Klikduakali.id – Pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 tingkat Kabupaten Subang tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi sarana bagi peserta didik untuk mengembangkan serta mengukur kemampuan akademik melalui berbagai mata lomba.
Menurut Ketua Penyelenggara OMI Kabupaten Subang 2026, Neneng Arwinie, S.Pd., M.Pd., kompetisi tersebut menghadirkan sejumlah cabang olimpiade yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan peserta.
Untuk jenjang MI/SD, peserta mengikuti dua mata lomba, yakni:
-Matematika Terintegrasi
-IPAS Terintegrasi
Sementara pada jenjang MTs/SMP, terdapat tiga mata lomba:
-Matematika Terpadu
-IPA Terpadu
-IPS Terpadu
Adapun pada jenjang MA/SMA, peserta berkompetisi dalam enam mata lomba, yaitu:
-Matematika Terintegrasi
-Fisika Terintegrasi
-Kimia Terintegrasi
-Biologi Terintegrasi
-Ekonomi Terintegrasi
-Geografi Terintegrasi.
Sebanyak 11 mata lomba dipertandingkan dalam OMI 2026 tingkat Kabupaten Subang, dengan pembagian berdasarkan tiga kelompok jenjang pendidikan.
OMI 2026 tingkat Kabupaten Subang yang digelar di MAN 1 Subang pada 7–9 September 2026 diikuti sebanyak 923 peserta. Rinciannya, 293 peserta MI/SD, 343 peserta MTs/SMP, dan 287 peserta MA/SMA.
Menurut Neneng, OMI memiliki tujuan yang lebih luas dari sekadar kompetisi meraih juara. Ajang tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi siswa untuk mengasah bakat, minat, kecakapan, dan keahlian di bidang sains serta riset.
Pada pelaksanaannya tahun ini, OMI 2026 mengangkat tema “Islam, Sains, dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju.”
“OMI Tahun 2026 bukan hanya sebagai kompetisi untuk meraih prestasi, tetapi sebagai gerakan bersama untuk membangun generasi yang unggul dan berkarakter,” ujar Neneng.
Sebelas mata lomba dalam OMI 2026 diharapkan menjadi wadah bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik serta menambah pengalaman dalam mengembangkan potensi dan prestasi. (Redaksi : klikduakali-TH)





