klikduakali.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang menerbitkan surat edaran yang mengatur pelaksanaan pembelajaran di bulan Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Melalui surat bernomor 400.3.5/260/Setre/2026 tertanggal 13 Februari 2026, Disdikbud Subang menyasar seluruh kepala TK/PAUD, SD, hingga SMP negeri dan swasta di Kabupaten Subang.
Kebijakan ini mengacu pada Surat Edaran Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Nomor 20915/PK.03.04/SEKRE tanggal 9 Februari 2026 tentang penyesuaian pembelajaran di bulan Ramadan.
Adapun pengaturan jadwal pembelajaran yang tercantum dalam edaran tersebut adalah sebagai berikut:
18–20 Februari 2026: Libur awal Ramadan (pembelajaran mandiri di rumah).
23 Februari–13 Maret 2026: Kegiatan pembelajaran berlangsung dengan pola Plus Smarten.
16–20 Maret 2026: Libur awal Hari Raya Idul Fitri (pembelajaran mandiri di rumah).
21–22 Maret 2026: Perkiraan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
23–27 Maret 2026: Libur Hari Raya Idul Fitri.
30 Maret 2026: Pembelajaran tatap muka pascalibur Idul Fitri dimulai kembali.
Di samping pengaturan jadwal, edaran tersebut juga memuat ketentuan jam pembelajaran efektif selama Ramadan.
Pembelajaran tingkat TK/PAUD dimulai pukul 07.30 WIB, sedangkan tingkat SD dan SMP lebih awal pada pukul 06.30 WIB.
Selama periode pembelajaran mandiri dan libur Lebaran, peserta didik diarahkan melakukan kegiatan bermanfaat di rumah dan lingkungan sekitar. Pihak sekolah pun diminta tetap memberikan penugasan berbasis penguatan karakter serta mendorong tradisi silaturahmi.
Sekolah berbasis agama selain Islam diberikan kewenangan menyesuaikan pelaksanaan pembelajaran sesuai aturan internalnya.
eterlibatan orang tua dan wali murid diharapkan dalam membimbing ibadah anak sesuai agama yang dianut, serta mendukung kegiatan belajar mandiri guna memperkuat karakter.
Pada periode libur, sekolah tetap diharapkan memperhatikan keamanan, kebersihan, serta keselamatan fasilitas pendidikan.
Kepala Disdikbud Kabupaten Subang, Heri Sopandi, S.Sos., M.MPd., menandatangani surat edaran secara elektronik yang menjadi acuan seluruh sekolah dalam menyelenggarakan pembelajaran yang bermakna selama Ramadan. (Redaksi : klikduakali-TH)












