SMAN 1 Subang Jadi Satu-satunya Sekolah Maung di Kabupaten Subang

klikduakali.id — SMAN 1 Subang resmi masuk dalam daftar sekolah yang akan bertransformasi menjadi Sekolah Manusia Unggul (Maung) mulai tahun ajaran 2026/2027. Sekolah tersebut menjadi satu-satunya sekolah di Kabupaten Subang yang ditetapkan dalam program unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu.

Program Sekolah Maung disiapkan Pemprov Jabar untuk meningkatkan kualitas pendidikan berbasis potensi dan bakat siswa. Total ada 41 sekolah yang diproyeksikan berubah status menjadi Sekolah Maung, terdiri dari 28 SMA Negeri dan 13 SMK Negeri di berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menyebut penentuan sekolah dilakukan berdasarkan usulan dari Kantor Cabang Dinas Pendidikan (KCD) di masing-masing wilayah.

“Iya itu kan dilakukan berdasarkan usulan dari cabang dinas jadi cabang dinas yang lebih mengetahui kondisi di lingkungannya masing-masing dan setelah itu ditampung,” ujar Purwanto.

Sekolah Maung atau Sekolah Manusia Unggul merupakan program pendidikan unggulan inisiasi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang dirancang khusus bagi siswa berprestasi akademik maupun non-akademik dan mulai berjalan pada tahun ajaran 2026/2027.

Program tersebut menitikberatkan pada penguatan kompetensi, karakter, serta pengembangan bakat siswa di berbagai bidang. Para siswa nantinya didorong memiliki karakter “bageur, cageur, bener, dan singer” sebagai bagian dari pembentukan sumber daya manusia unggul di Jawa Barat.

Selain fokus pada akademik, Sekolah Maung juga akan menampung siswa berprestasi di bidang olahraga, seni, hingga industri kreatif. Pemprov Jabar menyiapkan enam bidang strategis sebagai fokus pengembangan pendidikan, yakni Teknologi Informasi, Otomotif, Pertanian, Olahraga, Elektro, dan Kelautan.

Dedi Mulyadi menjelaskan Sekolah Maung dirancang berbeda dengan sekolah reguler. Selain prestasi akademik, sekolah ini juga memberi ruang bagi pengembangan potensi siswa sesuai minat dan kemampuan masing-masing.

“Dua hal, prestasi akademik dan prestasi non-akademik, jadi di Sekolah Maung nanti bukan hanya yang akademiknya baik, tetapi yang berprestasi di bidang olahraga, di bidang seni, industri kreatif tetap sekolah di situ,” ujar Dedi.

Menurutnya, program tersebut tidak membangun sekolah baru, melainkan melakukan penguatan terhadap sekolah-sekolah unggulan yang sudah ada sebelumnya.

Baca Juga :  Google Merilis AI Generasi Baru untuk Gmail dan Cloud Software

Sekolah Maung nantinya akan memiliki kelas-kelas khusus seperti kelas olahraga, seni, hingga industri kreatif. Pemprov Jabar juga akan melakukan peningkatan fasilitas pembelajaran, teknologi pendidikan, serta peningkatan kompetensi guru.

Pengembangan sistem pendidikan Sekolah Maung juga disebut melibatkan sejumlah perguruan tinggi ternama seperti Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), terutama dalam penguatan kurikulum, sarana pembelajaran, dan kualitas tenaga pengajar. (Redaksi : klikduakali-AZ)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

16 − 16 =