klikduakali.id – Manajemen Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menyatakan komitmennya untuk bersikap terbuka dan bertanggung jawab menyusul insiden bayi yang nyaris tertukar yang dialami pasien bernama Nina Saleha. Rumah sakit memastikan siap menjalani evaluasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebagai bagian dari upaya perbaikan layanan.
Direktur RSHS Bandung, Rachim Dinata, menyampaikan bahwa laporan terkait kejadian tersebut telah disampaikan kepada Kemenkes sebagai bentuk transparansi institusi.
“Kami RSHS siap untuk dilakukan evaluasi oleh Kemenkes dan kami sudah melaporkan ke kemenkes kejadian ini,” ujarnya pada Jumat, 10 April 2026.
Selain menunggu hasil evaluasi dari Kemenkes, pihak rumah sakit juga langsung bergerak melakukan evaluasi internal. Fokus utama pembenahan diarahkan pada peningkatan kepatuhan tenaga kesehatan, khususnya perawat, terhadap prosedur operasional standar (SOP).
Langkah ini mencakup pembinaan ulang agar proses penyerahan bayi kepada orang tua dapat berjalan lebih ketat dan minim risiko kesalahan.
“RSHS akan mengevaluasi dan melakukan pembinaan lagi kepada para perawat terhadap kepatuhan melaksanakan SOP mengenai penyerahan bayi ke pada orang tuanya yang selama sudah berjalan dengan baik,” jelasnya seperti yang dikutip dari lama PFMNews, Senin (13/4/2026).
Sebagai bentuk penegakan disiplin, RSHS juga telah mengambil tindakan terhadap perawat yang terlibat dalam insiden tersebut. Saat ini, yang bersangkutan tidak lagi menjalankan tugas pelayanan langsung kepada pasien.
Pihak manajemen memutuskan untuk memindahkan perawat tersebut ke bagian lain serta memberikan sanksi administratif.
“Perawatnya di nonaktifkan dipindahkan ke bagian yang tidak melayani pasien dan diberikan SP 1,” tegas Rachim.
Kasus ini menjadi perhatian serius bagi manajemen RSHS untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan keselamatan pasien. Evaluasi menyeluruh, baik dari sisi prosedur maupun sumber daya manusia, diharapkan mampu mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Dengan langkah cepat yang diambil, RSHS menegaskan komitmennya untuk menjaga kepercayaan masyarakat serta memastikan setiap pelayanan medis berjalan sesuai standar yang berlaku. (Redaksi : klikduakali – SA)




