Klikduakali.id – Seiring bertambahnya jumlah dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bersama KASPPG se-Kecamatan Cisalak menggelar pertemuan strategis dengan Mitra Dapur dan pihak Muspika Cisalak, Sabtu (04/02/2026).
Melalui pertemuan ini, para pihak berkomitmen memastikan akses yang merata dalam distribusi, keberlangsungan operasional dapur, serta kontinuitas Program MBG di Cisalak Subang bagi kelompok penerima maanfaat yang ada di Kecamatan cisalak.
Menurut Dindin, pertemuan ini tidak sekadar ajang koordinasi, melainkan momentum penataan ulang tata kelola MBG menyusul bertambahnya dapur baru. Ia mengingatkan, tanpa kesepakatan bersama, ketimpangan antar dapur berpotensi muncul.
“Kami ingin memastikan seluruh dapur di Cisalak memperoleh kepastian dan pemerataan jumlah penerima manfaat. Jika tidak ditata sejak awal, program besar ini berpotensi tidak berjalan optimal,” tegas Dindin.
Menurut data KASPPG, Kecamatan Cisalak memiliki 14.092 penerima manfaat MBG, yang terdiri dari 10.470 siswa TK hingga SMA dan 3.622 warga kategori B3 dari delapan desa. Dengan 9 dapur MBG yang akan beroperasi, KASPPG menetapkan skema pembagian sekitar 1.500 penerima manfaat per dapur untuk memastikan pemerataan. Skema pembagian tersebut dianggap krusial untuk menjamin kontinuitas operasional dapur, sekaligus memastikan seluruh penerima program dapat terlayani dengan baik.
“Berdasarkan data, setiap dapur mampu melayani kurang lebih 1.500 penerima manfaat. Angka tersebut dianggap rasional dan proporsional,” ujarnya.
Pemerintah Kecamatan Cisalak, didukung Polres dan Koramil, menegaskan posisi mereka sebagai pengawal serta pengawas program, tanpa terlibat dalam urusan teknis. Ruang dialog dijaga agar pelaksanaan MBG tetap tertib, adil, dan selaras dengan target nasional.
“Dengan semua pihak duduk bersama dan mencapai kesepakatan, pelaksanaan program akan berjalan lancar. Anak-anak menjadi sehat, orang tua tenang, dan program pun berhasil,” kata Camat Cisalak.
Dari perspektif Mitra Dapur, pertemuan tersebut dianggap memberikan kepastian sekaligus memastikan rasa keadilan. Mitra tidak semata-mata sebagai penyedia dapur, melainkan menjadi komponen krusial dalam ekosistem keberhasilan Program MBG di Cisalak Subang.
“Pertemuan ini merupakan contoh musyawarah yang sehat. Mitra pun memperoleh kepastian dan arahan yang jelas,” kata perwakilan Mitra.
Setelah pertemuan, KASPPG se-Kecamatan Cisalak berencana menindaklanjuti kesepakatan dengan melakukan koordinasi intensif bersama sekolah dan posyandu, demi menyamakan pemahaman dan menjamin pelaksanaan Program MBG di Cisalak Subang tepat sasaran serta berkelanjutan. (Redaksi : klikduakali-TH)












