Klikduakali.id – Truk kontainer bermuatan limbah kertas terguling di flyover Kranji, Jalan Raya Sultan Agung, Medan Satria, Jumat malam. Insiden tersebut diduga terjadi karena kendaraan membawa muatan berlebih sehingga tidak kuat menanjak.
Badan kontainer yang terguling melintang di jalan mengakibatkan akses menuju Kota Bekasi tertutup total. Arus lalu lintas di kawasan flyover Kranji pun sempat terdampak akibat kejadian tersebut.
Arus lalu lintas Jakarta-Bekasi sempat terhenti akibat kecelakaan tersebut. Petugas kemudian mengalihkan kendaraan ke Jalan Raya Pangeran Jayakarta sebagai jalur alternatif.
Selain jalur menuju Bekasi, arus lalu lintas ke arah Jakarta juga mengalami kemacetan cukup parah. Kepadatan terjadi sebagai imbas dari proses penanganan kecelakaan di flyover Kranji.
Kemacetan di jalur menuju Jakarta terjadi karena banyak pengendara memperlambat kendaraan untuk melihat proses evakuasi truk yang terguling. Akibatnya, arus lalu lintas di jalur tersebut ikut tersendat.

Pengemudi truk, Robi, menceritakan bahwa kendaraannya kehilangan kendali saat berada di tanjakan flyover. Kondisi tersebut berujung pada kecelakaan tunggal yang menyebabkan truk terguling.
“Saya pas menanjak itu tiba-tiba giginya slip. Mobil sempat terus menanjak sebentar, tapi kemudian malah turun mundur lagi,” ungkap Robi kepada awak media di lokasi kejadian.
Robi menjelaskan bahwa kendaraan yang dikemudikannya membawa material limbah kertas yang diambil dari pelabuhan. Muatan itu rencananya akan diantarkan ke fasilitas milik PT Fajar Surya Wisesa Tbk di kawasan Cibitung, Kabupaten Bekasi.
Robi bersyukur tidak ada kendaraan lain yang berada di belakang truk saat insiden terjadi. Akibatnya, kecelakaan tersebut hanya menimbulkan kerugian material tanpa menyebabkan korban jiwa maupun luka-luka.
“Pada saat mobil mundur, saya berusaha memposisikan kendaraan agar tetap lurus, jangan sampai belok-belok (biar tidak menghantam pengendara lain),” kata Robi menambahkan.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi kejadian. Proses evakuasi kontainer belum dimulai karena petugas masih menunggu alat berat untuk menyingkirkan kendaraan yang menutup jalan. (Redaksi : klikduakali-TH)




