klikduakali.id – Keberhasilan pelajar daerah kembali mencuri perhatian publik. Kali ini datang dari Kabupaten Subang, di mana seorang siswa berhasil menunjukkan kapasitasnya di bidang teknologi digital hingga menembus level internasional.
Firoos Ghathfaan Ramadan, pelajar dari SMP IT Alamy Subang, berhasil mengidentifikasi celah keamanan siber (security vulnerability) pada sistem milik badan penerbangan dan antariksa Amerika Serikat, NASA. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa potensi generasi muda Indonesia, khususnya di daerah, mampu bersaing dalam ekosistem teknologi global yang kompetitif.
Atas prestasi tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Subang memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Pengakuan ini tidak hanya ditujukan kepada individu, tetapi juga menjadi refleksi kualitas pendidikan yang terus berkembang di lingkungan sekolah setempat.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, Heri Sopandi, mengungkapkan rasa bangganya terhadap capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan Firoos sebagai simbol dari potensi besar pelajar Subang dalam menghadapi tantangan era digital.
“Semoga prestasi ini menjadi pemantik semangat bagi seluruh satuan pendidikan di Subang untuk terus mencetak generasi emas yang unggul di era 5.0,” ujar Heri Sopandi, Kamis (16/4/2026).
Menurutnya, prestasi ini juga memperkuat pentingnya peran sekolah dalam mengembangkan minat dan bakat siswa, terutama di bidang teknologi digital yang kini menjadi kebutuhan utama di era Society 5.0. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan literasi digital dan kreativitas pelajar sebagai bagian dari strategi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia.
Lebih lanjut, komitmen tersebut sejalan dengan visi Kabupaten Subang untuk menjadi daerah yang maju dan berprestasi. Upaya ini diwujudkan melalui berbagai program pendidikan yang mendorong inovasi, eksplorasi, serta penguatan kompetensi digital di kalangan siswa.
Prestasi Firoos pun menambah daftar talenta muda Subang yang berhasil menorehkan capaian di kancah global. Hal ini sekaligus menjadi bukti bahwa dengan pembinaan yang tepat, literasi digital tidak hanya meningkatkan kemampuan individu, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan teknologi secara luas.
Capaian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lain untuk terus berinovasi, berani mencoba, serta mengembangkan potensi diri di tengah pesatnya perkembangan teknologi dunia. (Redaksi : klikduakali – SA)





