Puskesmas Cikaum Subang Hadirkan GEBET BESTI untuk Tekan Risiko Kematian Ibu dan Bayi

Klikduakali.id – Upaya meningkatkan kesehatan ibu hamil terus dilakukan UPTD Puskesmas Cikaum, Kabupaten Subang. Salah satunya melalui inovasi GEBET BESTI (Gerakan Tanggap Ibu Hamil Risiko Tinggi) yang dirancang untuk memperkuat pendampingan terhadap ibu hamil dengan kondisi berisiko.
Peluncuran program GEBET BESTI menjadi salah satu langkah Puskesmas Cikaum dalam mengantisipasi berbagai risiko yang dapat terjadi selama kehamilan. Upaya tersebut sekaligus diarahkan untuk mendukung penurunan angka kematian ibu dan bayi.
Bidan Yayah Rokayah, S.ST menjadi penggagas inovasi GEBET BESTI yang diterapkan di wilayah Kecamatan Cikaum. Melalui program tersebut, ibu hamil dengan faktor risiko tinggi mendapat pemantauan secara berkala, disertai deteksi dini dan penanganan cepat apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan perhatian.
“GEBET BESTI merupakan gerakan tanggap terhadap ibu hamil yang memiliki risiko tinggi. Tujuannya adalah agar faktor risiko dapat diketahui sejak dini, dipantau secara berkala dan segera mendapatkan penanganan apabila membutuhkan tindakan lebih lanjut,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, GEBET BESTI mengedepankan kolaborasi antara tenaga kesehatan, keluarga, dan kader di tingkat desa. Sinergi ini menjadi bagian penting dalam memastikan pemantauan ibu hamil dapat dilakukan secara berkelanjutan, khususnya terhadap ibu yang membutuhkan perhatian lebih.
GEBET BESTI menerapkan empat tahapan dalam memberikan pelayanan kepada ibu hamil yang memiliki risiko tinggi. Langkah awal yang dilakukan adalah deteksi dini melalui skrining faktor risiko ketika ibu hamil menjalani pemeriksaan Antenatal Care (ANC) di Puskesmas ataupun Posyandu.
“Deteksi dini menjadi bagian penting dalam program ini. Dengan mengetahui faktor risiko sejak awal, tenaga kesehatan dapat menentukan langkah penanganan yang sesuai dengan kondisi ibu hamil,” ungkap Bidan Yayah Rokayah dalam penjelasan mengenai inovasi tersebut.
Setelah deteksi dini dilakukan, proses dilanjutkan dengan penilaian dan pengelompokan tingkat risiko kehamilan. Tenaga kesehatan akan mengevaluasi kondisi ibu dengan mengacu pada hasil pemeriksaan dan rekam medis. Dari hasil tersebut, ditentukan kategori risiko serta penanganan lanjutan yang sesuai.
Setelah tingkat risiko ditentukan, ibu hamil yang membutuhkan penanganan lebih lanjut akan memasuki tahap tindak lanjut cepat. Bentuk pelayanan yang diberikan meliputi konseling, persiapan rujukan medis jika diperlukan, hingga penyusunan rencana persalinan dan langkah kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat.
Setelah tindak lanjut dilakukan, ibu hamil kemudian mendapat pemantauan secara berkala. Monitoring melibatkan petugas kesehatan dan kader untuk memastikan perkembangan kondisi ibu serta janin terus diketahui. Jika muncul perubahan atau tanda bahaya, penanganan dapat segera dilakukan.
Puskesmas Cikaum Ingatkan Masyarakat Kenali Tanda Kehamilan Risiko Tinggi
Puskesmas Cikaum turut mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko selama kehamilan. Beberapa di antaranya adalah usia ibu saat hamil yang terlalu muda atau terlalu tua, jarak antar-kehamilan yang terlalu dekat maupun terlalu jauh, serta riwayat penyakit kronis, termasuk hipertensi, penyakit jantung, dan diabetes.
Riwayat kehamilan yang kurang baik, seperti keguguran berulang dan preeklampsia, juga menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Begitu pula dengan kondisi anemia berat dan pertumbuhan janin yang terhambat selama masa kehamilan.
“Keluarga harus ikut berperan dalam menjaga ibu hamil, terutama apabila terdapat faktor risiko. Jika muncul tanda bahaya, jangan menunggu kondisi semakin parah, tetapi segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat,” tegasnya.
Selain faktor risiko, ibu hamil juga perlu mengenali sejumlah gejala yang dapat menjadi tanda bahaya selama kehamilan. Di antaranya sakit kepala hebat yang disertai pandangan kabur, pembengkakan pada wajah, tangan atau kaki, nyeri perut hebat, perdarahan, muntah berlebihan, demam tinggi, hingga penurunan gerakan janin.
Pelaksanaan GEBET BESTI tidak hanya membutuhkan peran tenaga kesehatan, tetapi juga dukungan lintas sektor dan partisipasi masyarakat. Ibu hamil dianjurkan melakukan pemeriksaan kehamilan setidaknya enam kali selama masa kehamilan. Di sisi lain, keluarga berperan penting dalam memenuhi kebutuhan gizi sekaligus menjaga kondisi psikologis ibu.
“Keberhasilan program ini membutuhkan gotong royong. Tenaga kesehatan memberikan pelayanan, keluarga memberikan dukungan, sementara kader membantu melakukan pemantauan dan menemukan ibu hamil yang membutuhkan pemeriksaan,” jelasnya.
UPTD Puskesmas Cikaum berharap penerapan GEBET BESTI dapat memperkuat pelayanan bagi ibu hamil berisiko tinggi agar lebih cepat, tepat, dan terintegrasi. Melalui inovasi ini, diharapkan tercipta kondisi ibu yang sehat, kehamilan yang aman, proses persalinan yang selamat, hingga bayi lahir sehat. (Redaksi : klikduakali-TH)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Festival Literasi Subang 2026 Digelar 27–29 Oktober, Ada Bedah Buku hingga Mewarnai
- Selasa, 13 Oktober 2026
klikduakali.id – Festival Literasi Subang 2026 siap menghadirkan beragam kegiatan edukatif dan hiburan bagi masyarakat pada 27–29 Oktober 2026. Bertempat di halaman Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Subang, festival ini akan diisi gelar wicara, bedah buku, senam literasi, mewarnai bersama, storytelling, hingga pertunjukan musik dan seni. Kegiatan yang diselenggarakan selama tiga hari tersebut menjadi salah satu […]
Harry Kane Menangi Ballon d’Or 2026, Torehkan Sejarah Baru Sepak Bola Inggris
- Selasa, 27 Oktober 2026
klikduakali.id – Harry Kane resmi meraih Ballon d’Or 2026 setelah menjalani musim gemilang bersama Bayern Munchen dan Timnas Inggris. Penghargaan tersebut menjadi pencapaian bersejarah bagi sepak bola Inggris karena Kane menjadi pemain Inggris pertama sejak Michael Owen pada 2001 yang memenangkan trofi individu paling prestisius di dunia sepak bola. Penghargaan itu diumumkan dalam seremoni Ballon […]
Ini Sederet Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Subang Rona Mairansyah
- Sabtu, 3 Oktober 2026
klikduakali.id – Jabatan Sekretaris Daerah bukan sekadar posisi administratif di lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang. Di balik urusan birokrasi yang berjalan setiap hari, Sekda punya peran menghubungkan kerja berbagai perangkat daerah agar program pemerintahan dapat berjalan sesuai arah yang telah ditetapkan. Setelah Rona Mairansyah, AP., M.Si. resmi dilantik pada Kamis (1/10/2026), tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Subang […]
BAZNAS Subang Salurkan Bantuan Pengobatan untuk Warga Cijambe yang Berjuang Melawan Tumor
- Jumat, 2 Oktober 2026
klikduakali.id – Perjuangan Ibu Tarsemi, warga Kampung Cimahi, Desa Sukahurip, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, dalam menjalani pengobatan tumor mendapat dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang. Melalui Program Subang Cageur, BAZNAS Kabupaten Subang menyalurkan bantuan biaya pengobatan kepada Tarsemi pada Kamis (1/10/2026). Bantuan tersebut diberikan setelah pihak keluarga mengajukan permohonan dukungan untuk membantu […]
Subang Mega Mall dan Trade Center Segera Masuk Babak Baru, PT Subang Sejahtera Harap Dongkrak Ekonomi Daerah
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Rencana pembangunan Subang Mega Mall dan Subang Trade Center memasuki babak baru setelah PT Subang Sejahtera dan PT Pesona Subang Sejahtera menandatangani perjanjian kerja sama pada Senin (12/10/2026). Proyek pusat perdagangan tersebut diharapkan menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat Kabupaten Subang. Direktur PT Subang Sejahtera, Ahmad […]
Misi Jepang Padamkan Karhutla di Kalimantan Berakhir, 220 Ton Air Telah Dijatuhkan
- Kamis, 15 Oktober 2026
klikduakali.id – Operasi bantuan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) oleh Pasukan Bela Diri Jepang di Indonesia resmi berakhir pada 29 September 2026. Selama menjalankan misi di Kalimantan, tiga helikopter CH-47 Chinook dikerahkan dan tercatat melakukan lebih dari 40 operasi pemadaman dengan total sekitar 220 ton air yang dijatuhkan ke area kebakaran. Pengakhiran misi tersebut […]
Garut Siap Sambut Investor, PLN Pastikan Pasokan Listrik Andal
- Jumat, 2 Oktober 2026
Klikduakali.id – Pemkab Garut dan PT PLN (Persero) UP3 Garut memperkuat sinergi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan serta mendukung pertumbuhan investasi di Kabupaten Garut. Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menerima audiensi Manager PLN UP3 Garut M. Akbar Hurianda di Ruang Pamengkang, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Rabu (30/9/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan layanan kelistrikan dan […]
Ganjal Kartu ATM dengan Tusuk Gigi, 3 Pelaku Ditangkap Polisi di Subang
- Jumat, 2 Oktober 2026
Klikduakali.id – Jajaran Polres Subang mengungkap kasus pencurian dengan modus mengganjal kartu ATM menggunakan tusuk gigi yang terjadi di wilayah Kabupaten Subang. Dalam kasus tersebut, polisi menangkap tiga tersangka. Sementara satu pelaku lainnya masih buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Aksi tersebut terjadi Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIB di gerai ATM BCA […]

×
×


Saat ini belum ada komentar