Beranda » Berita » Trend Diet Tanpa Gula : Panduan, Manfaat, dan Risiko yang Perlu di Ketahui

Trend Diet Tanpa Gula : Panduan, Manfaat, dan Risiko yang Perlu di Ketahui

Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

klikduakali.id – Dalam beberapa tahun terakhir, diet tanpa gula atau no-sugar diet menjadi tren global, termasuk di Indonesia. Banyak orang tertarik mengurangi atau bahkan menghilangkan konsumsi gula tambahan demi kesehatan yang lebih baik.

Apa Itu Diet Tanpa Gula ?

Diet ini fokus pada membatasi atau menghindari gula tambahan dalam makanan dan minuman, seperti gula pasir, sirup jagung fruktosa tinggi, madu, hingga pemanis buatan seperti sukralosa dan aspartam. Gula alami dari buah dan sayuran masih diperbolehkan, namun jumlahnya tetap harus dipantau. Batas login untuk konsumsi gula harian menurut Kemenkes RI adalah 50 gram per orang, sementara AHA (American Heart Association) menjelaskan batas ideal konsumsi gula tambahan harian adalah 25 gram (6 sendok teh) untuk wanita, dan 36 gram (9 sendok teh) untuk pria.

Manfaat Utama dari Diet Tanpa Gula

  1. Menurunkan risiko penyakit kronis seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan steatosis hati atau perlemakan hati.
  2. Mengontrol berat badan karena makanan dan minuman tinggi gula biasanya juga tinggi kalori tapi rendah gizi. Jadi, dengan mengurangi asupan gula secara konsisten juga dapat menurunkan berat badan, apalagi jika dipadukan dengan pola makan tinggi protein dan serat.
  3. Memperbaiki kondisi kulit, mengurangi jerawat, dan peradangan akibat lonjakan insulin akibat mengonsumsi gula secara berlebihan.
  4. Menjaga kesehatan mulut dan gigi, karena bakteri penyebab karies berkembang akibat gula. Menurut, penelitian jurnal Advances In Nutrition mengatakan bahwa asupan gula dapat menyebabkan gigi berlubang dan penyakit gusi pada anak-anak maupun orang dewasa.

Bagaimana Cara Terbaik Memulai Diet Ini ?

  1. Mulai secara bertahap : Mengutip dari Very Well Fit batasi gula tambahan menjadi sekitar 100 – 200 kalori ( satu sendok makan madu mengandung 60 kalori, dan satu sendok makan gula sekitar 50 kalori) per hari, lalu kurangi bertahap sampai mencapai batas nol gula.
  2. Perhatikan komposisi makanan utama
    Menurut ahli gizi, Dokter Davie, pelaku diet tetap harus memperhatikan pola makan terutama pada waktu sarapan, pastikan tubuh kita mendapat asupan karbohidrat kompleks, protein, dan serat sehingga keinginan terhadap gula bisa dikendalikan.
  3. Baca label produk : banyak makanan olahan menyertakan gula tambahan dengan berbagai nama seperti maltodekstrin, sirup, molases, dsb. Hindari produk seperti itu.
Baca Juga :  5 Tablet Gaming Rp3 Jutaan Terbaik 2026, Performa Lancar untuk Game Populer

Efek Samping yang Mungkin Terjadi

Untuk beberapa orang, diet tanpa gula bisa memberi efek samping awal seperti :

  1. Gangguan tidur
    Gula diketahui berperan penting dalam memproduksi serotonin atau lebih dikenal sebagai hormon yang mendukung relaksasi dan kualitas tidur. Penurunan kada serotonin akibat kurangnya asupan gula dapat menyebabkan gangguan tidur, seperti sering terbangun di malam hari, sampai mengalami mimpi yang aneh.
  2. Mood swing atau perubahan suasana hati
    Mengonsumsi gula dapat memicu pelepasan dopamin, hormon yang menimbulkan rasa senang. Berkurangnya asupan gula secara otomatis juga menurunkan kadar dopamin dalam tubuh, sehingga dapat mengakibatkan munculnya rasa cemas, mudah marah, atau depresi ringan. Dalam jurnal Frontiers in Psychiatry (2018), dijelaskan bahwa gula memiliki efek mirip zat adiktif, sehingga penghentiannya dapat memicu gejala withdrawal secara emosional.
  3. Gangguan pencernaan
    Diet tanpa gula sering kali mendorong seseorang untuk lebih banyak mengonsumsi makanan alami yang kaya serat, seperti sayur-sayuran, buah, dan biji-bijian, sambil mengurangi asupan makanan olahan yang umumnya rendah serat. Perubahan pola makan ini dapat memengaruhi keseimbangan mikrobiota usus, terutama pada tahap awal, sehingga memunculkan gejala seperti perut kembung, sembelit, atau ketidaknyamanan di area perut. Meski demikian, reaksi ini umumnya bersifat sementara dan akan mereda seiring waktu saat tubuh mulai menyesuaikan diri dengan pola makan baru yang lebih sehat.
  4. Ngidam gula (craving)
    Sugar craving atau keinginan kuat untuk mengonsumsi gula menjadi salah satu tantangan utama saat menjalani diet bebas gula. Hal ini terjadi karena otak yang terbiasa mendapatkan lonjakan dopamin dari asupan gula akan mendorong seseorang untuk kembali mengonsumsinya, terutama pada waktu sore atau malam hari. Menurut studi yang dimuat dalam Neuroscience & Biobehavioral Reviews (2016), keinginan terhadap gula melibatkan reaksi neurologis yang serupa dengan bentuk kecanduan ringan terhadap zat adiktif. Untuk mengatasi kondisi ini, disarankan mengonsumsi camilan sehat seperti buah-buahan rendah gula atau kacang-kacangan sebagai alternatif yang lebih aman dan tetap memuaskan.
  5. Sakit kepala atau dehidrasi
    Sakit kepala kerap muncul sebagai gejala umum dalam tiga hingga lima hari pertama menjalani diet tanpa gula. Kondisi ini umumnya dipicu oleh perubahan metabolisme tubuh akibat penurunan kadar glukosa yang terjadi secara tiba-tiba. Selain itu, kurangnya asupan cairan dan ketidakseimbangan elektrolit, seperti magnesium, juga dapat memperburuk keluhan tersebut. Untuk meredakan gejala ini, dianjurkan untuk memperbanyak konsumsi air putih dan memastikan tubuh tetap mendapatkan asupan elektrolit yang cukup guna menjaga fungsi tubuh tetap optimal. (Redaksi : klikduakali-SA)
Baca Juga :  Truk Tabrak Rumah Warga di Purwakarta, Sopir Dikabarkan Selamat

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

fifteen + 20 =

Rekomendasi Untuk Anda

Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Sejak 2022, Guru Ngaji di Majalengka Diproses Hukum

Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Sejak 2022, Guru Ngaji di Majalengka Diproses Hukum

  • Jumat, 16 Oktober 2026
  • admin web

Klikduakali.id – Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang melibatkan seorang oknum guru ngaji di Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, menjadi perhatian serius. Polisi mengungkapkan, berdasarkan pengakuan sementara tersangka, dugaan perbuatan tersebut telah berlangsung sejak 2022. Hingga kini, tercatat empat anak yang diduga menjadi korban. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Majalengka telah menahan […]

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Encep Sugiana Sampaikan Nilai Pancasila Harus Menjadi Penghayatan Masyarakat

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Encep Sugiana Sampaikan Nilai Pancasila Harus Menjadi Penghayatan Masyarakat

  • Kamis, 1 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2026 menjadi momentum untuk kembali mengingat kedudukan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus memperkuat penghayatan terhadap nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, M.HKes, usai mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada Kamis (1/10/2026). Menurutnya, peringatan tersebut […]

Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater dalam Operasi Antik Lodaya 2026

Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater dalam Operasi Antik Lodaya 2026

  • Rabu, 14 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Subang mengamankan 111 botol minuman keras (miras) dari dua lokasi di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Senin (12/10/2026). Penindakan ini dilakukan dalam rangka Operasi Antik Lodaya 2026 untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kasatnarkoba Polres Subang, IPTU Pictor Hasudungan Sitorus, mengatakan penyitaan tersebut merupakan bagian dari upaya […]

Pasar Ciroyom Direvitalisasi, Ditargetkan Rampung 2 Tahun

Pasar Ciroyom Direvitalisasi, Ditargetkan Rampung 2 Tahun

  • Kamis, 1 Oktober 2026
  • admin web

Klikduakali.id – Perumda Pasar Juara Kota Bandung terus menjalankan revitalisasi Pasar Ciroyom. Proyek ini ditujukan untuk meningkatkan keandalan bangunan serta menjamin keselamatan dan kenyamanan aktivitas pedagang dan masyarakat. Menurut Direktur Utama Perumda Pasar Juara Kota Bandung Pradana Aditya Wicaksana, revitalisasi Pasar Ciroyom dilakukan berdasarkan hasil uji kelayakan kondisi bangunan yang telah dilakukan sebelumnya. Hasil uji […]

Jambore Pemuda Subang 2026 Jadi Ruang Pembentukan Karakter, Agus Masykur Tekankan Arti Kebersamaan

Jambore Pemuda Subang 2026 Jadi Ruang Pembentukan Karakter, Agus Masykur Tekankan Arti Kebersamaan

  • Rabu, 28 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Pembentukan karakter dan jiwa kepemimpinan menjadi pesan utama Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi, saat membuka Jambore Pemuda Kabupaten Subang 2026 di Batalyon Infanteri 312/Kala Hitam, Selasa (27/10/2026). Ia mengajak generasi muda menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang belajar untuk membangun kedisiplinan, kemandirian, dan kepedulian sosial. Jambore yang diikuti 100 peserta dari berbagai organisasi […]

Festival Literasi Subang 2026 Digelar 27–29 Oktober, Ada Bedah Buku hingga Mewarnai

Festival Literasi Subang 2026 Digelar 27–29 Oktober, Ada Bedah Buku hingga Mewarnai

  • Selasa, 13 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Festival Literasi Subang 2026 siap menghadirkan beragam kegiatan edukatif dan hiburan bagi masyarakat pada 27–29 Oktober 2026. Bertempat di halaman Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Subang, festival ini akan diisi gelar wicara, bedah buku, senam literasi, mewarnai bersama, storytelling, hingga pertunjukan musik dan seni. Kegiatan yang diselenggarakan selama tiga hari tersebut menjadi salah satu […]

Pertama Kali, Seleksi Sekda Subang Digelar Terbuka, Libatkan Eselon II dan III

Pertama Kali, Seleksi Sekda Subang Digelar Terbuka, Libatkan Eselon II dan III

  • Jumat, 2 Oktober 2026
  • admin web

Klikduakali.id – Seleksi terbuka JPTP Sekda Kabupaten Subang kali ini memiliki mekanisme berbeda. Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi mengatakan, proses seleksi dilakukan secara terbuka, termasuk saat peserta menjalani tahapan wawancara. Kang Rey mengatakan, keterbukaan seleksi ditunjukkan dengan melibatkan pejabat di lingkungan Pemkab Subang untuk memberikan masukan dan pertimbangan terhadap kandidat Sekda. “Baru kali […]

Dewan Menyapa Masyarakat, Encep Sugiana menegaskan Komunikasi Langsung Penting untuk Menyerap Harapan Warga

Dewan Menyapa Masyarakat, Encep Sugiana menegaskan Komunikasi Langsung Penting untuk Menyerap Harapan Warga

  • Sabtu, 3 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id — Bertemu langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjalankan fungsi sebagai wakil rakyat. Melalui komunikasi secara langsung, masyarakat memiliki ruang untuk menyampaikan ide, pemikiran, sekaligus harapan yang berkaitan dengan pembangunan di Jawa Barat. Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS, dr. Encep Sugiana, M.HKes, saat menyoroti pelaksanaan kegiatan Dewan […]

ads bottom
ads left ×
ads left ×