Klikduakali.id – Teriakan penyemangat menggema di area Dipo Lokomotif PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung, Selasa (18/8/2026). Puluhan pegawai tidak sedang mengikuti lomba tarik tambang biasa, melainkan beradu kekuatan menarik lokomotif CC 206 seberat 80 ton yang dihubungkan dengan tali tebal.
Aksi para pegawai mengerahkan tenaga untuk memindahkan “ular besi” menjadi salah satu momen unik dalam perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan KAI Daop 2 Bandung.
Sebanyak 18 tim dari berbagai unit kerja turut ambil bagian dalam perlombaan tarik lokomotif tersebut. Masing-masing tim diperkuat 15 personel yang harus menyatukan kekuatan dan menjaga kekompakan agar lokomotif dapat bergeser sampai garis finis.
VP Daop 2 Bandung Hendra Wahyono mengungkapkan, lomba tarik lokomotif merupakan bagian dari upaya menghadirkan perayaan kemerdekaan yang lebih unik bagi para pegawai. Melalui kegiatan tersebut, para karyawan dapat menikmati suasana berbeda sekaligus membangun kekompakan.
“Bobot lokomotif ini sekitar 80 ton. Satu lokomotif ditarik oleh 15 orang peserta. Antusiasme teman-teman sangat luar biasa,” ujar Hendra di lokasi acara.
Menurutnya, lomba tarik lokomotif bukan sekadar adu kekuatan fisik. Kegiatan tersebut juga menjadi gambaran pentingnya kerja sama, kekompakan, dan soliditas antarpegawai dalam mendukung kelancaran tugas operasional sehari-hari.
“Tujuannya memeriahkan kemerdekaan dan memupuk kebersamaan. Kita adalah satu tim, tidak ada unit yang lebih penting, semuanya sangat penting. Kolaborasi adalah kunci,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tidak hanya menghadirkan lomba tarik lokomotif sebagai ajang menguji kekompakan pegawai. Kegiatan tersebut juga diisi dengan Emergency Rail Drill sebagai bagian dari latihan teknis untuk memperkuat kesiapsiagaan dan keselamatan perjalanan kereta api.
Dalam simulasi itu, petugas dituntut mampu bertindak cepat, tepat, dan tanggap ketika menghadapi kondisi darurat di jalur rel, termasuk potensi terjadinya rel patah. Hendra mengatakan, kewaspadaan setiap personel menjadi kunci utama untuk memastikan keselamatan sekaligus menjaga kualitas pelayanan KAI.
“Seberapa cepat tim kami menangani kondisi emergency agar perjalanan kereta api tetap bisa melaju dengan aman. Ini bagian dari komitmen kami menjaga keselamatan,” tutur Hendra.
Sebelum seluruh kegiatan peringatan kemerdekaan dan ajang simulasi dilaksanakan, jajaran manajemen Daop 2 Bandung juga telah melakukan Cek Lintas Kemerdekaan guna memastikan seluruh lintasan rel dalam kondisi aman dan siap dilalui perjalanan kereta api. (Redaksi : klikduakali-TH)





