Kejagung Ungkap Modus Korupsi Program MBG, Tiga Eks Pimpinan BGN Ditahan

klikduakali.id – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan praktik korupsi dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang melibatkan sejumlah mantan petinggi Badan Gizi Nasional (BGN). Dalam perkembangan terbaru, tiga mantan pimpinan lembaga tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dan langsung menjalani penahanan.
Ketiga tersangka masing-masing adalah mantan Kepala BGN Dadan Hindayana (DH), serta dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya (SS) dan Lodewyk Pusung (LP). Mereka diduga memiliki peran penting dalam penyimpangan yang terjadi dalam pelaksanaan program nasional tersebut.
Tiga Modus Dugaan Korupsi Diungkap Penyidik
Dalam konferensi pers yang digelar di kantor Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, pada Rabu (3/6/2026), Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi, memaparkan pola dugaan penyimpangan yang dilakukan para tersangka.
Menurut penyidik, terdapat tiga modus utama yang digunakan dalam menjalankan praktik tersebut, yaitu:
1. Intervensi Verifikasi SPPG: Para tersangka melakukan intervensi langsung terhadap proses verifikasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
2. Afiliasi dengan Yayasan Swasta: Ketiga tersangka diduga memiliki atau terafiliasi langsung dengan sejumlah yayasan SPPG yang bertindak sebagai penyalur program.
3. Intervensi terhadap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam proses pengadaan barang dan jasa yang diduga memicu penggelembungan harga.
Ketiga pola tersebut diduga menjadi pintu masuk terjadinya penyimpangan dalam pengelolaan anggaran program yang seharusnya ditujukan untuk pemenuhan gizi masyarakat.
Salah satu temuan yang menjadi perhatian penyidik adalah dugaan keterkaitan para tersangka dengan sejumlah yayasan SPPG yang berperan dalam pelaksanaan program MBG.
Berdasarkan hasil penyidikan, yayasan-yayasan tersebut disebut menerima dana insentif dalam jumlah sangat besar setiap hari. Penyidik menduga adanya hubungan langsung antara yayasan penerima manfaat dengan para tersangka.
“Yayasan tersebut mendapatkan insentif miliaran rupiah setiap hari. Yayasan tersebut terafiliasi di antaranya dimiliki oleh Saudara DH, Saudara SS, dan Saudara LP,” ungkap Syarief Sulaeman Nahdi seperti yang dikutip dari laman detikcom, Kamis (4/6/2026).
Temuan tersebut menjadi salah satu fokus utama dalam penyelidikan karena diduga berkaitan dengan aliran dana yang diperoleh melalui pelaksanaan program.
Selain dugaan penyalahgunaan melalui yayasan yang terafiliasi, penyidik juga menemukan indikasi penyimpangan pada proses pengadaan logistik. Menurut Kejagung, terdapat dugaan praktik penggelembungan harga yang menyebabkan kerugian negara dalam pelaksanaan program tersebut.
“Adanya markup harga pengadaan,” imbuh Syarief.
Dugaan markup ini disebut terjadi melalui intervensi terhadap proses pengadaan barang dan jasa sehingga harga yang dibayarkan tidak sesuai dengan nilai yang semestinya.
Pascapenetapan status hukum, Kejagung langsung mengambil tindakan hukum secara agresif untuk mengamankan barang bukti dan para tersangka:
1. Penahanan Tersangka: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung langsung digiring petugas ke sel tahanan.
2. Penggeledahan Kantor BGN: Tim Penyidik Jaksa Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejagung bergerak melakukan penggeledahan di kantor pusat BGN yang terletak di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, dengan penjagaan yang diperketat.
“Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung benar melakukan geledah di kantor BGN,” konfirmasi Plh Kapuspenkum Kejagung, Mochamad Jeffry, Rabu (3/6/2026).
Langkah tegas tersebut menandai keseriusan penyidik dalam mengusut dugaan korupsi yang terjadi dalam salah satu program strategis pemerintah.
Hingga saat ini, Kejagung masih terus mendalami kasus tersebut, termasuk menelusuri aliran dana, keterlibatan pihak lain, serta potensi kerugian negara yang timbul akibat dugaan korupsi dalam tata kelola Program Makan Bergizi Gratis. (Redaksi : klikduakali – SA)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
8 Aki Alat Pemantau Gunung Anak Krakatau Dicuri di Selat Sunda
- Kamis, 1 Oktober 2026
Klikduakali.id – Delapan aki penyokong daya Stasiun LV93 di kawasan Selat Sunda dilaporkan hilang akibat pencurian. Peralatan tersebut digunakan untuk mendukung pemantauan aktivitas Gunung Anak Krakatau, sementara PVMBG memperkirakan pencurian terjadi pada 16–27 September 2026. Tim teknis PVMBG baru mengetahui delapan aki hilang saat melakukan pemeriksaan dan perbaikan rutin di Stasiun LV93 pada Minggu, 27 […]
128 Pemanah Siap Berlaga di Latgab PERPANI Subang Akhir Pekan Ini
- Selasa, 13 Oktober 2026
Klikduakali.id – Sebanyak 128 peserta siap ambil bagian dalam Latihan Gabungan (Latgab) Panahan PERPANI Kabupaten Subang yang akan digelar pada Minggu (18/10/2026). Kegiatan ini menjadi ajang bagi para pemanah untuk mengasah kemampuan sekaligus membidik prestasi. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan berbagai klub dan ekstrakurikuler panahan di Kabupaten Subang, termasuk pemanah dari Kabupaten Purwakarta. Kehadiran mereka […]
Biaya Bikin SIM A dan SIM C Terbaru 2026, Cek Tarif Resmi dan Total Biayanya
- Rabu, 14 Oktober 2026
Klikduakali.id – Biaya pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) A dan SIM C menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan calon pemohon pada 2026. Sebelum mendatangi Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas), masyarakat perlu mengetahui tarif penerbitan SIM serta biaya tambahan yang mungkin harus dibayarkan. Total biaya pembuatan SIM baru tidak hanya mencakup tarif resmi penerbitan SIM. […]
TKW Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Minta Bantuan Pemerintah
- Selasa, 13 Oktober 2026
klikduakali.id – Kabar dugaan penyekapan tenaga kerja wanita (TKW) asal Cililin, Kabupaten Bandung Barat, bernama Sri Nurhaida Pratiwi, mengundang perhatian publik. Keluarga korban meminta bantuan pemerintah untuk menindaklanjuti kasus tersebut setelah Sri dikabarkan mengalami penyekapan di Dubai, Uni Emirat Arab. Dugaan penyekapan ini mencuat setelah video dan tangkapan layar percakapan yang disebut berasal dari komunikasi […]
Sumedang Torehkan Skor Tertinggi dalam Indeks Pelayanan Publik 2025
- Sabtu, 3 Oktober 2026
klikduakali.id — Kabupaten Sumedang mencatatkan capaian positif dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Berdasarkan data Indeks Pelayanan Publik (IPP) 2025, Sumedang memperoleh skor 4,72, menjadi nilai tertinggi di antara sejumlah kabupaten yang tercantum dalam pemetaan tersebut. Data yang dipublikasikan Jabarstats dengan sumber Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) itu menunjukkan posisi Sumedang berada di atas […]
Sekda Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah hingga Tingkat Desa
- Jumat, 16 Oktober 2026
Klikduakali.id – Sekda Jabar Herman Suryatman menginstruksikan pembentukan tim pemburu anak tidak sekolah (ATS) hingga desa dan kelurahan. Jajaran pemerintah daerah diminta turun langsung mendata anak yang kehilangan akses pendidikan serta mengupayakan agar mereka kembali bersekolah. Penanganan anak tidak sekolah (ATS) di Jawa Barat membutuhkan sinergi lintas sektor hingga tingkat pemerintahan terbawah. Herman Suryatman menegaskan, […]
Artcraft Hadir Sebagai Alternatif Adobe Gratis Berbasis AI, Punya 7 Aplikasi Open – Source
- Senin, 12 Oktober 2026
klikduakali.id – Seorang developer veteran, Brandon Thomas, mengembangkan Artcraft, proyek perangkat lunak open-source yang menawarkan tujuh aplikasi gratis sebagai alternatif berbagai produk populer Adobe. Proyek ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses pengembangan, dengan ambisi menghadirkan perangkat lunak kreatif yang dapat digunakan tanpa biaya langganan bulanan. Artcraft hadir di tengah meningkatnya perhatian terhadap model […]
Produksi Jagung Subang Capai 1.165 Ton, Kemenkop Bidik Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Usaha Petani
- Jumat, 16 Oktober 2026
klikduakali.id – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) didorong menjadi penggerak utama pengembangan usaha jagung di Kabupaten Subang, mulai dari penyediaan sarana produksi hingga pemasaran hasil panen. Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat posisi tawar petani sekaligus mengoptimalkan potensi jagung Subang yang pada 2024 tercatat mencapai 1.165 ton. Dorongan tersebut disampaikan Kementerian Koperasi Republik Indonesia (Kemenkop […]

×
×


Saat ini belum ada komentar