Polisi Bongkar Peredaran Uang Palsu di Cimahi dan KBB, Pelaku Sasar Warung Kecil

klikduakali.id – Kepolisian berhasil mengungkap kasus peredaran uang palsu yang beroperasi di wilayah Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat (KBB). Seorang pria berinisial AS (52) berhasil diamankan, sementara satu pelaku lainnya yang diduga menjadi pemasok uang palsu masih dalam pengejaran aparat.
Kasus ini terungkap setelah adanya laporan dari seorang pemilik warung di Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. Korban melaporkan dugaan penggunaan uang palsu saat transaksi pembelian kebutuhan sehari-hari.
Menurut keterangan kepolisian, pelaku menjalankan modus sederhana dengan membeli barang bernilai kecil menggunakan uang pecahan Rp100 ribu palsu. Dalam aksinya, AS membeli kopi saset dan rokok dengan total belanja sekitar Rp40 ribu, lalu menerima uang kembalian sebesar Rp60 ribu dalam bentuk uang asli.
Pemilik warung baru menyadari kejanggalan setelah memeriksa uang yang diterimanya. Setelah diketahui uang tersebut palsu, korban sempat melakukan pengejaran, namun pelaku berhasil melarikan diri menggunakan sepeda motor.
Laporan korban langsung ditindaklanjuti oleh jajaran Polres Cimahi. Berdasarkan hasil penyelidikan dan pengumpulan informasi di lapangan, polisi berhasil melacak keberadaan pelaku dan menangkapnya pada hari yang sama di kawasan Cipageran, Kota Cimahi.

Dari hasil penangkapan tersebut, petugas menemukan enam lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu yang diduga akan digunakan untuk melakukan transaksi serupa di sejumlah lokasi lainnya. Polisi menduga pelaku sengaja menyasar warung-warung kecil karena transaksi berlangsung cepat dan pemeriksaan uang biasanya tidak seketat di pusat perbelanjaan modern.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa uang palsu tersebut diperoleh AS dari seseorang berinisial R. Saat ini, kepolisian masih melakukan pengembangan kasus guna mengungkap jaringan yang lebih luas serta memburu pemasok utama uang palsu tersebut.
Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, mengimbau masyarakat, khususnya para pelaku usaha kecil dan pemilik warung, untuk lebih teliti saat menerima uang tunai dalam transaksi. Pemeriksaan sederhana terhadap tekstur, warna, dan tanda pengaman uang dapat membantu mencegah kerugian akibat peredaran uang palsu.
Polisi juga meminta masyarakat segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan atau mencurigai adanya transaksi menggunakan uang palsu. Langkah cepat dari masyarakat dinilai sangat penting untuk memutus mata rantai peredaran uang palsu yang merugikan pelaku usaha dan masyarakat luas. (Redaksi : klikduakali-IN)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Perpisahan Sekda Subang, Bupati Tegaskan Pentingnya Mengorkestrasi Kebijakan
- Jumat, 2 Oktober 2026
Klikduakali.id – Acara perpisahan Sekretaris Daerah dan Ketua DWP Kabupaten Subang berlangsung di Aula Pemda Subang, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi. H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si., turut menyampaikan pesan dan kesan dalam acara perpisahan tersebut. Selama 40 tahun mengabdi sebagai ASN di Kabupaten Subang, ia mengaku menghadapi […]
10 Bangunan di Lapas Cibinong Dibongkar, Komisi XIII Soroti Barang Bukti
- Kamis, 1 Oktober 2026
klikduakali.id – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kementerian Imipas) membongkar 10 unit bangunan yang berada di area Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (30/9/2026). Pembongkaran dilakukan menggunakan alat berat berupa ekskavator dan disaksikan langsung rombongan Komisi XIII DPR RI. Kesepuluh bangunan tersebut sebelumnya menjadi bagian dari temuan Ombudsman RI dalam inspeksi […]
Kemenag Pantau Pelaksanaan TKA di MAN 1 Subang, Evaluasi Mutu Pembelajaran Jadi Fokus
- Rabu, 28 Oktober 2026
klikduakali.id – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Barat bersama Kemenag Kabupaten Subang melakukan monitoring pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di MAN 1 Subang, Selasa (27/10/2026). Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan ujian berjalan sesuai ketentuan sekaligus mendorong peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah. Monitoring dipimpin Kabid Pendidikan Agama Islam Kanwil Kemenag Jawa Barat, H. Samsul Puad, […]
Bandara Riyadh Ditutup hingga 17 Oktober, Kemenlu Pantau Keselamatan 37.494 WNI
- Kamis, 15 Oktober 2026
klikduakali.id – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus memantau kondisi warga negara Indonesia (WNI) di Riyadh, Arab Saudi, menyusul penutupan sementara Bandara Internasional King Khalid hingga 17 Oktober 2026. Pemerintah memastikan sebanyak 37.494 WNI yang tercatat berada di wilayah Riyadh dalam kondisi aman berdasarkan laporan hingga Rabu (14/10/2026). Kemlu menyatakan belum menerima laporan mengenai WNI yang […]
Sekda Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah hingga Tingkat Desa
- Jumat, 16 Oktober 2026
Klikduakali.id – Sekda Jabar Herman Suryatman menginstruksikan pembentukan tim pemburu anak tidak sekolah (ATS) hingga desa dan kelurahan. Jajaran pemerintah daerah diminta turun langsung mendata anak yang kehilangan akses pendidikan serta mengupayakan agar mereka kembali bersekolah. Penanganan anak tidak sekolah (ATS) di Jawa Barat membutuhkan sinergi lintas sektor hingga tingkat pemerintahan terbawah. Herman Suryatman menegaskan, […]
Karhutla Picu Polusi Udara, Jambi dan Pekanbaru Masuk Daftar Kota Paling Berpolusi di Dunia
- Jumat, 16 Oktober 2026
Klikduakali.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memicu penurunan kualitas udara di sejumlah daerah akibat sebaran asap. Kondisi tersebut bahkan membuat dua kota masuk dalam kategori kualitas udara berbahaya. Dikutip dari detikHealth, berdasarkan pemantauan real-time AQI (US), dua kota di Indonesia yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masuk dalam daftar kota dengan tingkat polusi […]
Bahasa Indonesia Dipelajari di Universitas Al-Azhar Mesir, Ini Fakta Lengkapnya
- Jumat, 16 Oktober 2026
Klikduakali.id – Bahasa Indonesia semakin memperluas jangkauannya di dunia internasional melalui pengajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Kehadiran pembelajaran tersebut dinilai membuka ruang lebih luas bagi penguatan kerja sama pendidikan dan pertukaran budaya kedua negara. Anggota DPR RI Fraksi PKB, Dr. KH. Maman Imanulhaq, menilai pengajaran Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar, […]
Misi Jepang Padamkan Karhutla di Kalimantan Berakhir, 220 Ton Air Telah Dijatuhkan
- Kamis, 15 Oktober 2026
klikduakali.id – Operasi bantuan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) oleh Pasukan Bela Diri Jepang di Indonesia resmi berakhir pada 29 September 2026. Selama menjalankan misi di Kalimantan, tiga helikopter CH-47 Chinook dikerahkan dan tercatat melakukan lebih dari 40 operasi pemadaman dengan total sekitar 220 ton air yang dijatuhkan ke area kebakaran. Pengakhiran misi tersebut […]

×
×


Saat ini belum ada komentar