Klikduakali.id – Kinerja Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang mendadak jadi sorotan. Baru memasuki 100 hari masa kerja, lembaga tersebut sukses mencatat sederet capaian besar mulai dari transformasi tata kelola, lonjakan pengumpulan zakat hingga berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas audit laporan keuangan.
Capaian itu dipaparkan langsung dalam agenda evaluasi dan pemaparan kinerja yang digelar di Subang. Dalam laporan tersebut, BAZNAS Subang menyebut total pengumpulan zakat hingga 22 April 2026 mencapai lebih dari Rp35,6 miliar. Angka fantastis itu menjadi sinyal meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat di Kabupaten Subang.
Tak hanya soal angka, BAZNAS Subang juga menegaskan fokus mereka pada pembenahan sistem tata kelola agar lebih transparan dan profesional. Hasilnya mulai terlihat setelah lembaga tersebut berhasil mengantongi opini WTP dalam audit laporan keuangan, sebuah pencapaian yang dianggap penting untuk menjaga kredibilitas lembaga di mata publik.
Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, turut memberikan apresiasi terhadap capaian tersebut. Ia menilai langkah BAZNAS Subang dalam memperluas pengumpulan zakat dan meningkatkan tata kelola menjadi bukti bahwa lembaga zakat bisa bergerak modern dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Menariknya, transformasi yang dilakukan BAZNAS Subang bukan hanya soal administrasi. Mereka juga mulai aktif menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat, pelatihan hingga penguatan sektor keagamaan sebagai bagian dari pemanfaatan dana zakat yang lebih produktif.
Dengan capaian besar di awal masa kerja ini, publik kini mulai menaruh harapan tinggi agar BAZNAS Subang mampu mempertahankan tren positif dan terus menghadirkan program-program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. (Redaksi : klikduakali-CA)




