Beranda » Berita » Kemenkes Catat 333.470 Kasus ISPA akitab Karhutla, 75 Ribu Menyerang Balita

Kemenkes Catat 333.470 Kasus ISPA akitab Karhutla, 75 Ribu Menyerang Balita

Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

klikduakali.id – Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap kesehatan masyarakat masih menjadi perhatian pemerintah. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan penguatan layanan kesehatan dan distribusi obat-obatan menyusul tingginya temuan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di sejumlah wilayah yang terdampak kabut asap.

Hingga 21 Oktober 2026, tercatat sebanyak 333.470 kasus ISPA di 68 kabupaten/kota pada tujuh provinsi terdampak. Dari total tersebut, 75.172 kasus dialami balita atau anak berusia di bawah lima tahun, kelompok yang membutuhkan perhatian khusus karena lebih rentan mengalami gangguan pernapasan akibat paparan polusi udara.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dalam menghadapi peningkatan kasus tersebut. Ia menjelaskan bahwa ISPA tidak selalu memerlukan perawatan di rumah sakit karena pasien dengan gejala ringan umumnya dapat ditangani melalui rawat jalan.

“Teman-teman juga mesti tahu, ya, bahwa ISPA itu bukan penyakit yang masuk rumah sakit. Itu penyakit infeksi saluran pernapasan, bisa dikasih obat, kemudian pulang. Jadi, rawat jalan, ya,” kata Budi, dikutip iNews.ID, Rabu (28/10/2026).

Menurut Budi, pasien yang mengalami gejala ringan dapat mendatangi fasilitas kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas, untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan. Setelah memperoleh penanganan yang sesuai, pasien dapat melanjutkan pemulihan di rumah dengan tetap memperhatikan perkembangan kondisinya.

Meski demikian, keputusan mengenai rawat jalan atau rawat inap tetap harus didasarkan pada pemeriksaan medis dan tingkat keparahan penyakit. Pasien yang mengalami gangguan pernapasan berat atau kondisi kesehatan yang memburuk membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Di tengah tingginya angka kumulatif kasus, Kemenkes juga mencatat perkembangan berupa penurunan jumlah kasus harian. Budi menjelaskan bahwa pada awal lonjakan, kasus yang tercatat mencapai sekitar 12.000 hingga 13.000 per hari. Berdasarkan pemantauan yang disampaikan pada 26 Oktober 2026, angka tersebut turun menjadi sekitar 3.500 kasus per hari.

Baca Juga :  Subang Digegerkan Isu Teror Pocong, Aparat Minta Warga Tidak Mudah Percaya

Penurunan tersebut menjadi perkembangan positif dalam pemantauan pemerintah. Namun, besarnya jumlah kasus yang telah tercatat menunjukkan bahwa dampak kesehatan akibat karhutla masih membutuhkan perhatian dan penanganan berkelanjutan.

Kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan dapat mengandung partikel halus PM2.5 serta berbagai polutan yang berbahaya bagi sistem pernapasan. Partikel berukuran sangat kecil ini dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan dan berpotensi memicu iritasi, memperburuk asma, serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama pada orang yang memiliki penyakit penyerta.

Balita termasuk kelompok yang rentan karena sistem pernapasannya masih berkembang. Selain anak-anak, ibu hamil, lanjut usia, dan penderita penyakit pernapasan juga perlu mendapatkan perlindungan lebih karena paparan polusi udara dapat memperburuk kondisi kesehatan mereka.

Masyarakat di wilayah terdampak diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk. Penggunaan masker yang sesuai, menjaga kualitas udara di dalam rumah, menutup pintu dan jendela saat asap pekat masuk, serta menghindari sumber polusi tambahan di dalam ruangan dapat membantu mengurangi paparan.

Warga juga diminta tidak mengabaikan gejala seperti batuk berkepanjangan, demam, maupun gangguan pernapasan yang tidak kunjung membaik. Pemeriksaan ke fasilitas kesehatan diperlukan agar penyebab keluhan dapat diketahui dan pasien memperoleh penanganan yang tepat.

Untuk memperkuat pelayanan kesehatan di daerah terdampak, Kemenkes telah mendistribusikan sekitar 500.000 paket obat-obatan ke berbagai fasilitas kesehatan. Pemerintah juga merencanakan penambahan 500.000 paket obat sehingga total pasokan yang disiapkan mencapai sekitar satu juta paket.

Selain obat-obatan, pemerintah memastikan ketersediaan oksigen di puskesmas yang berada di wilayah dengan dampak kabut asap tinggi atau zona hitam. Penyediaan oksigen tersebut ditujukan untuk mendukung penanganan pasien yang membutuhkan bantuan pernapasan.

Baca Juga :  Pancasila Dinilai Kunci Hadapi Tantangan Dunia, Kata Pangdam III/Siliwangi

Dukungan pelayanan kesehatan juga disiapkan melalui 1.691 puskesmas, rumah sakit rujukan, serta 491 rumah oksigen. Kesiapan fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan sesuai kondisi dan tingkat keparahan penyakit.

Puskesmas menjadi salah satu garda terdepan dalam penanganan ISPA karena dapat memberikan pemeriksaan awal, pengobatan, serta penilaian kebutuhan rujukan. Pasien dengan gejala ringan dapat memperoleh perawatan tanpa harus menjalani rawat inap, sedangkan pasien yang membutuhkan penanganan lebih intensif dapat dirujuk ke rumah sakit.

Meski jumlah kasus harian dilaporkan menurun, masyarakat tetap perlu waspada selama dampak karhutla dan kabut asap masih berlangsung.

Penurunan angka kasus tidak serta-merta menandakan bahwa risiko kesehatan telah berakhir. Warga yang mengalami sesak napas, kesulitan bernapas, atau penurunan kondisi kesehatan secara signifikan perlu segera mencari pertolongan medis. Pada bayi dan balita, tanda bahaya seperti napas cepat, kesulitan menyusu, atau tubuh yang tampak sangat lemas juga harus segera diperiksakan ke fasilitas kesehatan.

Melalui distribusi obat-obatan, penguatan layanan puskesmas, penyediaan oksigen, dan pemantauan kasus secara berkala, pemerintah berupaya menekan dampak karhutla terhadap kesehatan masyarakat. Namun, upaya tersebut perlu berjalan seiring dengan pengendalian kebakaran dan pemulihan kualitas udara agar paparan asap dapat dikurangi serta risiko bertambahnya kasus gangguan pernapasan dapat ditekan. (Redaksi : klikduakali.id – SA)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

twenty − 8 =

Rekomendasi Untuk Anda

Biaya Bikin SIM A dan SIM C Terbaru 2026, Cek Tarif Resmi dan Total Biayanya

Biaya Bikin SIM A dan SIM C Terbaru 2026, Cek Tarif Resmi dan Total Biayanya

  • Rabu, 14 Oktober 2026
  • admin web

Klikduakali.id – Biaya pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) A dan SIM C menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan calon pemohon pada 2026. Sebelum mendatangi Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas), masyarakat perlu mengetahui tarif penerbitan SIM serta biaya tambahan yang mungkin harus dibayarkan. Total biaya pembuatan SIM baru tidak hanya mencakup tarif resmi penerbitan SIM. […]

Kapolres Subang Ajak Calon Kades Jaga Persatuan Jelang Pilkades Serentak 2026

Kapolres Subang Ajak Calon Kades Jaga Persatuan Jelang Pilkades Serentak 2026

  • Kamis, 29 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Kapolres Subang AKBP Andi Purwanto mengajak seluruh calon kepala desa, tim pendukung, dan masyarakat untuk menjaga persatuan serta menciptakan suasana damai menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026. Ia menegaskan, perbedaan pilihan politik tidak boleh menjadi alasan untuk merusak hubungan persaudaraan di tengah masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Andi Purwanto dalam Deklarasi Damai Pilkades […]

Jambore Pemuda Subang 2026 Jadi Ruang Pembentukan Karakter, Agus Masykur Tekankan Arti Kebersamaan

Jambore Pemuda Subang 2026 Jadi Ruang Pembentukan Karakter, Agus Masykur Tekankan Arti Kebersamaan

  • Rabu, 28 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Pembentukan karakter dan jiwa kepemimpinan menjadi pesan utama Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi, saat membuka Jambore Pemuda Kabupaten Subang 2026 di Batalyon Infanteri 312/Kala Hitam, Selasa (27/10/2026). Ia mengajak generasi muda menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang belajar untuk membangun kedisiplinan, kemandirian, dan kepedulian sosial. Jambore yang diikuti 100 peserta dari berbagai organisasi […]

Lisandro Martinez Dikabarkan Siap Tinggalkan Manchester United pada 2027, Atletico Madrid Jadi Tujuan?

Lisandro Martinez Dikabarkan Siap Tinggalkan Manchester United pada 2027, Atletico Madrid Jadi Tujuan?

  • Jumat, 16 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Masa depan Lisandro Martinez bersama Manchester United mulai menjadi sorotan. Bek asal Argentina tersebut dikabarkan telah memutuskan untuk mengakhiri kebersamaannya dengan Setan Merah pada musim panas 2027, ketika kontraknya saat ini berakhir. Kabar tersebut muncul setelah Martinez melontarkan kritik terhadap manajemen MU. Ia menilai klub belum menunjukkan ambisi yang cukup besar dalam memperkuat […]

128 Pemanah Siap Berlaga di Latgab PERPANI Subang Akhir Pekan Ini

128 Pemanah Siap Berlaga di Latgab PERPANI Subang Akhir Pekan Ini

  • Selasa, 13 Oktober 2026
  • admin web

Klikduakali.id – Sebanyak 128 peserta siap ambil bagian dalam Latihan Gabungan (Latgab) Panahan PERPANI Kabupaten Subang yang akan digelar pada Minggu (18/10/2026). Kegiatan ini menjadi ajang bagi para pemanah untuk mengasah kemampuan sekaligus membidik prestasi. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan berbagai klub dan ekstrakurikuler panahan di Kabupaten Subang, termasuk pemanah dari Kabupaten Purwakarta. Kehadiran mereka […]

Indonesia dan Singapura Bentuk Satgas Bersama untuk Usut Perusahaan Terkait Karhutla

Indonesia dan Singapura Bentuk Satgas Bersama untuk Usut Perusahaan Terkait Karhutla

  • Rabu, 28 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Indonesia dan Singapura sepakat membentuk satuan tugas (satgas) bersama untuk menelusuri perusahaan yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) penyebab kabut asap lintas batas. Kerja sama ini akan diperkuat melalui pertukaran intelijen keuangan, pengumpulan bukti lintas negara, hingga penelusuran aset yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran. Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan bilateral […]

Bandara Riyadh Ditutup hingga 17 Oktober, Kemenlu Pantau Keselamatan 37.494 WNI

Bandara Riyadh Ditutup hingga 17 Oktober, Kemenlu Pantau Keselamatan 37.494 WNI

  • Kamis, 15 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus memantau kondisi warga negara Indonesia (WNI) di Riyadh, Arab Saudi, menyusul penutupan sementara Bandara Internasional King Khalid hingga 17 Oktober 2026. Pemerintah memastikan sebanyak 37.494 WNI yang tercatat berada di wilayah Riyadh dalam kondisi aman berdasarkan laporan hingga Rabu (14/10/2026). Kemlu menyatakan belum menerima laporan mengenai WNI yang […]

Moto3 Australia 2026 Dibatalkan Akibat Cuaca Buruk, Pole Position Veda Ega Pratama Gagal Dimanfaatkan

Moto3 Australia 2026 Dibatalkan Akibat Cuaca Buruk, Pole Position Veda Ega Pratama Gagal Dimanfaatkan

  • Senin, 26 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Balapan Moto3 Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island, Minggu (25/10/2026) pagi WIB, resmi dibatalkan akibat cuaca buruk yang membahayakan keselamatan pembalap. Keputusan serupa juga berlaku untuk balapan Moto2. Pembatalan ini menjadi pukulan bagi pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, yang sebelumnya sukses merebut pole position pada sesi kualifikasi. Pembalap Honda Team Asia asal Gunungkidul, […]

ads bottom
ads left ×
ads left ×