Banjir Pantura Subang Berulang, Embung dan Normalisasi Sungai Jadi Harapan Warga

klikduakali.id – Banjir yang kembali melanda wilayah Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Subang hampir sepekan terakhir bukan sekadar persoalan cuaca ekstrem. Ribuan rumah terendam, lahan pertanian rusak, dan aktivitas warga lumpuh. Di tengah kondisi tersebut, pembangunan embung dan normalisasi sungai kini menjadi harapan baru bagi masyarakat Pantura agar bencana serupa tak terus berulang.
Berdasarkan data BPBD Subang hingga Sabtu malam, 31 Januari 2026, banjir telah merendam 7.497 rumah di 8 kecamatan. Sedikitnya 13.716 kepala keluarga atau 31.716 jiwa terdampak, dengan ratusan warga terpaksa mengungsi. Tak hanya permukiman, banjir juga melumpuhkan 2.610 hektare sawah, 334 hektare kolam, serta merendam sekolah dan sarana ibadah.
Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Subang, Ojang Sohahdi, menilai kondisi ini tidak bisa terus dibiarkan. Menurutnya, wilayah Pantura Subang memiliki karakter geografis yang rawan karena menjadi titik pertemuan sejumlah aliran sungai, terutama di Kecamatan Patokbeusi, Ciasem, dan Pabuaran.
“Ketika debit air naik, sungai-sungai itu meluap bersamaan. Akibatnya, air langsung masuk ke permukiman dan sawah warga. Embung bisa menjadi penyangga agar air tidak langsung meluber,” ujar Ojang.
Embung dinilai bukan hanya solusi jangka pendek untuk menahan limpasan air saat hujan deras, tetapi juga cadangan air di musim kemarau, terutama bagi petani Pantura yang selama ini bergantung pada ketersediaan air irigasi.
Sementara di wilayah Pamanukan, persoalan banjir dinilai semakin kompleks akibat pendangkalan sungai. TP2D Subang mendorong agar normalisasi sungai segera dilakukan melalui pengerukan sedimentasi dan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT). Bahkan, menurut Ojang, pembangunan embung di wilayah tersebut juga memungkinkan karena masih tersedianya lahan.
“Normalisasi sungai mutlak dibutuhkan. Kalau bisa ditambah embung, dampaknya akan jauh lebih terasa bagi masyarakat,” katanya.
Ojang menegaskan, dorongan tersebut lahir dari aspirasi para camat di wilayah Pantura yang selama bertahun-tahun menghadapi banjir berulang tanpa solusi permanen. Ia juga menyoroti bahwa sebagian besar sungai penyebab banjir berada di bawah kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), sehingga membutuhkan campur tangan pemerintah pusat.
Sebagai upaya nyata, TP2D Subang telah berkomunikasi dengan anggota DPR RI Elita Budiati agar persoalan banjir Pantura Subang dapat dibahas di Komisi V DPR RI. Harapannya, penanganan banjir tidak lagi bersifat darurat, melainkan beralih ke solusi struktural dengan dukungan anggaran nasional.
Bagi warga Pantura Subang, realisasi embung dan normalisasi sungai bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan penentu apakah mereka bisa menjalani musim hujan tanpa rasa waswas, dan kembali mengolah sawah tanpa takut gagal panen. (Redaksi : klikduakali-IN)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Polemik Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Berujung Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi
- Sabtu, 3 Oktober 2026
klikduakali.id – Polemik fasilitas mewah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat, memasuki babak baru. Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Mashudi, mengundurkan diri dari jabatannya pada Kamis (1/10/2026). Surat pengunduran diri Mashudi telah diterima Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Publik Kemenimipas Akbar Hadi […]
Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater dalam Operasi Antik Lodaya 2026
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Subang mengamankan 111 botol minuman keras (miras) dari dua lokasi di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Senin (12/10/2026). Penindakan ini dilakukan dalam rangka Operasi Antik Lodaya 2026 untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kasatnarkoba Polres Subang, IPTU Pictor Hasudungan Sitorus, mengatakan penyitaan tersebut merupakan bagian dari upaya […]
Harga Laptop Diprediksi Naik pada 2027, RAM dan Prosesor Jadi Penyebab
- Selasa, 13 Oktober 2026
Klikduakali.id – Calon pembeli laptop perlu bersiap menghadapi kemungkinan kenaikan harga pada 2027. Meningkatnya biaya RAM, SSD, dan prosesor berpotensi membuat perangkat dijual dengan harga lebih tinggi atau mendorong produsen menawarkan spesifikasi lebih rendah pada rentang harga yang sama. Dalam laporan yang dirilis pada 8 Oktober 2026, TrendForce menyoroti kenaikan biaya produksi sebagai tantangan bagi […]
Alphadjo Cisse Cetak Hat-trick Bersejarah, Bintang Muda AC Milan Pecahkan Rekor Pemain Italia
- Jumat, 16 Oktober 2026
klikduakali.id – Nama Alphadjo Cisse menjadi perbincangan setelah tampil luar biasa bersama AC Milan di ajang Liga Europa 2026/2027. Penyerang muda berusia 19 tahun tersebut sukses mencetak hat-trick saat Rossoneri menghadapi RB Salzburg pada matchday kedua, Kamis (15/10/2026) malam WIB. Penampilan impresif Cisse membantu AC Milan meraih kemenangan telak 4-0 di markas Salzburg. Tiga gol […]
Bahasa Indonesia Dipelajari di Universitas Al-Azhar Mesir, Ini Fakta Lengkapnya
- Jumat, 16 Oktober 2026
Klikduakali.id – Bahasa Indonesia semakin memperluas jangkauannya di dunia internasional melalui pengajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Kehadiran pembelajaran tersebut dinilai membuka ruang lebih luas bagi penguatan kerja sama pendidikan dan pertukaran budaya kedua negara. Anggota DPR RI Fraksi PKB, Dr. KH. Maman Imanulhaq, menilai pengajaran Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar, […]
BGN Pastikan Anak Panti Asuhan Tetap Mendapat Makan Bergizi Gratis di Sekolah
- Selasa, 13 Oktober 2026
Klikduakali.id – Kepala BGN Sudaryono memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap menjangkau anak-anak yang tinggal di panti asuhan. Mereka tetap memperoleh makanan bergizi melalui sekolah tempat menempuh pendidikan, dengan pelaksanaan yang mengacu pada mekanisme dan ketentuan program. “Diberikan MBG di tempat mereka bersekolah. Ada mekanisme dan regulasinya, maka kami mohon dukungan selalu dari masyarakat,” […]
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Encep Sugiana Sampaikan Nilai Pancasila Harus Menjadi Penghayatan Masyarakat
- Kamis, 1 Oktober 2026
klikduakali.id — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2026 menjadi momentum untuk kembali mengingat kedudukan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus memperkuat penghayatan terhadap nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, M.HKes, usai mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada Kamis (1/10/2026). Menurutnya, peringatan tersebut […]
Sambut Hari Sumpah Pemuda 2026, Encep Sugiana Dorong Generasi Muda Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045
- Rabu, 28 Oktober 2026
klikduakali.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, M.H.Kes., mengajak generasi muda Indonesia untuk terus meningkatkan kapasitas, kapabilitas, dan kualitas diri sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. Menurutnya, pemuda hari ini harus mulai mempersiapkan diri untuk menjadi generasi penerus yang mampu mengemban amanah, mengelola bangsa, serta melanjutkan cita-cita para pendiri negara menuju Indonesia […]

×
×


Saat ini belum ada komentar