BPS Pastikan Data Sensus Ekonomi 2026 Aman dan Rahasia, Masyarakat Diminta Tak Khawatir Memberikan Informasi

klikduakali.id – Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan seluruh data yang dihimpun dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dijaga kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik. Penegasan ini disampaikan untuk menjawab kekhawatiran masyarakat yang belakangan muncul di media sosial terkait sejumlah pertanyaan sensus yang dinilai terlalu rinci dan menyentuh informasi pribadi.
Menurut BPS, seluruh proses pengumpulan data telah diatur dalam ketentuan perundang-undangan yang berlaku sehingga informasi yang diberikan oleh masyarakat tidak akan disalahgunakan maupun dimanfaatkan untuk kepentingan di luar kegiatan statistik nasional.
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengimbau masyarakat agar tidak ragu menerima petugas sensus dan memberikan data yang dibutuhkan. Ia menegaskan bahwa informasi yang dikumpulkan bukan untuk kepentingan perpajakan ataupun pungutan lainnya, melainkan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.
“Data yang kami kumpulkan ini nanti akan memberikan manfaat yang luar biasa kepada masyarakat. Masyarakat akan terdata artinya mereka akan punya suara untuk kebijakan,” kata Amalia di Palembang, Minggu (28/6/2026).
“Kalau masyarakat terdata, mereka juga tidak akan terlewat untuk mendapatkan intervensi kebijakan dari pemerintah,” tambahnya.
Amalia menjelaskan bahwa keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada kualitas data yang dimiliki pemerintah. Melalui Sensus Ekonomi 2026, pemerintah berupaya memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian masyarakat dan pelaku usaha di berbagai daerah.
Data tersebut nantinya akan menjadi acuan dalam merancang berbagai program dan kebijakan agar lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, pelaksanaan sensus tidak hanya menjadi tanggung jawab BPS, tetapi juga membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah, petugas lapangan, serta partisipasi aktif masyarakat.
Untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Sumatera Selatan, BPS telah mengerahkan sebanyak 7.588 petugas yang bertugas melakukan pendataan di 17 kabupaten dan kota.
Hingga saat ini, progres pelaksanaan sensus di Sumatera Selatan telah mencapai sekitar 20 persen. Sementara itu, secara nasional capaian pendataan telah berada di kisaran 25 persen dan terus mengalami peningkatan seiring berlangsungnya proses sensus di berbagai wilayah Indonesia.
Selain mengajak masyarakat berpartisipasi aktif, BPS juga mengingatkan seluruh petugas sensus agar menjalankan tugas secara profesional, santun, serta mematuhi standar operasional yang telah ditetapkan. Sikap tersebut dinilai penting untuk membangun kepercayaan masyarakat sehingga proses pendataan dapat berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat.
BPS berharap masyarakat dapat menerima kedatangan petugas sensus serta memberikan informasi yang benar sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam menyusun perencanaan pembangunan nasional yang berbasis data.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menilai keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 tidak dapat dicapai hanya oleh satu pihak. Menurutnya, dibutuhkan kerja sama yang erat antara pemerintah, petugas sensus, dan masyarakat agar data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi di lapangan.
“Ada tiga komponen yang harus bekerja luar biasa. Satu pemerintah daerah sampai pemerintah desa, kedua petugas sensus itu sendiri, ketiga masyarakatnya. Kita ingin membangun yang tepat sasaran berdasarkan data, tidak bisa membangun hanya karena selera dan feeling (perasaan) saja,” tuturnya.
Dengan dukungan seluruh pihak, BPS berharap Sensus Ekonomi 2026 dapat menghasilkan basis data ekonomi yang akurat, terpercaya, dan menjadi landasan penting dalam penyusunan berbagai kebijakan pembangunan yang lebih efektif serta tepat sasaran bagi masyarakat dan dunia usaha. (Redaksi : klikduakali-IN)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Polemik Musprov PMI Jabar Memanas, Jusuf Kalla Bekukan Pengurus dan Perintahkan Musprov Ulang
- Selasa, 27 Oktober 2026
klikduakali.id – Konflik internal Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Barat semakin memanas setelah Pengurus Pusat (PP) PMI mengambil langkah tegas dengan membekukan kepengurusan periode 2021–2026. Keputusan yang ditandatangani Ketua Umum PP PMI, M. Jusuf Kalla, pada 24 Oktober 2026 itu sekaligus membuka jalan bagi penyelenggaraan ulang Musyawarah Provinsi (Musprov) XVIII PMI Jawa Barat. Pembekuan tersebut […]
Produksi Jagung Subang Capai 1.165 Ton, Kemenkop Bidik Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Usaha Petani
- Jumat, 16 Oktober 2026
klikduakali.id – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) didorong menjadi penggerak utama pengembangan usaha jagung di Kabupaten Subang, mulai dari penyediaan sarana produksi hingga pemasaran hasil panen. Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat posisi tawar petani sekaligus mengoptimalkan potensi jagung Subang yang pada 2024 tercatat mencapai 1.165 ton. Dorongan tersebut disampaikan Kementerian Koperasi Republik Indonesia (Kemenkop […]
Glamping 1,5 Hektare di Ciater Diperiksa KPK, Diduga Milik Polisi
- Kamis, 1 Oktober 2026
Klikduakali.id – Kawasan glamping di tengah hamparan kebun durian dan alpukat di Ciater, Kabupaten Subang, mendadak menjadi perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penyidik KPK memeriksa aset seluas sekitar 1,5 hektare di kawasan tersebut. Pemeriksaan meliputi bangunan glamping hingga lahan perkebunan yang berada di sekitarnya. Aset seluas sekitar 1,5 hektare itu diduga berkaitan dengan Yayat Sudrajat […]
KDM Hentikan Sementara Pusat Data AI di Kawasan Jatiluhur Tunggu Dokumen AMDAL dan PBG
- Kamis, 1 Oktober 2026
klikduakali.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghentikan sementara pembangunan pusat data kecerdasan buatan (AI) di kawasan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Penyebabnya, BDX Data Centers sebagai pihak yang membangun proyek tersebut belum mengantongi analisis dampak lingkungan (AMDAL) dan persetujuan bangunan gedung (PBG). Dikatakan Dedi, proyek pembangunan pusat data AI jangan dulu dimulai sebelum ada dokumen AMDAL […]
BNPB Gelar Modifikasi Cuaca untuk Bantu Padamkan Karhutla Gunung Ciremai
- Selasa, 27 Oktober 2026
klikduakali.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk meningkatkan potensi hujan guna membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Ciremai. Operasi tersebut dilaksanakan pada Minggu (25/10/2026) dengan menggunakan pesawat khusus yang diberangkatkan dari Bandar Udara Internasional Kertajati, Kabupaten Majalengka. Operasi yang bekerja sama dengan Alkonost Aviasi Indonesia […]
Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Sejak 2022, Guru Ngaji di Majalengka Diproses Hukum
- Jumat, 16 Oktober 2026
Klikduakali.id – Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang melibatkan seorang oknum guru ngaji di Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, menjadi perhatian serius. Polisi mengungkapkan, berdasarkan pengakuan sementara tersangka, dugaan perbuatan tersebut telah berlangsung sejak 2022. Hingga kini, tercatat empat anak yang diduga menjadi korban. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Majalengka telah menahan […]
Barcelona Bangkit di Kandang Galatasaray, MU dan Inter Justru Tumbang di Liga Champions
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Persaingan Liga Champions 2026/2027 semakin menarik setelah rangkaian pertandingan pada Rabu (14/10/2026) dini hari WIB menghadirkan sejumlah kejutan. Barcelona sukses mencuri perhatian lewat kemenangan telak atas Galatasaray, sementara Manchester United dan Inter Milan harus menelan kekalahan dari lawan masing-masing. Barcelona menunjukkan mentalitas kuat saat bertandang ke markas Galatasaray. Sempat tertinggal lebih dahulu, tim […]
8 Aki Alat Pemantau Gunung Anak Krakatau Dicuri di Selat Sunda
- Kamis, 1 Oktober 2026
Klikduakali.id – Delapan aki penyokong daya Stasiun LV93 di kawasan Selat Sunda dilaporkan hilang akibat pencurian. Peralatan tersebut digunakan untuk mendukung pemantauan aktivitas Gunung Anak Krakatau, sementara PVMBG memperkirakan pencurian terjadi pada 16–27 September 2026. Tim teknis PVMBG baru mengetahui delapan aki hilang saat melakukan pemeriksaan dan perbaikan rutin di Stasiun LV93 pada Minggu, 27 […]

×
×


Saat ini belum ada komentar