WFH ASN Bukan Long Weekend, Mendagri Terapkan Pengawasan Digital

klikduakali.id – Kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap Jumat yang ditegaskan oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, sekilas terlihat sebagai langkah progresif menuju budaya kerja modern. Namun di balik itu, muncul sudut pandang lain yang patut dipertimbangkan: apakah ini benar-benar transformasi kerja, atau justru perluasan kontrol negara terhadap aparatur?
Pemerintah menekankan bahwa WFH bukanlah celah untuk “long weekend”. Penegasan ini menunjukkan adanya kekhawatiran mendasar bahwa fleksibilitas kerja berpotensi disalahgunakan. Dari sini, terlihat bahwa kepercayaan terhadap kedisiplinan ASN masih menjadi isu yang belum sepenuhnya tuntas.

Mendagri Terbitkan Surat Edaran WFH untuk ASN di Pemerintah Daerah
Untuk menjawab kekhawatiran tersebut, pemerintah menghadirkan mekanisme pengawasan berbasis teknologi, yakni geo-location. Pendekatan ini memang efektif dalam memastikan kehadiran dan kepatuhan ASN selama jam kerja. Namun di sisi lain, hal ini juga membuka diskursus baru tentang batas antara pengawasan dan privasi.
“Kita bisa meyakinkan bahwa ASN itu benar-benar melaksanakan working from home dan kemudian handphone mereka juga diminta untuk aktif sehingga dapat diketahui lokasinya melalui geo-location,” ujar Tito.
Dari perspektif kritis, kebijakan ini mencerminkan bahwa transformasi digital di sektor publik belum sepenuhnya berbasis kepercayaan dan output kerja, melainkan masih bertumpu pada kontrol kehadiran secara fisik, meski dalam bentuk digital. Artinya, pola lama belum sepenuhnya berubah, hanya bergeser medium.
Di sisi lain, pengecualian bagi sektor pelayanan publik seperti kesehatan, administrasi kependudukan, hingga kebersihan menunjukkan bahwa tidak semua lini bisa menikmati fleksibilitas yang sama. Hal ini berpotensi memunculkan disparitas dalam pengalaman kerja ASN, terutama antara mereka yang berada di belakang meja administratif dan yang berhadapan langsung dengan masyarakat.
Menariknya, kebijakan ini juga menyasar aspek efisiensi energi dan efektivitas kerja. Namun pertanyaan yang muncul adalah: apakah indikator keberhasilan hanya diukur dari kehadiran dan penghematan, atau juga dari kualitas pelayanan publik yang dirasakan masyarakat?

Pelaksanaan WFH tetap ada pengawasan bagi semua ASN
Evaluasi berkala yang direncanakan pemerintah dalam dua bulan ke depan menjadi krusial. Ini bukan sekadar mengukur kepatuhan ASN, tetapi juga menjadi momentum untuk menilai apakah sistem kerja fleksibel benar-benar mampu meningkatkan kinerja, atau justru menambah beban administratif baru dalam bentuk pelaporan dan pengawasan.
Dari sudut pandang ini, kebijakan WFH ASN bukan hanya soal perubahan lokasi kerja, tetapi ujian bagi reformasi birokrasi itu sendiri. Apakah pemerintah siap beralih dari budaya kerja berbasis kontrol menuju budaya kerja berbasis kepercayaan dan kinerja?
Jika tidak, maka WFH hanya akan menjadi “WFO yang dipindahkan ke rumah”, dengan pengawasan yang bahkan lebih ketat. Namun jika dikelola dengan tepat, inilah peluang untuk membangun birokrasi yang lebih adaptif, efisien, dan berorientasi pada hasil, bukan sekadar kehadiran. (Redaksi : klikduakali-IN)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Misi Jepang Padamkan Karhutla di Kalimantan Berakhir, 220 Ton Air Telah Dijatuhkan
- Kamis, 15 Oktober 2026
klikduakali.id – Operasi bantuan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) oleh Pasukan Bela Diri Jepang di Indonesia resmi berakhir pada 29 September 2026. Selama menjalankan misi di Kalimantan, tiga helikopter CH-47 Chinook dikerahkan dan tercatat melakukan lebih dari 40 operasi pemadaman dengan total sekitar 220 ton air yang dijatuhkan ke area kebakaran. Pengakhiran misi tersebut […]
Polemik Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Berujung Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi
- Sabtu, 3 Oktober 2026
klikduakali.id – Polemik fasilitas mewah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat, memasuki babak baru. Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Mashudi, mengundurkan diri dari jabatannya pada Kamis (1/10/2026). Surat pengunduran diri Mashudi telah diterima Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Publik Kemenimipas Akbar Hadi […]
Raline Shah Tinggalkan Jabatan Stafsus Komdigi, Pilih Fokus pada Karier Profesional
- Kamis, 15 Oktober 2026
klikduakali.id – Raline Shah resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital. Keputusan tersebut berlaku efektif mulai 13 Oktober 2026, setelah hampir dua tahun menjalankan tugas di lingkungan kementerian. Dalam keterangan tertulis yang disampaikan pada Selasa (13/10/2026), Raline menjelaskan bahwa keputusannya diambil setelah mempertimbangkan […]
BNPB Gelar Modifikasi Cuaca untuk Bantu Padamkan Karhutla Gunung Ciremai
- Selasa, 27 Oktober 2026
klikduakali.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk meningkatkan potensi hujan guna membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Ciremai. Operasi tersebut dilaksanakan pada Minggu (25/10/2026) dengan menggunakan pesawat khusus yang diberangkatkan dari Bandar Udara Internasional Kertajati, Kabupaten Majalengka. Operasi yang bekerja sama dengan Alkonost Aviasi Indonesia […]
Polresta Denpasar Bongkar Penyalahgunaan 795 Liter Pertalite, Empat Orang Jadi Tersangka
- Selasa, 27 Oktober 2026
klikduakali.id – Polresta Denpasar mengungkap praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis Pertalite yang diduga melibatkan oknum operator SPBU di Jalan Trengguli, Kelurahan Penatih, Denpasar. Dalam kasus ini, polisi menetapkan empat tersangka berinisial AS, IN, AN, dan PS serta menyita 795 liter Pertalite yang disimpan dalam puluhan jeriken. Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Wayan Winaya, menjelaskan bahwa keempat […]
Pasar Ciroyom Direvitalisasi, Ditargetkan Rampung 2 Tahun
- Kamis, 1 Oktober 2026
Klikduakali.id – Perumda Pasar Juara Kota Bandung terus menjalankan revitalisasi Pasar Ciroyom. Proyek ini ditujukan untuk meningkatkan keandalan bangunan serta menjamin keselamatan dan kenyamanan aktivitas pedagang dan masyarakat. Menurut Direktur Utama Perumda Pasar Juara Kota Bandung Pradana Aditya Wicaksana, revitalisasi Pasar Ciroyom dilakukan berdasarkan hasil uji kelayakan kondisi bangunan yang telah dilakukan sebelumnya. Hasil uji […]
Utang Rp 25 Juta Diduga Jadi Motif Kematian Sopir Taksi Online di Sumedang
- Selasa, 13 Oktober 2026
klikduakali.id – Kasus kematian Yogi Saparudin (35), sopir taksi online yang jasadnya ditemukan terkubur di perkebunan teh Cisoka, Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mulai menemukan titik terang. Polisi telah mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam perkara tersebut, sementara dugaan motif yang berkaitan dengan utang piutang senilai Rp 25 juta turut […]
Beasiswa Peradaban As-Syifa Dorong 27 Penerima Beasiswa Tumbuh Menjadi Generasi Berdaya dan Menginspirasi
- Rabu, 28 Oktober 2026
klikduakali.id – Beasiswa Peradaban As-Syifa terus berupaya memperluas dampak pendidikan melalui pembinaan generasi muda yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, dan kepedulian sosial. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Orientasi dan Pengukuhan Penerima Beasiswa Tahun 2026 yang berlangsung pada 24–25 Oktober 2026 di SMAIT ‘Alamy, Subang, dengan diikuti 27 […]

×
×


Saat ini belum ada komentar