungan yang banyak tikus, pemeriksaan medis sebaiknya segera dilakukan. Penanganan lebih awal dapat membantu mengurangi risiko komplikasi yang lebih berat.
Di tengah meningkatnya perhatian terhadap berbagai penyakit menular, memahami hantavirus menjadi langkah penting agar masyarakat lebih waspada tanpa panik berlebihan. Kebersihan lingkungan dan pola hidup sehat tetap menjadi perlindungan utama untuk mengurangi risiko infeksi.
(Redaksi : klikduakali – SA)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
KPK Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas dalam OTT Pejabat BNPB, 14 Orang Diamankan
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sebesar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas batangan dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang menyasar sejumlah pihak di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dalam operasi tersebut, sebanyak 14 orang diamankan, termasuk Sekretaris Utama (Sestama) BNPB Rustian, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta pihak swasta. Juru Bicara KPK, […]
Bupati Subang Kejar Perbaikan 2.100 Ruang Kelas Rusak hingga 2029
- Senin, 12 Oktober 2026
Klikduakali.id – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi menargetkan perbaikan 2.100 ruang kelas rusak di Kabupaten Subang rampung hingga akhir masa jabatannya. Perbaikan dilakukan secara bertahap setiap tahun untuk meningkatkan pemerataan infrastruktur pendidikan. Reynaldy menyampaikan target tersebut saat meninjau rehabilitasi dua ruang kelas SDN Binakarya di Desa Wanajaya, Kecamatan Tambakdahan, Jumat (9/10/2026). Peninjauan itu […]
Encep Sugiana Ingatkan Kesiapan 86 Rumah Sakit demi Cegah Pasien Miskin Kehilangan Akses Pengobatan
- Kamis, 15 Oktober 2026
klikduakali.id – Skema perlindungan kesehatan masyarakat yang melibatkan 86 rumah sakit di Jawa Barat perlu diimbangi kesiapan fasilitas, tenaga kesehatan, dan dukungan anggaran agar masyarakat kurang mampu tetap memperoleh pengobatan tanpa terkendala biaya. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS, dr. Encep Sugiana, M.HKes, menegaskan bahwa keberhasilan program tidak cukup hanya dengan membuka akses […]
Barcelona Bangkit di Kandang Galatasaray, MU dan Inter Justru Tumbang di Liga Champions
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Persaingan Liga Champions 2026/2027 semakin menarik setelah rangkaian pertandingan pada Rabu (14/10/2026) dini hari WIB menghadirkan sejumlah kejutan. Barcelona sukses mencuri perhatian lewat kemenangan telak atas Galatasaray, sementara Manchester United dan Inter Milan harus menelan kekalahan dari lawan masing-masing. Barcelona menunjukkan mentalitas kuat saat bertandang ke markas Galatasaray. Sempat tertinggal lebih dahulu, tim […]
Glamping 1,5 Hektare di Ciater Diperiksa KPK, Diduga Milik Polisi
- Kamis, 1 Oktober 2026
Klikduakali.id – Kawasan glamping di tengah hamparan kebun durian dan alpukat di Ciater, Kabupaten Subang, mendadak menjadi perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penyidik KPK memeriksa aset seluas sekitar 1,5 hektare di kawasan tersebut. Pemeriksaan meliputi bangunan glamping hingga lahan perkebunan yang berada di sekitarnya. Aset seluas sekitar 1,5 hektare itu diduga berkaitan dengan Yayat Sudrajat […]
Hujan Gol di SUGBK, Indonesia Tekuk Bangladesh 9-2 dan Melaju ke Final
- Jumat, 2 Oktober 2026
klikduakali.id – Timnas Indonesia memastikan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah melewati laga penuh gol kontra Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (1/10/2026). Skuad Garuda menutup pertandingan dengan kemenangan 9-2. Indonesia sudah tampil dominan sejak babak pertama dan menutup 45 menit awal dengan keunggulan 6-1. Mitchell Baker menjadi salah satu […]
Menko Bahlil Pangkas Ekspor Gas ke Singapura, Tegaskan Indonesia Tak Langgar Kontrak
- Selasa, 27 Oktober 2026
klikduakali.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, menegaskan pengurangan ekspor gas pipa ke Singapura dilakukan untuk mengutamakan kebutuhan energi dalam negeri. Ia membantah kebijakan tersebut melanggar kontrak bilateral dan meminta Singapura menghormati hubungan antarnegara secara setara. Dalam konferensi pers mengenai ketahanan energi nasional […]
Gebyar Silaturahmi BIMTAQ UMMA-QU Ke-5, Menguatkan Peran Ibu melalui Kedekatan dengan Al-Qur’an
- Senin, 19 Oktober 2026
klikduakali.id – Kedekatan dengan Al-Qur’an menjadi salah satu fondasi penting bagi para ibu dalam menjalani kehidupan, menguatkan keluarga, dan menghadapi berbagai ujian. Semangat tersebut mengemuka dalam Gebyar Silaturahmi BIMTAQ UMMA-QU Ke-5 yang diselenggarakan Departemen Syiar dan Pembinaan As-Syifa di Aula Outdoor As-Syifa Kampus 4, Ahad (18/10/2026), dengan mengusung tema “Bertumbuh Bersama Al-Qur’an, Menguatkan Ukhuwah, Menebar […]

×
×


Saat ini belum ada komentar