Roy Suryo dan dr Tifa Dikabarkan Diamankan Polisi, Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Masuki Tahap Lanjutan

klikduakali.id – Penanganan kasus dugaan penyebaran informasi terkait ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo memasuki babak baru. Dua tersangka dalam perkara tersebut, yakni Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma atau dr Tifa, dikabarkan diamankan aparat kepolisian pada Jumat (19/6/2026) pagi.
Informasi mengenai penangkapan tersebut dibenarkan oleh tim kuasa hukum masing-masing tersangka. Roy Suryo disebut diamankan penyidik Polda Metro Jaya sekitar pukul 07.00 WIB, sementara dr Tifa dijemput petugas di kediamannya pada pagi hari.
Kuasa hukum Roy Suryo, Petrus Selestinus, mengungkapkan pihaknya menerima informasi penangkapan dari keluarga kliennya. Menurutnya, tindakan tersebut cukup mengejutkan karena selama proses penyidikan Roy dinilai bersikap kooperatif.
“Selama ini klien kami selalu memenuhi panggilan penyidik dan menjalankan kewajiban wajib lapor sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Senada dengan itu, kuasa hukum dr Tifa, Azis Yanuar, juga membenarkan bahwa kliennya telah diamankan aparat kepolisian pada Jumat pagi.
Kasus ini sendiri telah bergulir sejak 2025 dan menyeret sejumlah pihak terkait dugaan penyebaran informasi yang menyebut ijazah Presiden Joko Widodo tidak asli. Setelah melalui serangkaian penyidikan, Roy Suryo dan dr Tifa resmi ditetapkan sebagai tersangka pada November 2025.
Perkembangan terbaru muncul setelah Polda Metro Jaya mengumumkan bahwa berkas perkara keduanya telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta pada awal Juni 2026.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Iman Imanuddin, sebelumnya menjelaskan bahwa seluruh petunjuk dari jaksa telah dipenuhi sehingga perkara siap memasuki tahap berikutnya.
“Berkas perkara yang kami kirimkan telah dinyatakan lengkap dan tidak memerlukan pemenuhan tambahan sebagaimana petunjuk sebelumnya,” katanya.
Dengan status P21 tersebut, proses hukum selanjutnya mengarah pada tahap II, yakni penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik kepada pihak kejaksaan untuk persiapan persidangan.
Sementara itu, kuasa hukum Presiden Joko Widodo, Yakup Hasibuan, sebelumnya menyebut bahwa seluruh proses lanjutan, termasuk kemungkinan pemanggilan maupun penahanan, merupakan kewenangan aparat penegak hukum.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Polda Metro Jaya terkait detail penangkapan maupun status hukum terbaru kedua tersangka setelah diamankan pada Jumat pagi.
Kasus ini masih terus menjadi perhatian publik karena melibatkan figur-figur yang selama ini aktif menyuarakan tudingan terkait keaslian ijazah Presiden ke-7 RI. Aparat penegak hukum menegaskan seluruh proses akan berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah. (Redaksi : klikduakali-IN)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
TKW Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Minta Bantuan Pemerintah
- Selasa, 13 Oktober 2026
klikduakali.id – Kabar dugaan penyekapan tenaga kerja wanita (TKW) asal Cililin, Kabupaten Bandung Barat, bernama Sri Nurhaida Pratiwi, mengundang perhatian publik. Keluarga korban meminta bantuan pemerintah untuk menindaklanjuti kasus tersebut setelah Sri dikabarkan mengalami penyekapan di Dubai, Uni Emirat Arab. Dugaan penyekapan ini mencuat setelah video dan tangkapan layar percakapan yang disebut berasal dari komunikasi […]
Harry Maguire Bela Michael Carrick, Pemain Manchester United Diminta Bertanggung Jawab atas Tren Negatif
- Selasa, 27 Oktober 2026
klikduakali.id – Bek Manchester United, Harry Maguire, menegaskan bahwa para pemain harus bertanggung jawab atas buruknya performa tim pada awal musim 2026/2027. Ia menilai hasil negatif yang diraih Setan Merah bukan semata-mata kesalahan pelatih Michael Carrick, melainkan juga akibat penampilan para pemain yang belum memenuhi ekspektasi. Pernyataan tersebut muncul setelah Manchester United menelan kekalahan telak […]
Produksi Jagung Subang Capai 1.165 Ton, Kemenkop Bidik Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Usaha Petani
- Jumat, 16 Oktober 2026
klikduakali.id – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) didorong menjadi penggerak utama pengembangan usaha jagung di Kabupaten Subang, mulai dari penyediaan sarana produksi hingga pemasaran hasil panen. Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat posisi tawar petani sekaligus mengoptimalkan potensi jagung Subang yang pada 2024 tercatat mencapai 1.165 ton. Dorongan tersebut disampaikan Kementerian Koperasi Republik Indonesia (Kemenkop […]
Sekda Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah hingga Tingkat Desa
- Jumat, 16 Oktober 2026
Klikduakali.id – Sekda Jabar Herman Suryatman menginstruksikan pembentukan tim pemburu anak tidak sekolah (ATS) hingga desa dan kelurahan. Jajaran pemerintah daerah diminta turun langsung mendata anak yang kehilangan akses pendidikan serta mengupayakan agar mereka kembali bersekolah. Penanganan anak tidak sekolah (ATS) di Jawa Barat membutuhkan sinergi lintas sektor hingga tingkat pemerintahan terbawah. Herman Suryatman menegaskan, […]
Jambore Pemuda Subang 2026, Nenden Setiawati Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan
- Rabu, 28 Oktober 2026
klikduakali.id – Generasi muda dituntut tidak hanya mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga berperan aktif dalam menciptakan perubahan positif di tengah masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Subang, Nenden Setiawati, saat membuka Jambore Pemuda Subang 2026, Selasa (27/10/2026). Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini […]
Bandara Husein Bandung Kembali Beroperasi, Penumpang di Jabar Melonjak 2.558 Persen
- Sabtu, 3 Oktober 2026
klikduakali.id – Aktivitas penerbangan domestik di Jawa Barat kembali menggeliat setelah Bandara Husein Sastranegara Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, kembali direaktivasi pada Agustus lalu. Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat, Margaretha Ari Anggorowati, mengatakan, jumlah penumpang angkutan udara domestik pada Agustus 2026 mencapai 11.085 orang. “Jumlah tersebut melonjak 2.558,27 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Lonjakan […]
Lemhannas Dorong Pers Tangkal Hoaks dan Ujaran Kebencian
- Senin, 26 Oktober 2026
klikduakali.id – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Ace Hasan Syadzily, menegaskan pentingnya peran pers dalam menangkal hoaks dan ujaran kebencian demi memperkuat ketahanan nasional. Pers dinilai harus menyajikan informasi yang akurat, independen, profesional, dan bertanggung jawab. Hal itu disampaikan Ace saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) di Jakarta, Sabtu (24/10/2026). […]
KPK Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas dalam OTT Pejabat BNPB, 14 Orang Diamankan
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sebesar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas batangan dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang menyasar sejumlah pihak di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dalam operasi tersebut, sebanyak 14 orang diamankan, termasuk Sekretaris Utama (Sestama) BNPB Rustian, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta pihak swasta. Juru Bicara KPK, […]

×
×


Saat ini belum ada komentar