Atap SDN Sukamanah Ambruk Jadi Alarm Percepatan Renovasi

klikduakali.id – SDN Sukamanah di Desa Muara, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, menghadapi krisis infrastruktur setelah atap ruang kelas 2 ambruk akibat diduga lapuk dimakan usia dan tingginya intensitas hujan. Peristiwa itu terjadi saat tidak ada kegiatan belajar mengajar sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Kepala SDN Sukamanah, Hendrawan Sukmana, menjelaskan bahwa tanda-tanda kerusakan sebenarnya sudah terlihat sebelumnya. Pihak sekolah bahkan telah mengantisipasi dengan meningkatkan kewaspadaan saat cuaca buruk.
“Atap ruang kelas yang digunakan siswa kelas dua itu tiba-tiba runtuh saat intensitas hujan tengah tinggi. Sebelumnya kami sudah mencurigai kondisi konstruksi bangunan yang mulai rapuh dan menunjukkan tanda-tanda kerusakan,” jelas Hendrawan.
Pasca kejadian, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung dengan segala keterbatasan. Siswa kelas 2 untuk sementara dipindahkan ke ruang lain dan harus belajar secara lesehan tanpa meja dan kursi karena keterbatasan fasilitas.
Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran baru. Selain ruang kelas yang ambruk, terdapat tiga ruang kelas lain di sekitar bangunan yang dinilai memiliki kondisi serupa dan berpotensi mengalami kerusakan jika tidak segera ditangani.
Pihak sekolah menyebut, kondisi bangunan yang memprihatinkan itu telah berlangsung selama puluhan tahun. Permohonan bantuan renovasi sudah beberapa kali diajukan, namun belum terealisasi.
Peristiwa ini menjadi sorotan serius bagi Pemerintah Kabupaten Subang dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang. Laporan resmi telah disampaikan, dan sekolah berharap ada langkah cepat untuk menjamin keselamatan serta kenyamanan siswa.
Ambruknya atap bukan sekadar insiden teknis, tetapi menjadi alarm bagi percepatan evaluasi bangunan sekolah tua di wilayah Kabupaten Subang, khususnya yang berada di daerah pesisir seperti Blanakan yang rentan terhadap cuaca ekstrem.
Dari sudut pandang perlindungan anak, kejadian ini menegaskan pentingnya pemenuhan hak siswa atas fasilitas pendidikan yang aman dan layak. Lingkungan belajar yang tidak memadai berpotensi mengganggu konsentrasi, kenyamanan, bahkan keselamatan peserta didik.
Meski proses belajar tetap berjalan, kondisi belajar lesehan dalam ruang terbatas jelas bukan solusi jangka panjang. Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan asesmen teknis terhadap bangunan terdampak dan mengalokasikan anggaran renovasi prioritas.
Peristiwa di SDN Sukamanah menjadi pengingat bahwa pembangunan pendidikan tidak hanya soal kurikulum dan kualitas pengajar, tetapi juga menyangkut kesiapan infrastruktur. Tanpa ruang kelas yang aman, proses belajar mengajar sulit berlangsung optimal. (Redaksi : klikduakali-IN)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
BNPB Gelar Modifikasi Cuaca untuk Bantu Padamkan Karhutla Gunung Ciremai
- Selasa, 27 Oktober 2026
klikduakali.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk meningkatkan potensi hujan guna membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Ciremai. Operasi tersebut dilaksanakan pada Minggu (25/10/2026) dengan menggunakan pesawat khusus yang diberangkatkan dari Bandar Udara Internasional Kertajati, Kabupaten Majalengka. Operasi yang bekerja sama dengan Alkonost Aviasi Indonesia […]
KDM Hentikan Sementara Pusat Data AI di Kawasan Jatiluhur Tunggu Dokumen AMDAL dan PBG
- Kamis, 1 Oktober 2026
klikduakali.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghentikan sementara pembangunan pusat data kecerdasan buatan (AI) di kawasan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Penyebabnya, BDX Data Centers sebagai pihak yang membangun proyek tersebut belum mengantongi analisis dampak lingkungan (AMDAL) dan persetujuan bangunan gedung (PBG). Dikatakan Dedi, proyek pembangunan pusat data AI jangan dulu dimulai sebelum ada dokumen AMDAL […]
Portugal Tanpa Ronaldo: Benarkah Permainan Selecao Justru Lebih Produktif ?
- Sabtu, 3 Oktober 2026
klikduakali.id — Perdebatan mengenai Timnas Portugal dan Cristiano Ronaldo kembali menarik perhatian. Pertanyaannya sederhana, tetapi jawabannya tidak semudah itu: apakah Selecao justru tampil lebih baik ketika Ronaldo tidak berada di lapangan? Cristiano Ronaldo memang tidak bisa dipisahkan dari perjalanan sepak bola Portugal. Ia menjadi bagian penting dari kesuksesan negaranya, termasuk ketika Portugal meraih gelar Euro […]
Tiga Pemain Persib Bandung yang Berpotensi Merepotkan The Cong-Viettel di ACL Two
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Persib Bandung bersiap menghadapi tantangan dari wakil Vietnam, The Cong-Viettel FC, dalam lanjutan Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027. Pertandingan yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (14/10/2026), menjadi kesempatan bagi Maung Bandung untuk melanjutkan tren positif di kompetisi Asia. Persib memiliki modal berharga setelah berhasil mengalahkan […]
Glamping 1,5 Hektare di Ciater Diperiksa KPK, Diduga Milik Polisi
- Kamis, 1 Oktober 2026
Klikduakali.id – Kawasan glamping di tengah hamparan kebun durian dan alpukat di Ciater, Kabupaten Subang, mendadak menjadi perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penyidik KPK memeriksa aset seluas sekitar 1,5 hektare di kawasan tersebut. Pemeriksaan meliputi bangunan glamping hingga lahan perkebunan yang berada di sekitarnya. Aset seluas sekitar 1,5 hektare itu diduga berkaitan dengan Yayat Sudrajat […]
Menko Bahlil Pangkas Ekspor Gas ke Singapura, Tegaskan Indonesia Tak Langgar Kontrak
- Selasa, 27 Oktober 2026
klikduakali.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, menegaskan pengurangan ekspor gas pipa ke Singapura dilakukan untuk mengutamakan kebutuhan energi dalam negeri. Ia membantah kebijakan tersebut melanggar kontrak bilateral dan meminta Singapura menghormati hubungan antarnegara secara setara. Dalam konferensi pers mengenai ketahanan energi nasional […]
Bandara Riyadh Ditutup hingga 17 Oktober, Kemenlu Pantau Keselamatan 37.494 WNI
- Kamis, 15 Oktober 2026
klikduakali.id – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus memantau kondisi warga negara Indonesia (WNI) di Riyadh, Arab Saudi, menyusul penutupan sementara Bandara Internasional King Khalid hingga 17 Oktober 2026. Pemerintah memastikan sebanyak 37.494 WNI yang tercatat berada di wilayah Riyadh dalam kondisi aman berdasarkan laporan hingga Rabu (14/10/2026). Kemlu menyatakan belum menerima laporan mengenai WNI yang […]
Polemik Musprov PMI Jabar Memanas, Jusuf Kalla Bekukan Pengurus dan Perintahkan Musprov Ulang
- Selasa, 27 Oktober 2026
klikduakali.id – Konflik internal Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Barat semakin memanas setelah Pengurus Pusat (PP) PMI mengambil langkah tegas dengan membekukan kepengurusan periode 2021–2026. Keputusan yang ditandatangani Ketua Umum PP PMI, M. Jusuf Kalla, pada 24 Oktober 2026 itu sekaligus membuka jalan bagi penyelenggaraan ulang Musyawarah Provinsi (Musprov) XVIII PMI Jawa Barat. Pembekuan tersebut […]

×
×


Saat ini belum ada komentar