Dr. Encep Sugiana Prihatin Tragedi Miras Oplosan di Subang, Dorong Perda Khusus dan Penindakan Tegas

klikduakali.id — Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, M.H.Kes., menyampaikan keprihatinan mendalam atas meninggalnya sembilan warga Subang akibat mengonsumsi minuman keras yang tidak layak dan membahayakan kesehatan.
Menurutnya, para korban merupakan usia-usia produktif yang seharusnya menjadi harapan masa depan, baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun bangsa dan negara.
“Kami sangat berduka dan prihatin. Ini bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga kehilangan potensi generasi penerus yang seharusnya bisa berkontribusi bagi pembangunan daerah dan bangsa,” ujarnya.
Sebagai tenaga medis sekaligus wakil rakyat, dr. Encep menegaskan bahwa minuman keras oplosan maupun produk ilegal lainnya jelas membahayakan keselamatan jiwa. Ia berharap peristiwa serupa tidak kembali terulang di Kabupaten Subang maupun daerah lain di Jawa Barat.
Ia pun mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Subang, baik unsur eksekutif, legislatif, maupun aparat penegak hukum, dalam merespons kejadian tersebut. Menurutnya, tindakan tegas untuk memberantas dan memusnahkan produk-produk minuman keras berbahaya harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
“Saya mendukung penuh langkah tegas yang dilakukan Pak Bupati dan seluruh jajaran untuk menegakkan hukum. Penyimpangan yang membahayakan kehidupan masyarakat harus ditindak tanpa kompromi,” tegasnya.
Lebih lanjut, dr. Encep mendorong adanya penguatan regulasi di tingkat kabupaten, termasuk kemungkinan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) khusus yang mengatur peredaran minuman keras dan obat-obatan terlarang. Ia menilai, aturan yang lebih detail dan mengikat akan menjadi pagar hukum yang kuat untuk mencegah penyebaran produk berbahaya di tengah masyarakat.
“Perlu ada regulasi yang lebih tegas dan spesifik di tingkat kabupaten agar pengawasan dan penindakan bisa berjalan lebih efektif. Dengan aturan yang jelas, upaya pencegahan dapat dilakukan secara sistematis,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa peristiwa ini terjadi menjelang bulan suci Ramadan, momentum yang sangat penting bagi mayoritas masyarakat Subang yang beragama Islam. Ramadan, menurutnya, harus menjadi sarana introspeksi dan perbaikan diri, baik secara pribadi, keluarga, maupun sosial.
“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperbaiki tatanan kehidupan. Kita ingin suasana yang aman, bersih dari penyakit masyarakat, sehingga ibadah dapat dijalankan dengan khusyuk dan masyarakat merasa terlindungi,” ujarnya.
Dalam konteks pembangunan jangka panjang, dr. Encep menekankan pentingnya pembinaan generasi muda melalui pendidikan karakter. Ia mengaitkan hal tersebut dengan semangat membentuk generasi berkarakter Pancasila dan nilai-nilai Pancawaluya yang digaungkan di Jawa Barat.
“Kita sedang berpacu menyiapkan generasi penerus bangsa yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki dedikasi tinggi terhadap pembangunan. Jangan sampai masa depan mereka dirusak oleh peredaran minuman keras dan penyimpangan lainnya,” tegasnya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga dapat diperkuat untuk memberantas penyakit masyarakat yang merusak tatanan sosial.
“Semoga ke depan, dengan langkah tegas, regulasi yang kuat, serta kesadaran kolektif masyarakat, tragedi seperti ini tidak lagi terjadi. Kita ingin Subang menjadi daerah yang aman, sehat, dan mampu melahirkan generasi unggul untuk Jawa Barat dan Indonesia,” pungkas dr. Encep. (Redaksi : klikduakali-IN)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Bupati Subang Kejar Perbaikan 2.100 Ruang Kelas Rusak hingga 2029
- Senin, 12 Oktober 2026
Klikduakali.id – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi menargetkan perbaikan 2.100 ruang kelas rusak di Kabupaten Subang rampung hingga akhir masa jabatannya. Perbaikan dilakukan secara bertahap setiap tahun untuk meningkatkan pemerataan infrastruktur pendidikan. Reynaldy menyampaikan target tersebut saat meninjau rehabilitasi dua ruang kelas SDN Binakarya di Desa Wanajaya, Kecamatan Tambakdahan, Jumat (9/10/2026). Peninjauan itu […]
Pertama Kali, Seleksi Sekda Subang Digelar Terbuka, Libatkan Eselon II dan III
- Jumat, 2 Oktober 2026
Klikduakali.id – Seleksi terbuka JPTP Sekda Kabupaten Subang kali ini memiliki mekanisme berbeda. Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi mengatakan, proses seleksi dilakukan secara terbuka, termasuk saat peserta menjalani tahapan wawancara. Kang Rey mengatakan, keterbukaan seleksi ditunjukkan dengan melibatkan pejabat di lingkungan Pemkab Subang untuk memberikan masukan dan pertimbangan terhadap kandidat Sekda. “Baru kali […]
As-Syifa Al-Khoeriyyah Fasilitasi Pelatihan Nasional 10.000 Khatib IKADI di Subang
- Senin, 26 Oktober 2026
klikduakali.id – Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah berkolaborasi dengan Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kabupaten Subang dalam menyelenggarakan Pelatihan Nasional 10.000 Khatib IKADI di Aula Mubarok, Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan dakwah nasional yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah, dengan partisipasi peserta dari 38 provinsi di Indonesia. Keterlibatan Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah […]
Garut Siap Sambut Investor, PLN Pastikan Pasokan Listrik Andal
- Jumat, 2 Oktober 2026
Klikduakali.id – Pemkab Garut dan PT PLN (Persero) UP3 Garut memperkuat sinergi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan serta mendukung pertumbuhan investasi di Kabupaten Garut. Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menerima audiensi Manager PLN UP3 Garut M. Akbar Hurianda di Ruang Pamengkang, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Rabu (30/9/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan layanan kelistrikan dan […]
Prancis Gagal Menang di Kandang, Bastoni Selamatkan Italia dari Kekalahan
- Sabtu, 3 Oktober 2026
klikduakali.id — Timnas Prancis harus puas bermain imbang 1-1 saat menjamu Italia pada matchday ketiga Grup A1 UEFA Nations League 2026/2027. Pertandingan yang berlangsung di Stade de France, Jumat (2/10/2026) waktu setempat atau Sabtu dini hari WIB, berjalan ketat hingga peluit akhir. Prancis sebenarnya mampu mengawali babak kedua dengan keunggulan. Michael Olise menjadi pemain yang […]
Karhutla Picu Polusi Udara, Jambi dan Pekanbaru Masuk Daftar Kota Paling Berpolusi di Dunia
- Jumat, 16 Oktober 2026
Klikduakali.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memicu penurunan kualitas udara di sejumlah daerah akibat sebaran asap. Kondisi tersebut bahkan membuat dua kota masuk dalam kategori kualitas udara berbahaya. Dikutip dari detikHealth, berdasarkan pemantauan real-time AQI (US), dua kota di Indonesia yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masuk dalam daftar kota dengan tingkat polusi […]
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Encep Sugiana Sampaikan Nilai Pancasila Harus Menjadi Penghayatan Masyarakat
- Kamis, 1 Oktober 2026
klikduakali.id — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2026 menjadi momentum untuk kembali mengingat kedudukan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus memperkuat penghayatan terhadap nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, M.HKes, usai mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada Kamis (1/10/2026). Menurutnya, peringatan tersebut […]
Moto3 Australia 2026 Dibatalkan Akibat Cuaca Buruk, Pole Position Veda Ega Pratama Gagal Dimanfaatkan
- Senin, 26 Oktober 2026
klikduakali.id – Balapan Moto3 Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island, Minggu (25/10/2026) pagi WIB, resmi dibatalkan akibat cuaca buruk yang membahayakan keselamatan pembalap. Keputusan serupa juga berlaku untuk balapan Moto2. Pembatalan ini menjadi pukulan bagi pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, yang sebelumnya sukses merebut pole position pada sesi kualifikasi. Pembalap Honda Team Asia asal Gunungkidul, […]

×
×


Saat ini belum ada komentar