Tragis, Balita di Jatisampurna Diduga Dibunuh Paman Sendiri

Klikduakali.id – Kasus kematian balita MAJ (2 tahun 9 bulan) di sebuah rumah kontrakan di kawasan Jatirangga, Jatisampurna, Kota Bekasi, mulai menemukan titik terang. Polres Metro Bekasi Kota telah menetapkan SGK (18) sebagai tersangka dalam perkara tersebut.
Polisi menjerat tersangka dengan pasal berlapis yang ancaman hukumannya mencapai 15 tahun penjara, yakni Pasal 80 Ayat (3) UU Perlindungan Anak dan subsider Pasal 456 KUHP.
Kasus ini terus didalami oleh penyidik. Kapolres Metro Bekasi Kota, Kusumo Wahyu Bintoro, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, SGK diduga menjalankan aksinya seorang diri pada Rabu (27/5/2026) malam. Penyidik juga menemukan adanya indikasi penggunaan kekerasan yang cukup berat dalam peristiwa tersebut.
“Berdasarkan pengakuan pelaku, tindakan pertama yang dilakukan adalah menghantam kepala korban menggunakan pisau. Akibat benturan tersebut, pisau yang digunakan bahkan mengalami perubahan bentuk atau melengkung,” ujar Kusumo dalam konferensi pers di Mapolres Metro Bekasi Kota, Rabu (3/6/2026).
Kusumo mengatakan peristiwa itu pertama kali diketahui oleh M (58), ibu tersangka sekaligus nenek korban. Saat pulang berbelanja, ia menemukan pintu kamar terbuka, korban sudah meninggal dunia, dan SGK terbaring dalam kondisi terluka di dekat pisau.
Polisi belum memastikan kondisi kejiwaan tersangka meski disebut memiliki riwayat gangguan mental. Kepastian mengenai hal tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan medis.
“Penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan psikologis yang saat ini sedang dilakukan, prosesnya kurang lebih memerlukan waktu 14 hari. Kami juga menunggu keterangan medis dari pihak rumah sakit terkait apakah akan langsung dilakukan penahanan, sebab saat ini pelaku masih dirawat akibat luka di mulut dan dada,” kata Kusumo.
Penyidik mengungkap bahwa MAJ diasuh oleh neneknya karena ibu kandungnya tidak tinggal serumah. Polisi juga menduga tindakan kekerasan terhadap korban pernah terjadi sebelumnya.
“Dari keterangan ibu kandung korban, diketahui bahwa korban sebelumnya pernah mengalami tindakan kekerasan fisik berupa penyeretan yang diduga kuat dilakukan oleh pelaku,” tutur Kusumo menjelaskan rekam jejak hubungan keduanya.
Polres Metro Bekasi Kota dan Polsek Jatisampurna saat ini masih melakukan penyempurnaan berkas perkara sebagai bagian dari proses hukum yang berjalan. Sementara itu, kondisi kesehatan tersangka SGK terus dipantau selama menjalani perawatan medis di rumah sakit di bawah pengamanan aparat kepolisian. (Redaksi : klikduakali-TH)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Stok Pupuk Subsidi di Subang Capai 5.933 Ton, Pupuk Kujang Pastikan Kesiapan Musim Tanam
- Selasa, 20 Oktober 2026
klikduakali.id – PT Pupuk Kujang Cikampek memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani di Kabupaten Subang menjelang musim tanam Oktober–Maret (Okmar). Hingga 15 Oktober 2026, stok pupuk bersubsidi di Kabupaten Subang tercatat mencapai 5.933,3 ton, terdiri atas 3.284,2 ton pupuk urea dan 2.649,1 ton pupuk NPK. Ketersediaan tersebut diharapkan dapat membantu petani mempersiapkan lahan dan memulai […]
Manchester United Tunda Pemecatan Michael Carrick, Laga Kontra Chelsea Jadi Ujian Penting
- Kamis, 29 Oktober 2026
klikduakali.id – Masa depan Michael Carrick sebagai pelatih Manchester United masih menjadi sorotan setelah klub melewati dua hari penuh ketidakpastian. Meski posisinya sempat dikabarkan terancam, manajemen Setan Merah akhirnya memutuskan untuk mempertahankannya, setidaknya untuk sementara waktu. Situasi tersebut memanas setelah Manchester United menelan kekalahan dari Bournemouth di Old Trafford pada Minggu, 25 Oktober 2026. Hasil […]
Utang Rp 25 Juta Diduga Jadi Motif Kematian Sopir Taksi Online di Sumedang
- Selasa, 13 Oktober 2026
klikduakali.id – Kasus kematian Yogi Saparudin (35), sopir taksi online yang jasadnya ditemukan terkubur di perkebunan teh Cisoka, Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mulai menemukan titik terang. Polisi telah mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam perkara tersebut, sementara dugaan motif yang berkaitan dengan utang piutang senilai Rp 25 juta turut […]
Pasar Ciroyom Direvitalisasi, Ditargetkan Rampung 2 Tahun
- Kamis, 1 Oktober 2026
Klikduakali.id – Perumda Pasar Juara Kota Bandung terus menjalankan revitalisasi Pasar Ciroyom. Proyek ini ditujukan untuk meningkatkan keandalan bangunan serta menjamin keselamatan dan kenyamanan aktivitas pedagang dan masyarakat. Menurut Direktur Utama Perumda Pasar Juara Kota Bandung Pradana Aditya Wicaksana, revitalisasi Pasar Ciroyom dilakukan berdasarkan hasil uji kelayakan kondisi bangunan yang telah dilakukan sebelumnya. Hasil uji […]
Rugikan Negara Rp 863,84 Miliar, Kejagung Limpahkan Lima Tersangka Korupsi Motor Listrik MBG
- Senin, 12 Oktober 2026
klikduakali.id – Kejaksaan Agung melimpahkan lima tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan motor listrik untuk operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat. Perkara pengadaan kendaraan pada tahun anggaran 2025–2026 tersebut diduga menimbulkan kerugian keuangan negara hingga Rp863.846.166.953 atau sekitar Rp863,84 miliar. Pelimpahan tersangka beserta barang bukti atau […]
DPR Minta Wacana Siswa Tidak Naik Kelas pada 2027 Dikaji Ulang, Ini Alasannya
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengkaji secara menyeluruh wacana penerapan kembali kebijakan siswa tidak naik kelas mulai tahun ajaran 2027. Menurut Lalu, kebijakan tersebut perlu mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari kesiapan satuan pendidikan, kemampuan akademik siswa, hingga dampaknya terhadap proses pembelajaran. “Pada […]
Sumpah Pemuda 1928: Kisah Lengkap Kongres Pemuda II dari Tiga Gedung di Batavia
- Rabu, 28 Oktober 2026
Sabtu malam, 27 Oktober 1928. Di sebuah gedung di kawasan Lapangan Banteng, Batavia, ratusan pemuda duduk berdesakan. Mereka datang dari berbagai perkumpulan: ada yang membawa nama Jawa, Sumatra, Celebes, Ambon, hingga Batak. Pukul 19.30, rapat pertama dibuka. Tidak ada yang tahu bahwa dalam waktu kurang dari dua hari, kalimat-kalimat yang mereka sepakati akan menjadi salah […]
Tak Hanya Bertugas di Bidang Pertahanan, Yon TP 338/Talaga Manggung Punya Peran Lain
- Senin, 12 Oktober 2026
Klikduakali.id – Yon TP 338/Talaga Manggung di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, mengemban tugas lebih luas dari sekadar menjaga pertahanan negara. Satuan TNI AD ini turut berkontribusi bagi masyarakat melalui kegiatan sosial, layanan kesehatan, dan program ketahanan pangan. Mayor Infanteri Mario Herdiana Belo, Komandan Yon TP 338/Talaga Manggung, mengatakan batalyon tersebut dibentuk untuk mendukung pemerataan Sistem […]

×
×


Saat ini belum ada komentar