Beranda » Berita » Cegah Penyimpangan di Sekolah, Encep Sugiana Dorong Aturan Tegas dan Deteksi Dini

Cegah Penyimpangan di Sekolah, Encep Sugiana Dorong Aturan Tegas dan Deteksi Dini

Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

klikduakali.id — Kasus penyimpangan perilaku di lingkungan pendidikan menjadi momentum untuk memperkuat sistem pengawasan dan pencegahan di sekolah. Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi PKS, dr. Encep Sugiana, M.HKes, mendorong adanya aturan yang tegas, mekanisme pengawasan yang jelas, serta deteksi dini terhadap potensi persoalan kepribadian dan perilaku di lingkungan pendidikan.

Menurut Encep, hubungan dan interaksi antarwarga sekolah harus berada dalam koridor yang jelas. Kebebasan berinteraksi tanpa batasan dan pengawasan berpotensi membuka ruang terjadinya tindakan yang bertentangan dengan norma.

“Yang kedua adalah membuat aturan yang jelas dan tegas terhadap hubungan serta interaksi antara satu dengan yang lain. Tata tertib sekolah dan tata tertib di lingkungan sekolah harus betul-betul bisa ditegakkan dan dilaksanakan,” ujar Encep.

Ia menilai setiap dugaan pelanggaran harus ditangani secara serius. Apabila telah terbukti melakukan pelanggaran berat, oknum yang bersangkutan harus mendapatkan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan dan ketentuan kepegawaian yang berlaku.

Menurutnya, ketegasan diperlukan bukan hanya sebagai bentuk penegakan aturan, tetapi juga sebagai upaya memberikan efek jera dan mencegah kejadian serupa dilakukan oleh pihak lain.

“Kalau terjadi penyimpangan-penyimpangan, itu harus ditindak tegas. Sikap tegas dari pemerintah dan pihak sekolah harus betul-betul bisa menjadi efek jera,” tegasnya.

Di sisi lain, Encep melihat pentingnya membangun sistem deteksi dini di lingkungan sekolah. Salah satu upaya yang dapat dipertimbangkan adalah pelaksanaan asesmen atau tes psikologis bagi guru dan pengelola lembaga pendidikan.

Menurutnya, asesmen psikologis dapat menjadi salah satu instrumen untuk mengetahui kondisi kepribadian dan perilaku seseorang sejak dini. Dengan demikian, apabila terdapat indikasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan lingkungan pendidikan, langkah antisipasi dapat dilakukan lebih awal.

“Tes psikologis untuk para guru dan pengelola lembaga bisa menjadi salah satu upaya. Kalau ada indikasi penyimpangan kepribadian dan perilaku, ini bisa diantisipasi dari awal,” jelasnya.

Selain asesmen, sekolah perlu memiliki mekanisme pengaduan yang aman bagi peserta didik. Siswa harus diberikan ruang untuk menyampaikan persoalan apabila mengalami, melihat, atau mengetahui adanya tindakan yang menyimpang.

Baca Juga :  9 Jurusan SMK yang Banyak Dibutuhkan Industri di Subang, Cek Peluang Kerjanya

Penguatan pembinaan keagamaan dan moral juga perlu berjalan beriringan dengan sistem pengawasan. Kegiatan seperti pengajian, pendidikan karakter, pembinaan akhlak, dan kegiatan yang memperkuat budaya positif sekolah dapat menjadi bagian dari strategi pencegahan.

Encep menegaskan, perlindungan terhadap peserta didik merupakan tanggung jawab bersama. Sekolah, guru, pemerintah, orang tua, dan seluruh unsur pendidikan perlu membangun lingkungan yang memiliki sistem pencegahan kuat agar potensi penyimpangan dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin.

“Yang paling penting bagaimana kita mencegah agar kasus seperti ini tidak terulang. Semua komponen di lembaga pendidikan harus dibentengi melalui pembinaan dan pengawasan yang baik, sehingga sekolah benar-benar menjadi tempat yang aman bagi anak-anak kita,” pungkasnya.

(Redaksi : klikduakali-IN)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

4 − two =

Rekomendasi Untuk Anda

Moto3 Australia 2026 Dibatalkan Akibat Cuaca Buruk, Pole Position Veda Ega Pratama Gagal Dimanfaatkan

Moto3 Australia 2026 Dibatalkan Akibat Cuaca Buruk, Pole Position Veda Ega Pratama Gagal Dimanfaatkan

  • Senin, 26 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Balapan Moto3 Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island, Minggu (25/10/2026) pagi WIB, resmi dibatalkan akibat cuaca buruk yang membahayakan keselamatan pembalap. Keputusan serupa juga berlaku untuk balapan Moto2. Pembatalan ini menjadi pukulan bagi pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, yang sebelumnya sukses merebut pole position pada sesi kualifikasi. Pembalap Honda Team Asia asal Gunungkidul, […]

Bupati Subang Kejar Perbaikan 2.100 Ruang Kelas Rusak hingga 2029

Bupati Subang Kejar Perbaikan 2.100 Ruang Kelas Rusak hingga 2029

  • Senin, 12 Oktober 2026
  • admin web

Klikduakali.id – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi menargetkan perbaikan 2.100 ruang kelas rusak di Kabupaten Subang rampung hingga akhir masa jabatannya. Perbaikan dilakukan secara bertahap setiap tahun untuk meningkatkan pemerataan infrastruktur pendidikan. Reynaldy menyampaikan target tersebut saat meninjau rehabilitasi dua ruang kelas SDN Binakarya di Desa Wanajaya, Kecamatan Tambakdahan, Jumat (9/10/2026). Peninjauan itu […]

Utang Rp 25 Juta Diduga Jadi Motif Kematian Sopir Taksi Online di Sumedang

Utang Rp 25 Juta Diduga Jadi Motif Kematian Sopir Taksi Online di Sumedang

  • Selasa, 13 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Kasus kematian Yogi Saparudin (35), sopir taksi online yang jasadnya ditemukan terkubur di perkebunan teh Cisoka, Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mulai menemukan titik terang. Polisi telah mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam perkara tersebut, sementara dugaan motif yang berkaitan dengan utang piutang senilai Rp 25 juta turut […]

Sumpah Pemuda 1928: Kisah Lengkap Kongres Pemuda II dari Tiga Gedung di Batavia

Sumpah Pemuda 1928: Kisah Lengkap Kongres Pemuda II dari Tiga Gedung di Batavia

  • Rabu, 28 Oktober 2026
  • admin web

Sabtu malam, 27 Oktober 1928. Di sebuah gedung di kawasan Lapangan Banteng, Batavia, ratusan pemuda duduk berdesakan. Mereka datang dari berbagai perkumpulan: ada yang membawa nama Jawa, Sumatra, Celebes, Ambon, hingga Batak. Pukul 19.30, rapat pertama dibuka. Tidak ada yang tahu bahwa dalam waktu kurang dari dua hari, kalimat-kalimat yang mereka sepakati akan menjadi salah […]

TKW Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Minta Bantuan Pemerintah

TKW Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Minta Bantuan Pemerintah

  • Selasa, 13 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Kabar dugaan penyekapan tenaga kerja wanita (TKW) asal Cililin, Kabupaten Bandung Barat, bernama Sri Nurhaida Pratiwi, mengundang perhatian publik. Keluarga korban meminta bantuan pemerintah untuk menindaklanjuti kasus tersebut setelah Sri dikabarkan mengalami penyekapan di Dubai, Uni Emirat Arab. Dugaan penyekapan ini mencuat setelah video dan tangkapan layar percakapan yang disebut berasal dari komunikasi […]

Encep Sugiana Minta Pemda Serius Tangani HIV/AIDS, KPA Harus Didukung Anggaran

Encep Sugiana Minta Pemda Serius Tangani HIV/AIDS, KPA Harus Didukung Anggaran

  • Selasa, 13 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Anggota DPRD Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, menegaskan pentingnya komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat upaya penanggulangan HIV/AIDS. Ia meminta Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) di tingkat kabupaten dan kota dioptimalkan melalui dukungan anggaran, sumber daya manusia, serta program edukasi yang berkelanjutan. Menurut Encep, keberadaan KPA tidak cukup hanya secara kelembagaan, tetapi harus diikuti dengan […]

Subang Mega Mall dan Trade Center Segera Masuk Babak Baru, PT Subang Sejahtera Harap Dongkrak Ekonomi Daerah

Subang Mega Mall dan Trade Center Segera Masuk Babak Baru, PT Subang Sejahtera Harap Dongkrak Ekonomi Daerah

  • Rabu, 14 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Rencana pembangunan Subang Mega Mall dan Subang Trade Center memasuki babak baru setelah PT Subang Sejahtera dan PT Pesona Subang Sejahtera menandatangani perjanjian kerja sama pada Senin (12/10/2026). Proyek pusat perdagangan tersebut diharapkan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat Kabupaten Subang. Direktur PT Subang Sejahtera, Ahmad […]

Reynaldy Targetkan Subang Akan Dikenal Lewat Ekonomi Kreatif

Reynaldy Targetkan Subang Akan Dikenal Lewat Ekonomi Kreatif

  • Senin, 26 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi menargetkan Kabupaten Subang dikenal melalui pengembangan ekonomi kreatif, selain sebagai daerah industri dan lumbung pangan nasional. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar SubangFest secara rutin setiap bulan. Target tersebut disampaikan Reynaldy saat menjadi narasumber dalam Indonesia Creative Connect 2026 bertajuk Leaders Talk – Inovasi dan […]

ads bottom
ads left ×
ads left ×