Beranda » Berita » Data Haji Dibersihkan, Pemerintah Klaim Antrean Faktual Turun Jadi 14 Tahun

Data Haji Dibersihkan, Pemerintah Klaim Antrean Faktual Turun Jadi 14 Tahun

Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Klikduakali.id – Masa tunggu pendaftaran haji di Indonesia disebut turun dari sebelumnya hingga 49 tahun menjadi rata-rata sekitar 14 tahun. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyatakan penurunan itu berdasarkan perhitungan masa tunggu faktual.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut kebijakan tersebut tidak terlepas dari arahan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah kini menyiapkan formula baru untuk mengurangi panjangnya masa tunggu calon jemaah haji.

“Antrean faktualnya sekarang 14 tahun. Jadi dari 49 tahun kemudian diturunkan menjadi 26 tahun, dan sekarang antrean faktual haji itu 14 tahun sesuai dengan perintah Presiden untuk mencari formula dan membereskan data-data yang invalid,” ujar Dahnil seusai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.

Pemerintah Validasi 5,7 Juta Data Jemaah

Kemenhaj memangkas durasi antrean setelah melakukan pembersihan dan validasi terhadap 5,7 juta data jemaah yang tercatat di Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat).

Dari proses penyisiran tersebut, pemerintah menemukan sekitar 400 ribu data calon jemaah tergolong tidak valid (invalid). Sebagian besar permasalahan disebabkan oleh:

  • Calon jemaah telah meninggal dunia, namun porsi hajinya belum dicairkan atau dialihkan oleh pihak keluarga.
  • Jemaah sudah pernah menunaikan ibadah haji, tetapi data setoran awal porsinya masih tersimpan di dalam sistem.
  • Kendala sinkronisasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) dengan data Kementerian Dalam Negeri.

Pembersihan data turut mengoreksi angka antrean yang sebelumnya dinilai tidak mencerminkan kondisi faktual, sehingga estimasi masa tunggu haji tercatat hingga puluhan tahun.

Perhitungan Faktual di Lapangan

Dahnil menjelaskan, berdasarkan verifikasi dan penghitungan ulang secara faktual, mayoritas jemaah yang berangkat dalam beberapa musim terakhir sebenarnya memiliki masa tunggu riil di kisaran 10 hingga 12 tahun.

Baca Juga :  Kepanikan bank mereda di Wall Street. Selanjutnya: Kepanikan Fed

Pemerintah menjadikan hasil validasi 5,7 juta data pendaftar sebagai dasar perhitungan masa tunggu haji yang lebih faktual. Upaya tersebut dibarengi koordinasi dengan pemerintah Arab Saudi untuk mengoptimalkan kuota haji Indonesia. (Redaksi : klikduakali-TH)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

two + 14 =

Rekomendasi Untuk Anda

Biaya Bikin SIM A dan SIM C Terbaru 2026, Cek Tarif Resmi dan Total Biayanya

Biaya Bikin SIM A dan SIM C Terbaru 2026, Cek Tarif Resmi dan Total Biayanya

  • Rabu, 14 Oktober 2026
  • admin web

Klikduakali.id – Biaya pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) A dan SIM C menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan calon pemohon pada 2026. Sebelum mendatangi Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas), masyarakat perlu mengetahui tarif penerbitan SIM serta biaya tambahan yang mungkin harus dibayarkan. Total biaya pembuatan SIM baru tidak hanya mencakup tarif resmi penerbitan SIM. […]

Pertama Kali, Seleksi Sekda Subang Digelar Terbuka, Libatkan Eselon II dan III

Pertama Kali, Seleksi Sekda Subang Digelar Terbuka, Libatkan Eselon II dan III

  • Jumat, 2 Oktober 2026
  • admin web

Klikduakali.id – Seleksi terbuka JPTP Sekda Kabupaten Subang kali ini memiliki mekanisme berbeda. Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi mengatakan, proses seleksi dilakukan secara terbuka, termasuk saat peserta menjalani tahapan wawancara. Kang Rey mengatakan, keterbukaan seleksi ditunjukkan dengan melibatkan pejabat di lingkungan Pemkab Subang untuk memberikan masukan dan pertimbangan terhadap kandidat Sekda. “Baru kali […]

Prakiraan Cuaca 26 Oktober 2026, Jawa Barat dan Jawa Tengah Berpotensi Diguyur Hujan Sangat Lebat

Prakiraan Cuaca 26 Oktober 2026, Jawa Barat dan Jawa Tengah Berpotensi Diguyur Hujan Sangat Lebat

  • Senin, 26 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada Senin (26/10/2026). Meski musim kemarau masih mendominasi sebagian besar wilayah, potensi cuaca ekstrem tetap perlu diantisipasi. Dalam prakiraan cuacanya, BMKG menyebut Jawa Barat dan Jawa Tengah berpotensi mengalami hujan dengan intensitas lebat […]

Jambore Pemuda Subang 2026, Nenden Setiawati Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan

Jambore Pemuda Subang 2026, Nenden Setiawati Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan

  • Rabu, 28 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Generasi muda dituntut tidak hanya mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga berperan aktif dalam menciptakan perubahan positif di tengah masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Subang, Nenden Setiawati, saat membuka Jambore Pemuda Subang 2026, Selasa (27/10/2026). Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini […]

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Encep Sugiana Sampaikan Nilai Pancasila Harus Menjadi Penghayatan Masyarakat

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Encep Sugiana Sampaikan Nilai Pancasila Harus Menjadi Penghayatan Masyarakat

  • Kamis, 1 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2026 menjadi momentum untuk kembali mengingat kedudukan Pancasila sebagai dasar negara sekaligus memperkuat penghayatan terhadap nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, dr. Encep Sugiana, M.HKes, usai mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada Kamis (1/10/2026). Menurutnya, peringatan tersebut […]

Momentum HUT TNI ke-81, DPRD Jabar dorong Profesionalisme TNI untuk menjamin keamanan Negara

Momentum HUT TNI ke-81, DPRD Jabar dorong Profesionalisme TNI untuk menjamin keamanan Negara

  • Senin, 5 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKS, dr. Encep Sugiana, M.HKes, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang jatuh pada 5 Oktober 2026. Dalam momentum peringatan tersebut, Dr. H. Encep Sugiana menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada seluruh prajurit TNI atas dedikasi, pengabdian, serta kontribusinya dalam […]

Stok Pupuk Subsidi di Subang Capai 5.933 Ton, Pupuk Kujang Pastikan Kesiapan Musim Tanam

Stok Pupuk Subsidi di Subang Capai 5.933 Ton, Pupuk Kujang Pastikan Kesiapan Musim Tanam

  • Selasa, 20 Oktober 2026
  • admin web

klikduakali.id – PT Pupuk Kujang Cikampek memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani di Kabupaten Subang menjelang musim tanam Oktober–Maret (Okmar). Hingga 15 Oktober 2026, stok pupuk bersubsidi di Kabupaten Subang tercatat mencapai 5.933,3 ton, terdiri atas 3.284,2 ton pupuk urea dan 2.649,1 ton pupuk NPK. Ketersediaan tersebut diharapkan dapat membantu petani mempersiapkan lahan dan memulai […]

Kecelakaan di Puncak! Bus Elf Terjun ke Sungai akibat Rem Blong, Sopir Tewas

Kecelakaan di Puncak! Bus Elf Terjun ke Sungai akibat Rem Blong, Sopir Tewas

  • Jumat, 16 Oktober 2026
  • admin web

Klikduakali.id – Kecelakaan maut terjadi di kawasan Simpang Bendungan, Jalan Gadog-Ciawi arah Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/10/2026). Peristiwa ini menambah perhatian terhadap keselamatan pengguna jalan di jalur tersebut. Kecelakaan tersebut melibatkan bus mikro Isuzu Elf yang diduga mengalami gangguan rem saat melintas di jalur tersebut. Kendaraan itu kemudian terjun ke sungai dan menyebabkan […]

ads bottom
ads left ×
ads left ×