Prabowo Akui Gaji Guru Masih Rendah, Evaluasi Ekonomi Pemerintah Segera Dituntaskan

klikduakali.id – Presiden Prabowo Subianto mengakui masih banyak persoalan mendasar yang dihadapi Indonesia, mulai dari rendahnya kesejahteraan guru, terbatasnya lapangan pekerjaan, hingga masih adanya kemiskinan ekstrem. Menurutnya, seluruh tantangan tersebut menjadi fokus utama pemerintah untuk segera diselesaikan melalui evaluasi menyeluruh terhadap kondisi perekonomian nasional.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai persoalan yang masih dirasakan masyarakat dan berkomitmen mencari solusi nyata demi meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Presiden menilai salah satu penyebab utama lambatnya peningkatan kesejahteraan masyarakat adalah kebocoran ekonomi yang selama bertahun-tahun membuat kekayaan nasional mengalir ke luar negeri. Menurutnya, praktik-praktik yang merugikan negara tersebut harus segera dihentikan agar anggaran pembangunan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat.
Prabowo juga meminta seluruh jajaran menteri untuk bekerja lebih maksimal dalam menuntaskan berbagai persoalan strategis. Ia menekankan bahwa mandat yang diberikan rakyat kepada pemerintah bukan sekadar menjalankan pemerintahan, melainkan menyelesaikan masalah-masalah yang selama ini menghambat kemajuan bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara menyebut pemerintah telah menyelesaikan lebih dari seratus persoalan strategis sejak awal masa pemerintahan. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus dituntaskan, terutama di sektor ekonomi, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Prabowo optimistis berbagai langkah evaluasi yang sedang dilakukan akan memperkuat fondasi ekonomi nasional. Ia berharap perbaikan tata kelola serta pengawasan terhadap kebocoran ekonomi dapat memberikan ruang fiskal yang lebih besar sehingga kesejahteraan guru, penciptaan lapangan kerja, dan pengentasan kemiskinan dapat direalisasikan secara bertahap. (Redaksi : klikduakali-CA)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Agus Eko Pimpin PWI Subang 2026–2029, Dadan Ramdan Jadi Sekretaris
- Jumat, 16 Oktober 2026
klikduakali.id – Agus Eko Muchamad Solihin terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Subang periode 2026–2029 melalui mekanisme aklamasi dalam konferensi di Hotel Betha, Jalan Ahmad Yani, Subang, Rabu (14/10/2026). Usai proses pemilihan, Dadan Ramdan yang sebelumnya menjadi kandidat ketua dipercaya menduduki posisi sekretaris dalam kepengurusan baru. Konferensi tersebut dihadiri puluhan anggota PWI Subang […]
Encep Sugiana Minta Pemda Serius Tangani HIV/AIDS, KPA Harus Didukung Anggaran
- Selasa, 13 Oktober 2026
klikduakali.id – Anggota DPRD Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, menegaskan pentingnya komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat upaya penanggulangan HIV/AIDS. Ia meminta Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) di tingkat kabupaten dan kota dioptimalkan melalui dukungan anggaran, sumber daya manusia, serta program edukasi yang berkelanjutan. Menurut Encep, keberadaan KPA tidak cukup hanya secara kelembagaan, tetapi harus diikuti dengan […]
KDM Hentikan Sementara Pusat Data AI di Kawasan Jatiluhur Tunggu Dokumen AMDAL dan PBG
- Kamis, 1 Oktober 2026
klikduakali.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghentikan sementara pembangunan pusat data kecerdasan buatan (AI) di kawasan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Penyebabnya, BDX Data Centers sebagai pihak yang membangun proyek tersebut belum mengantongi analisis dampak lingkungan (AMDAL) dan persetujuan bangunan gedung (PBG). Dikatakan Dedi, proyek pembangunan pusat data AI jangan dulu dimulai sebelum ada dokumen AMDAL […]
Encep Sugiana Ingatkan Kesiapan 86 Rumah Sakit demi Cegah Pasien Miskin Kehilangan Akses Pengobatan
- Kamis, 15 Oktober 2026
klikduakali.id – Skema perlindungan kesehatan masyarakat yang melibatkan 86 rumah sakit di Jawa Barat perlu diimbangi kesiapan fasilitas, tenaga kesehatan, dan dukungan anggaran agar masyarakat kurang mampu tetap memperoleh pengobatan tanpa terkendala biaya. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS, dr. Encep Sugiana, M.HKes, menegaskan bahwa keberhasilan program tidak cukup hanya dengan membuka akses […]
Lemhannas Dorong Pers Tangkal Hoaks dan Ujaran Kebencian
- Senin, 26 Oktober 2026
klikduakali.id – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Ace Hasan Syadzily, menegaskan pentingnya peran pers dalam menangkal hoaks dan ujaran kebencian demi memperkuat ketahanan nasional. Pers dinilai harus menyajikan informasi yang akurat, independen, profesional, dan bertanggung jawab. Hal itu disampaikan Ace saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) di Jakarta, Sabtu (24/10/2026). […]
Alphadjo Cisse Cetak Hat-trick Bersejarah, Bintang Muda AC Milan Pecahkan Rekor Pemain Italia
- Jumat, 16 Oktober 2026
klikduakali.id – Nama Alphadjo Cisse menjadi perbincangan setelah tampil luar biasa bersama AC Milan di ajang Liga Europa 2026/2027. Penyerang muda berusia 19 tahun tersebut sukses mencetak hat-trick saat Rossoneri menghadapi RB Salzburg pada matchday kedua, Kamis (15/10/2026) malam WIB. Penampilan impresif Cisse membantu AC Milan meraih kemenangan telak 4-0 di markas Salzburg. Tiga gol […]
Inovatif! Mahasiswi POLSUB Sulap Limbah Daun Nanas Jadi Plester Pereda Nyeri Haid
- Rabu, 28 Oktober 2026
klikduakali.id – Limbah daun nanas yang selama ini berpotensi terbuang kini dikembangkan menjadi produk inovatif di bidang kesehatan. Lima mahasiswi Politeknik Negeri Subang (POLSUB) berhasil merancang plester pereda nyeri menstruasi bernama MENSTRUA-PINE PATCH dengan memadukan serat daun nanas dan ekstrak jahe. Inovasi tersebut dikembangkan oleh mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan, Jurusan Kesehatan POLSUB. Tim ini […]
Sumedang Torehkan Skor Tertinggi dalam Indeks Pelayanan Publik 2025
- Sabtu, 3 Oktober 2026
klikduakali.id — Kabupaten Sumedang mencatatkan capaian positif dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Berdasarkan data Indeks Pelayanan Publik (IPP) 2025, Sumedang memperoleh skor 4,72, menjadi nilai tertinggi di antara sejumlah kabupaten yang tercantum dalam pemetaan tersebut. Data yang dipublikasikan Jabarstats dengan sumber Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) itu menunjukkan posisi Sumedang berada di atas […]

×
×


Saat ini belum ada komentar