RAT Kopontren As-Syifa 2025 Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Sinergi Koperasi di Subang

klikduakali.id – Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 Kopontren As-Syifa Al-Khoeriyyah digelar secara hybrid pada Sabtu (18/04/2026) bertempat di Aula Mubarok serta melalui daring. Kegiatan ini diikuti oleh anggota dari empat titik, yakni Jalancagak, Wanareja, Sagalaherang, dan Jalancagak 2, sebagai bagian dari evaluasi kinerja koperasi selama satu tahun terakhir.

RAT menjadi forum strategis dalam menilai capaian, tantangan, serta arah pengembangan koperasi ke depan. Dalam kesempatan tersebut, Kopontren As-Syifa juga memberikan sejumlah penghargaan kepada anggota sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi aktif dalam koperasi.

Sekretaris Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, H. Budi Mulia, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, termasuk perwakilan Dinas Koperasi, Dekopinda, serta jajaran pengawas dan pengurus koperasi. Ia menekankan pentingnya semangat kebersamaan dalam membangun koperasi yang kuat dan berkelanjutan.

“Berangkat dari semangat dari kita, oleh kita, dan untuk kita, mari kita saling menguatkan. Kami berharap Kopontren As-Syifa dapat terus meluaskan manfaat, tidak hanya di lingkup kabupaten atau kota, tetapi juga memberikan dampak yang lebih luas,” ujarnya.

Ketua Dekopinda Kabupaten Subang, IPTU (Purn) Hardoyo, turut mengapresiasi terselenggaranya RAT sebagai indikator penting dalam menilai kesehatan koperasi. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan RAT merupakan syarat mutlak dalam sistem penilaian koperasi yang baik.

“Terima kasih atas pelaksanaan RAT ini, karena menjadi syarat utama dalam penilaian kesehatan koperasi. Koperasi yang rutin melaksanakan RAT menunjukkan tata kelola yang berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdangangan, dan Perindustrian Kabupaten Subang, Bambang Suhendar, S. Ip, menegaskan bahwa RAT merupakan forum tertinggi dalam struktur koperasi yang mencerminkan hasil kerja kolektif seluruh pengurus dan anggota.

“RAT adalah forum tertinggi dalam koperasi. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh pengurus. Kami juga melihat Kopontren As-Syifa memiliki potensi besar sebagai laboratorium ekonomi santri yang mampu mencetak kemandirian ekonomi berbasis pesantren,” jelasnya.

Rangkaian kegiatan RAT dilanjutkan dengan sidang pleno yang membahas dan menetapkan tata tertib serta AD/ART koperasi, penyampaian laporan pertanggungjawaban (LPJ) pengurus dan pengawas, hingga pandangan umum dari peserta RAT. Sidang ini dipimpin oleh langsung oleh ketua kopontren Dedi Rahman, SE, M.E dengan didampingi Romi Kadarusman, SE.

Baca Juga :  200 Miliar Disiapkan Untuk Perbaikan Sekolah di Kabupaten Subang

Kegiatan juga semakin semarak dengan pembagian doorprize kepada peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif anggota.

Dengan terselenggaranya RAT ini, Kopontren As-Syifa diharapkan semakin kokoh sebagai koperasi berbasis pesantren yang profesional, transparan, dan berkelanjutan. Selain itu, koperasi ini diharapkan mampu menjadi pilar ekonomi santri yang inovatif dan berdampak luas, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga hingga skala nasional. (Redaksi : klikduakali-IN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × 1 =