klikduakali.id — Berbagai persoalan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat menjadi bahan pembahasan dalam kegiatan reses Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Kabupaten Subang, Sri Wahyuningsih, di RT 27/RW 01, Desa Tambakmekar, Kecamatan Jalancagak, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung sejumlah persoalan yang mereka hadapi, mulai dari penguatan ekonomi melalui UMKM, akses kesehatan dan pendidikan, hingga kebutuhan infrastruktur serta persoalan lingkungan.
Salah satu aspirasi yang mendapat perhatian adalah pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Masyarakat berharap pemerintah dapat memberikan dukungan lebih besar kepada pelaku usaha, termasuk membantu kemudahan dalam proses sertifikasi halal bagi produk UMKM.
Bagi pelaku usaha, legalitas dan sertifikasi halal dinilai penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas peluang pemasaran produk.
Tak hanya persoalan ekonomi, warga juga menyampaikan kebutuhan terhadap akses layanan kesehatan. Pemberian jaminan kesehatan melalui Kartu Indonesia Sehat (KIS) diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan medis namun memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi.
Sektor pendidikan turut menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Warga berharap tersedia program beasiswa yang dapat menjangkau anak-anak dari keluarga kurang mampu, mulai dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi.
Menurut masyarakat, dukungan pendidikan tidak cukup hanya melalui bantuan biaya. Perbaikan sarana dan prasarana lembaga pendidikan juga diperlukan agar proses belajar mengajar dapat berlangsung secara lebih optimal.
Kebutuhan lain yang disampaikan warga berkaitan dengan Penerangan Jalan Umum (PJU). Sejumlah jalan penghubung antarkampung masih dalam kondisi gelap pada malam hari sehingga dinilai dapat mengganggu kenyamanan dan meningkatkan potensi kerawanan.
Pemasangan PJU di titik-titik yang membutuhkan diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas dan melintas pada malam hari.
Selain pendidikan, kesehatan dan infrastruktur, persoalan pengelolaan sampah turut menjadi aspirasi masyarakat. Warga berharap adanya solusi yang lebih efektif dan berkelanjutan untuk menangani sampah di lingkungan mereka.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Sri Wahyuningsih menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses akan menjadi bahan penting untuk diperjuangkan sesuai fungsi dan kewenangan DPRD.
“Aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam reses ini menjadi catatan penting bagi kami. Kami akan berupaya memperjuangkannya sesuai kewenangan DPRD dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,” ujar Sri Wahyuningsih.
Ia menilai kebutuhan masyarakat di berbagai sektor membutuhkan perhatian yang berkelanjutan, terutama yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, keamanan lingkungan, dan kebersihan.
“Harapannya, aspirasi ini tidak berhenti di forum reses, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Sri Wahyuningsih berharap kegiatan reses dapat terus menjadi sarana komunikasi dua arah antara masyarakat dan wakil rakyat. Aspirasi yang berhasil dihimpun selanjutnya akan menjadi bagian dari bahan pembahasan dan perjuangan dalam proses pembangunan Kabupaten Subang.
Melalui pertemuan tersebut, masyarakat berharap kebutuhan yang menyangkut pengembangan UMKM, jaminan kesehatan, beasiswa, fasilitas pendidikan, penerangan jalan hingga pengelolaan sampah dapat memperoleh perhatian dan tindak lanjut nyata dari pemerintah. (Redaksi : klikduakali-IN)





