Klikduakali.id – Misteri video viral yang memperlihatkan seorang pemuda berdiri termenung di Jembatan Cangar akhirnya terkuak. Menurut keterangan Polres Batu, pemuda tersebut diketahui berinisial MMA (24), warga Trowulan, Mojokerto, yang ditemukan meninggal dunia di dasar jurang pada Selasa (31/3).
Menurut Kasat Reskrim Polres Batu, Joko Suprianto, hasil olah TKP dan identifikasi fisik menunjukkan bahwa korban merupakan sosok yang sama seperti yang terlihat dalam video amatir pengendara yang melintas.
“Memang benar dari ciri-ciri yang ada di video dan temuan setelah olah TKP bahwa itu memang korban yang terekam sebelum ditemukan tewas di bawah jembatan,” ujar AKP Joko kepada awak media, seperti yang dikutip dari laman detikJatim, Kamis (16/4/2026).
Menurut keterangan saksi, korban telah berada di area Jembatan Kembar Cangar sejak pukul 10.00 WIB. Dalam rekaman video yang beredar, korban yang bekerja sebagai karyawan percetakan terlihat duduk melamun di atas sepeda motornya sebelum kemudian berdiri di bagian pembatas jembatan.

Pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 12.00 WIB terkait kejadian tersebut. Sekitar satu jam kemudian, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dasar jurang dengan kedalaman sekitar 30 hingga 40 meter. Di lokasi kejadian, petugas turut menemukan sejumlah barang milik korban, seperti sandal, rokok, korek api, serta sepeda motor yang terparkir di sekitar area jembatan.
Meskipun dugaan awal mengarah pada tindakan bunuh diri akibat jatuh dari ketinggian, Polres Batu masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap motif di balik aksi tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap pihak keluarga, korban diketahui tidak memiliki permasalahan ekonomi maupun konflik dalam lingkungan rumah tangga.
Dugaan awal menyebutkan bahwa persoalan asmara menjadi salah satu faktor pemicu kejadian ini. Namun demikian, pihak Polres Batu mengaku masih menghadapi sejumlah kendala dalam mengungkap secara pasti motif yang melatarbelakanginya.
“Untuk salah satu bukti ponsel yang seharusnya bisa memberikan petunjuk, posisinya terkunci sandi. Saat ini kami masih melakukan pendalaman lebih lanjut,” tambah Joko.
Dari hasil pemeriksaan medis, korban diketahui mengalami luka serius pada bagian kepala dan telinga yang mengindikasikan benturan keras akibat jatuh dari ketinggian. Hingga kini, kasus tersebut masih ditangani secara intensif oleh Satreskrim Polres Batu untuk memastikan tidak ada faktor lain yang terlibat. (Redaksi : klikduakali-TH)




