klikduakali.id – Timnas U-20 Indonesia berhasil mengamankan tiket ke putaran final Piala Asia U-20 2027 setelah tampil meyakinkan pada laga terakhir Kualifikasi Grup H. Namun, keberhasilan tersebut tidak membuat Ketua Umum PSSI Erick Thohir ingin skuad Garuda Muda terlena.
Erick justru meminta para pemain menjadikan kelolosan tersebut sebagai awal dari tantangan yang lebih besar. Sebab, Piala Asia U-20 2027 di China bukan sekadar ajang untuk menambah pengalaman, tetapi juga menjadi pintu menuju Piala Dunia U-20 2027.
Tiket ke putaran final Piala Asia U-20 dipastikan setelah Indonesia menaklukkan Australia dengan skor 2-0 di Lao National Stadium KM16, Laos, Minggu (6/9/2026).
Kemenangan tersebut diraih melalui gol Theodore Evan Leeming pada menit ke-28 dan Amar Brkic pada masa tambahan waktu, tepatnya menit ke-90+3.
Tambahan tiga poin membuat Indonesia mengakhiri persaingan Grup H di posisi teratas dengan koleksi tujuh poin. Hasil itu sekaligus memastikan Garuda Muda lolos otomatis sebagai salah satu dari delapan juara grup.
Bagi Erick Thohir, pencapaian tersebut patut diapresiasi. Namun, ia mengingatkan bahwa perjuangan tim asuhan Nova Arianto masih jauh dari selesai.
“Jangan cepat puas. Saya ingin melihat tim ini datang ke China bukan hanya untuk berpartisipasi, tetapi untuk memberikan yang terbaik dan membuat Indonesia bangga,” ujar Erick dalam keterangannya, Minggu (6/9/2026).
Keberhasilan mengalahkan Australia menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan Timnas U-20 Indonesia. Pasalnya, Australia merupakan juara bertahan Piala Asia U-20 setelah meraih gelar pada edisi 2025 di China.

Hasil tersebut dinilai menunjukkan perkembangan keberanian dan kepercayaan diri para pemain Indonesia ketika menghadapi lawan yang memiliki reputasi kuat di level Asia.
Bagi skuad Garuda Muda, kemenangan itu juga menjadi modal penting sebelum menghadapi persaingan yang jauh lebih berat pada putaran final nanti.
“Perjalanan masih panjang. Saya percaya dengan potensi tim ini dan saya yakin masa depan sepak bola Indonesia ada di tangan generasi ini,” kata Erick yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI tersebut.
Tantangan terbesar berikutnya sudah menanti Indonesia di China. Piala Asia U-20 2027 memiliki arti strategis karena juga menjadi bagian dari kualifikasi menuju Piala Dunia U-20 2027 di Azerbaijan dan Uzbekistan.
Dengan demikian, perjuangan Indonesia tidak berhenti setelah mengamankan tiket Piala Asia. Garuda Muda harus berusaha menembus babak semifinal jika ingin memastikan satu tempat di kejuaraan dunia.
Empat tim yang berhasil mencapai semifinal Piala Asia U-20 2027 nantinya berhak memperoleh tiket langsung ke Piala Dunia U-20 2027.
Situasi tersebut membuat setiap pertandingan di putaran final Piala Asia memiliki nilai penting. Indonesia harus mempersiapkan diri menghadapi lawan-lawan dengan kualitas yang lebih tinggi dibandingkan fase kualifikasi.
Erick pun meminta tim pelatih dan pemain memanfaatkan waktu persiapan secara maksimal. Perbaikan tidak hanya diperlukan dari sisi permainan, tetapi juga aspek fisik, taktik, mental hingga kekompakan antarpemain.
“Tiket ke Piala Asia sudah kita dapatkan, sekarang tugas kita adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi level persaingan yang lebih tinggi. Manfaatkan setiap waktu yang ada. Terus bekerja keras, tingkatkan kualitas permainan, perkuat fisik, taktik, mental, dan chemistry sebagai sebuah tim,” pungkasnya.
Dengan kelolosan ini, Timnas U-20 Indonesia kini memiliki target yang lebih besar. Setelah memastikan tempat di Piala Asia U-20 2027, Garuda Muda dituntut menjaga konsistensi dan terus berkembang demi membuka peluang tampil di Piala Dunia U-20 2027. (Redaksi : klikduakali – SA)





