Beranda » Berita » Stok Pupuk Subsidi di Subang Capai 5.933 Ton, Pupuk Kujang Pastikan Kesiapan Musim Tanam

Stok Pupuk Subsidi di Subang Capai 5.933 Ton, Pupuk Kujang Pastikan Kesiapan Musim Tanam

Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

klikduakali.id – PT Pupuk Kujang Cikampek memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani di Kabupaten Subang menjelang musim tanam Oktober–Maret (Okmar). Hingga 15 Oktober 2026, stok pupuk bersubsidi di Kabupaten Subang tercatat mencapai 5.933,3 ton, terdiri atas 3.284,2 ton pupuk urea dan 2.649,1 ton pupuk NPK.

Ketersediaan tersebut diharapkan dapat membantu petani mempersiapkan lahan dan memulai penanaman setelah menghadapi kemarau panjang. Terlebih, peralihan menuju musim penghujan diperkirakan mendorong peningkatan kebutuhan pupuk di sejumlah wilayah Jawa Barat.

VP Komunikasi Korporat Pupuk Kujang, R. Idho Pramana, mengatakan perusahaan terus menjaga ketersediaan pupuk bersubsidi maupun nonsubsidi untuk mengantisipasi kebutuhan petani menjelang musim tanam.

“Langkah ini diambil demi menjamin ketersediaan pupuk saat para petani mulai memasuki masa tanam, sekaligus mendukung penguatan cadangan pangan strategis nasional,” terang Idho, Senin (19/10/2026).

Menurut Idho, kesiapan stok menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung kelancaran aktivitas pertanian. Pasalnya, petani membutuhkan kepastian pasokan pupuk agar proses pemupukan dapat dilakukan sesuai kebutuhan tanaman dan waktu yang telah direncanakan.

Berdasarkan pendataan perusahaan hingga 15 Oktober 2026, total stok pupuk bersubsidi di Jawa Barat mencapai 98.011,8 ton. Jumlah tersebut terdiri atas 69.212,7 ton pupuk urea dan sekitar 28.799 ton pupuk NPK.

Ketersediaan pupuk tersebut dipersiapkan untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan saat petani kembali mengolah lahan. Sebelumnya, kemarau panjang yang diwarnai tantangan fenomena El Nino turut memengaruhi aktivitas pertanian dan menyebabkan sebagian petani menunda penanaman.

“Ketersediaan tersebut semoga dapat membantu petani mempersiapkan lahan tanpa harus menghadapi kekhawatiran terhadap pasokan pupuk ketika musim tanam dimulai. Terlebih, ketepatan waktu penyaluran menjadi faktor penting agar proses pemupukan tidak menghambat pertumbuhan tanaman dan target produksi pertanian,” ujarnya.

Peralihan Musim Jadi Perhatian

Kesiapan pasokan pupuk juga menjadi perhatian seiring perubahan kondisi cuaca di Jawa Barat. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat, wilayah tersebut telah memasuki fase peralihan musim pada dasarian kedua Oktober 2026.

Baca Juga :  Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Kembali Temukan Barang Diduga dari Speedboat

Musim penghujan diperkirakan mulai berlangsung pada pekan ketiga Oktober, dengan pergerakan hujan dari wilayah selatan menuju kawasan tengah hingga utara Jawa Barat. Kondisi ini menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan petani dalam menentukan waktu pengolahan lahan dan penanaman.

Menghadapi perubahan tersebut, Pupuk Kujang berupaya menjaga operasional produksi tetap optimal sekaligus memastikan kesiapan pergudangan dan jaringan distribusi. Langkah ini dilakukan agar ketersediaan pupuk dapat menyesuaikan kebutuhan petani di berbagai daerah.

Idho menegaskan, kelancaran distribusi tidak kalah penting dibandingkan ketersediaan stok. Karena itu, perusahaan terus menjaga keandalan jaringan logistik dan rantai pasok agar pupuk dapat disalurkan sesuai ketentuan.

“Jadi para petani tak perlu khawatir, bisa segera menebus di kios resmi sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa stok pupuk di gudang wilayah Kabupaten Subang telah disiapkan jauh di atas kebutuhan untuk dua pekan ke depan. Kesiapan tersebut diharapkan memberikan ruang bagi petani untuk mempersiapkan kebutuhan pupuk tanpa terkendala ketersediaan pasokan dalam waktu dekat.

“Kami berkomitmen penuh untuk mendampingi petani dan memastikan para petani tidak menghadapi tantangan kemarau ini sendirian,” kata Idho.

Dorong Kelancaran Masa Tanam

Pupuk Kujang berharap ketersediaan stok yang memadai dan distribusi yang lancar dapat membantu petani menjalani masa tanam dengan lebih baik. Kepastian pasokan pupuk menjadi salah satu faktor pendukung agar kegiatan pertanian dapat berjalan sesuai jadwal, terutama ketika kondisi cuaca mulai mendukung penanaman.

Perusahaan juga mengingatkan petani untuk melakukan penebusan pupuk bersubsidi melalui kios resmi dengan mengikuti ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, penyaluran pupuk diharapkan berjalan tertib dan tepat sasaran.

Melalui kesiapan produksi, pergudangan, serta jaringan logistik, Pupuk Kujang berupaya mendukung kebutuhan petani di Kabupaten Subang dan wilayah Jawa Barat lainnya. Upaya tersebut diharapkan turut menjaga produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah tantangan perubahan musim. (Redaksi : klikduakali-IN)

Baca Juga :  Raphinha Jadi Nomor 9, Barcelona Kembali Buktikan Tradisi Ubah Peran Bintang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

7 − 5 =

Rekomendasi Untuk Anda

Polri Gelar Operasi Patuh Mulai 26 Oktober 2026, Penindakan Menggunakan ETLE dan Teguran Simpatik

Polri Gelar Operasi Patuh Mulai 26 Oktober 2026, Penindakan Menggunakan ETLE dan Teguran Simpatik

  • Senin, 26 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bersama seluruh jajaran Polda dan Polres di Indonesia resmi menggelar Operasi Patuh 2026 mulai hari ini, 26 Oktober hingga 8 November 2026. Mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan”, operasi serentak ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan pengguna jalan serta menekan angka pelanggaran […]

Distribusi Air Bersih Tirta Rangga Subang Terganggu, Empat Wilayah Terdampak

Distribusi Air Bersih Tirta Rangga Subang Terganggu, Empat Wilayah Terdampak

  • Rabu, 28 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Pelanggan Perumda Air Minum Tirta Rangga Kabupaten Subang di sejumlah wilayah Subang Selatan diminta mengantisipasi gangguan pasokan air bersih akibat pekerjaan jaringan listrik di Desa Darmaga. Gangguan tersebut berdampak pada proses distribusi air ke empat wilayah pelayanan. Berdasarkan pengumuman resmi Perumda Tirta Rangga, gangguan distribusi berkaitan dengan pekerjaan jaringan listrik PLN menyusul terjadinya […]

Artcraft Hadir Sebagai Alternatif Adobe Gratis Berbasis AI, Punya 7 Aplikasi Open - Source

Artcraft Hadir Sebagai Alternatif Adobe Gratis Berbasis AI, Punya 7 Aplikasi Open – Source

  • Senin, 12 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Seorang developer veteran, Brandon Thomas, mengembangkan Artcraft, proyek perangkat lunak open-source yang menawarkan tujuh aplikasi gratis sebagai alternatif berbagai produk populer Adobe. Proyek ini memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses pengembangan, dengan ambisi menghadirkan perangkat lunak kreatif yang dapat digunakan tanpa biaya langganan bulanan. Artcraft hadir di tengah meningkatnya perhatian terhadap model […]

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Encep Sugiana Sampaikan Nilai Pancasila Harus Menjadi Penghayatan Masyarakat

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Encep Sugiana Sampaikan Nilai Pancasila Harus Menjadi Penghayatan Masyarakat

  • Kamis, 1 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2026 menjadi momentum untuk kembali mengingat kedudukan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus memperkuat penghayatan terhadap nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, M.HKes, usai mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada Kamis (1/10/2026). Menurutnya, peringatan tersebut […]

Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Sejak 2022, Guru Ngaji di Majalengka Diproses Hukum

Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Sejak 2022, Guru Ngaji di Majalengka Diproses Hukum

  • Jumat, 16 Oktober 2026
  • admin web

Klikduakali.id – Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang melibatkan seorang oknum guru ngaji di Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, menjadi perhatian serius. Polisi mengungkapkan, berdasarkan pengakuan sementara tersangka, dugaan perbuatan tersebut telah berlangsung sejak 2022. Hingga kini, tercatat empat anak yang diduga menjadi korban. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Majalengka telah menahan […]

KPK Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas dalam OTT Pejabat BNPB, 14 Orang Diamankan

KPK Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas dalam OTT Pejabat BNPB, 14 Orang Diamankan

  • Rabu, 14 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sebesar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas batangan dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang menyasar sejumlah pihak di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dalam operasi tersebut, sebanyak 14 orang diamankan, termasuk Sekretaris Utama (Sestama) BNPB Rustian, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta pihak swasta. Juru Bicara KPK, […]

Produksi Jagung Subang Capai 1.165 Ton, Kemenkop Bidik Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Usaha Petani

Produksi Jagung Subang Capai 1.165 Ton, Kemenkop Bidik Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Usaha Petani

  • Jumat, 16 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) didorong menjadi penggerak utama pengembangan usaha jagung di Kabupaten Subang, mulai dari penyediaan sarana produksi hingga pemasaran hasil panen. Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat posisi tawar petani sekaligus mengoptimalkan potensi jagung Subang yang pada 2024 tercatat mencapai 1.165 ton. Dorongan tersebut disampaikan Kementerian Koperasi Republik Indonesia (Kemenkop […]

Utang Rp 25 Juta Diduga Jadi Motif Kematian Sopir Taksi Online di Sumedang

Utang Rp 25 Juta Diduga Jadi Motif Kematian Sopir Taksi Online di Sumedang

  • Selasa, 13 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Kasus kematian Yogi Saparudin (35), sopir taksi online yang jasadnya ditemukan terkubur di perkebunan teh Cisoka, Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mulai menemukan titik terang. Polisi telah mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam perkara tersebut, sementara dugaan motif yang berkaitan dengan utang piutang senilai Rp 25 juta turut […]

ads bottom
ads left ×
ads left ×