Protes Warga: BTS Belakang Sekolah di Pagaden Barat Ditolak karena Kekhawatiran Radiasi

Klikduakali.id – Warga Desa Margahayu, Kecamatan Pagaden Barat, Kabupaten Subang, menolak rencana pembangunan menara BTS di wilayah mereka. Penolakan ini muncul karena kekhawatiran akan dampak radiasi dan risiko tower roboh.
Rencana pembangunan tower telekomunikasi di belakang tembok SDN Dwikarya memicu reaksi dari berbagai pihak. Pihak sekolah, orang tua murid, hingga tokoh masyarakat menyuarakan kekhawatiran mereka terkait keselamatan dan dampak radiasi.
Warga menolak rencana pembangunan tower karena lokasinya sangat dekat dengan ruang belajar siswa dan permukiman sekitar. Kekhawatiran muncul terkait keselamatan bangunan sekolah dan potensi dampak radiasi bagi kesehatan anak-anak di masa depan.
Menurut Hasanudin, perwakilan orang tua murid dan tokoh masyarakat Dusun Bakansaltewi, posisi menara yang mepet dengan bangunan sekolah menjadi sumber keresahan terbesar bagi warga.
“Kami sangat prihatin. Pembangunan BTS tersebut terlalu dekat dengan lokasi sekolah dan pemukiman warga. Jaraknya yang mepet di belakang tembok sekolah sangat mengkhawatirkan bagi keselamatan dan kesehatan siswa-siswi kami,” ujar Hasanudin, Rabu (25/2/2026).

Rencana pembangunan tower telekomunikasi di belakang tembok SDN Dwikarya
Hasanudin menuturkan bahwa warga memiliki dua kekhawatiran besar. Selain takut radiasi yang bisa memengaruhi kesehatan anak-anak dan peralatan sekolah, mereka juga khawatir risiko keselamatan apabila menara roboh saat angin kencang atau cuaca buruk.
“Kalau sampai terjadi sesuatu saat angin besar atau hujan deras, siapa yang tanggung jawab? Ini menyangkut nyawa anak-anak,” tegasnya.
Selain khawatir soal keselamatan, warga mengeluhkan minimnya sosialisasi dari pihak pengembang. Baik pihak sekolah maupun orang tua murid merasa tidak pernah diajak berdiskusi sebelum proyek pembangunan menara dimulai.
Warga menolak pembangunan menara di lokasi yang dekat dengan sekolah, namun menekankan bahwa mereka tidak menolak kemajuan atau investasi. Mereka hanya menginginkan titik pembangunan yang lebih aman, jauh dari anak-anak dan lingkungan pemukiman.
“Kami tidak bermaksud menghalangi usaha. Tapi jangan dibangun di belakang sekolah. Pindahkan ke tempat yang lebih aman,” kata Hasanudin.
Hingga saat ini, pengembang dan pihak pemerintah setempat belum memberikan keterangan resmi. Warga pun berharap agar pemerintah segera turun tangan, memediasi, dan memastikan keselamatan menjadi hal yang tidak bisa ditawar sebelum pembangunan menara BTS dilanjutkan. (Redaksi : klikduakali-TH)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
KPK Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas dalam OTT Pejabat BNPB, 14 Orang Diamankan
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sebesar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas batangan dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang menyasar sejumlah pihak di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dalam operasi tersebut, sebanyak 14 orang diamankan, termasuk Sekretaris Utama (Sestama) BNPB Rustian, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta pihak swasta. Juru Bicara KPK, […]
Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater dalam Operasi Antik Lodaya 2026
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Subang mengamankan 111 botol minuman keras (miras) dari dua lokasi di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Senin (12/10/2026). Penindakan ini dilakukan dalam rangka Operasi Antik Lodaya 2026 untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kasatnarkoba Polres Subang, IPTU Pictor Hasudungan Sitorus, mengatakan penyitaan tersebut merupakan bagian dari upaya […]
Jambore Pemuda Subang 2026, Nenden Setiawati Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan
- Rabu, 28 Oktober 2026
klikduakali.id – Generasi muda dituntut tidak hanya mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga berperan aktif dalam menciptakan perubahan positif di tengah masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Subang, Nenden Setiawati, saat membuka Jambore Pemuda Subang 2026, Selasa (27/10/2026). Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini […]
128 Pemanah Siap Berlaga di Latgab PERPANI Subang Akhir Pekan Ini
- Selasa, 13 Oktober 2026
Klikduakali.id – Sebanyak 128 peserta siap ambil bagian dalam Latihan Gabungan (Latgab) Panahan PERPANI Kabupaten Subang yang akan digelar pada Minggu (18/10/2026). Kegiatan ini menjadi ajang bagi para pemanah untuk mengasah kemampuan sekaligus membidik prestasi. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan berbagai klub dan ekstrakurikuler panahan di Kabupaten Subang, termasuk pemanah dari Kabupaten Purwakarta. Kehadiran mereka […]
BGN Pastikan Anak Panti Asuhan Tetap Mendapat Makan Bergizi Gratis di Sekolah
- Selasa, 13 Oktober 2026
Klikduakali.id – Kepala BGN Sudaryono memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap menjangkau anak-anak yang tinggal di panti asuhan. Mereka tetap memperoleh makanan bergizi melalui sekolah tempat menempuh pendidikan, dengan pelaksanaan yang mengacu pada mekanisme dan ketentuan program. “Diberikan MBG di tempat mereka bersekolah. Ada mekanisme dan regulasinya, maka kami mohon dukungan selalu dari masyarakat,” […]
Bandara Riyadh Ditutup hingga 17 Oktober, Kemenlu Pantau Keselamatan 37.494 WNI
- Kamis, 15 Oktober 2026
klikduakali.id – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus memantau kondisi warga negara Indonesia (WNI) di Riyadh, Arab Saudi, menyusul penutupan sementara Bandara Internasional King Khalid hingga 17 Oktober 2026. Pemerintah memastikan sebanyak 37.494 WNI yang tercatat berada di wilayah Riyadh dalam kondisi aman berdasarkan laporan hingga Rabu (14/10/2026). Kemlu menyatakan belum menerima laporan mengenai WNI yang […]
Lima Wisatawan Terseret Ombak Pantai Cibuaya, Dua Orang Masih Hilang
- Senin, 12 Oktober 2026
Klikduakali.id – Lima wisatawan terseret ombak di Pantai Cibuaya pada Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 16.52 WIB. Tiga orang berhasil diselamatkan, sedangkan dua lainnya masih hilang hingga Minggu (11/10/2026) dan dalam pencarian tim SAR gabungan. Peristiwa bermula saat para korban beraktivitas di pesisir pantai. Dua saksi mata, Dastan (16) dan Satria Narendra Wiguna (16), mengatakan ombak […]
Polri Gelar Operasi Patuh Mulai 26 Oktober 2026, Penindakan Menggunakan ETLE dan Teguran Simpatik
- Senin, 26 Oktober 2026
klikduakali.id – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bersama seluruh jajaran Polda dan Polres di Indonesia resmi menggelar Operasi Patuh 2026 mulai hari ini, 26 Oktober hingga 8 November 2026. Mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan”, operasi serentak ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan pengguna jalan serta menekan angka pelanggaran […]

×
×


Saat ini belum ada komentar