Polemik Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Memanas, Hamid Awaluddin Dorong KPK Turun Tangan

Klikduakali.id – Prof. Hamid Awaluddin, yang pernah menjabat sebagai Menteri Hukum dan HAM periode 2004–2007, memberikan pandangannya terkait penanganan kasus hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Ia menilai proses penyidikan harus berjalan secara transparan agar tidak menimbulkan keraguan di tengah masyarakat.
Dalam analisisnya, Hamid Awaluddin mencermati dinamika pernyataan Kejaksaan Agung mengenai kasus Febrie Adriansyah. Ia menilai adanya perubahan sikap yang cukup cepat, dari sebelumnya belum memberikan kejelasan terkait status hukum Febrie hingga akhirnya mengonfirmasi melalui rilis resmi bahwa yang bersangkutan masih berstatus tersangka.
Selain itu, Hamid Awaluddin mempertanyakan proses pelimpahan berkas perkara dari kepolisian kepada kejaksaan. Ia menilai terdapat kejanggalan karena berkas telah diserahkan, sementara pihak yang diduga sebagai pelaku disebut belum pernah menjalani pemeriksaan.
Menurut Hamid Awaluddin, kontroversi yang berkembang terkait kasus tersebut tidak akan berakhir apabila proses penyidikan tetap ditangani oleh kepolisian atau kejaksaan. Ia berpandangan, situasi tersebut akan terus memicu beragam spekulasi dan perdebatan publik.
“Oleh karena itu, saya lebih setuju kalau kasus ini jangan ditangani lagi oleh polisi, jangan lagi ditangani oleh jaksa, kasih ke KPK. Dan itu bisa. Supaya tidak ada kecambah fitnah yang liar, tidak ada gosip yang berkecambah, tidak ada tudingan yang menjalar ke mana-mana,” ujarnya dalam program ROSI KompasTV, Kamis (16/7/2026) malam.
Ia berpandangan, perdebatan di ruang publik akan terus bergulir selama proses hukum masih berada di bawah kewenangan kepolisian atau kejaksaan. Kondisi tersebut, menurutnya, dapat memicu beragam spekulasi di tengah masyarakat.
Menurut Hamid Awaluddin, pengalihan perkara ke KPK bukan tanpa dasar. Ia menjelaskan bahwa komisi antirasuah memiliki kewenangan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan untuk mengambil alih penanganan perkara korupsi yang tengah disidik oleh kepolisian atau kejaksaan.
Hamid Awaluddin berpandangan bahwa pernyataan awal KPK yang enggan mengambil alih perkara tersebut bukanlah sesuatu yang janggal. Ia menilai sikap itu merupakan bentuk kehati-hatian sekaligus upaya menjaga hubungan baik antarpenegak hukum sebelum kasus tersebut menjadi sorotan publik.
Di tengah dinamika yang terus mengiringi kasus tersebut, Hamid Awaluddin menilai pengambilalihan penanganan perkara oleh KPK menjadi solusi yang paling memungkinkan. Ia berpandangan, langkah itu dapat mengakhiri polemik yang berkepanjangan sekaligus meningkatkan kredibilitas proses penegakan hukum.
Dalam pandangannya, KPK memiliki keleluasaan untuk mengambil alih penanganan perkara tanpa harus menunggu arahan dari Presiden. Hamid Awaluddin mengatakan kewenangan tersebut bersumber dari Pasal 10A Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 yang mengatur tugas dan kewenangan KPK sebagai lembaga independen.
Merujuk pada Pasal 10 A ayat (2) dalam undang-undang tersebut, terdapat enam indikator yang melegitimasi KPK untuk mengambil alih penanganan atau penuntutan kasus korupsi yang sedang ditangani kepolisian maupun kejaksaan.
Menurut Hamid Awaluddin, salah satu indikator yang paling sesuai dengan dinamika perkara ini adalah adanya dugaan intervensi dari pemegang kekuasaan. Berdasarkan penilaiannya, kondisi tersebut dapat menjadi dasar bagi KPK untuk mempertimbangkan pengambilalihan penanganan kasus.
“Agak susah orang mengatakan (kasus ini) nihil intervensi karena perubahan yang mendadak itu dalam waktu sekejap, sehingga orang dengan mudah menafsirkan, orang dengan mudah membangun asumsi bahwa jangan-jangan Pak Febrie ini akan diselamatkan oleh korps kejaksaan,” ucapnya.
(Redaksi : klikduakali-TH)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Prabowo Lantik Kapolri dan Wakapolri Baru di Istana Negara
- Jumat, 2 Oktober 2026
Klikduakali.id – Sejumlah pejabat negara resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto dalam upacara pelantikan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (1/10/2026). dipercaya menduduki jabatan Kapolri menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Pergantian pucuk pimpinan Polri tersebut sebelumnya telah disetujui DPR RI. Dalam Rapat Paripurna, DPR menyetujui Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri sekaligus menyepakati pemberhentian dengan hormat Listyo […]
Perpisahan Sekda Subang, Bupati Tegaskan Pentingnya Mengorkestrasi Kebijakan
- Jumat, 2 Oktober 2026
Klikduakali.id – Acara perpisahan Sekretaris Daerah dan Ketua DWP Kabupaten Subang berlangsung di Aula Pemda Subang, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi. H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si., turut menyampaikan pesan dan kesan dalam acara perpisahan tersebut. Selama 40 tahun mengabdi sebagai ASN di Kabupaten Subang, ia mengaku menghadapi […]
Prancis Gagal Menang di Kandang, Bastoni Selamatkan Italia dari Kekalahan
- Sabtu, 3 Oktober 2026
klikduakali.id — Timnas Prancis harus puas bermain imbang 1-1 saat menjamu Italia pada matchday ketiga Grup A1 UEFA Nations League 2026/2027. Pertandingan yang berlangsung di Stade de France, Jumat (2/10/2026) waktu setempat atau Sabtu dini hari WIB, berjalan ketat hingga peluit akhir. Prancis sebenarnya mampu mengawali babak kedua dengan keunggulan. Michael Olise menjadi pemain yang […]
Sekda Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah hingga Tingkat Desa
- Jumat, 16 Oktober 2026
Klikduakali.id – Sekda Jabar Herman Suryatman menginstruksikan pembentukan tim pemburu anak tidak sekolah (ATS) hingga desa dan kelurahan. Jajaran pemerintah daerah diminta turun langsung mendata anak yang kehilangan akses pendidikan serta mengupayakan agar mereka kembali bersekolah. Penanganan anak tidak sekolah (ATS) di Jawa Barat membutuhkan sinergi lintas sektor hingga tingkat pemerintahan terbawah. Herman Suryatman menegaskan, […]
Beasiswa Peradaban As-Syifa Dorong 27 Penerima Beasiswa Tumbuh Menjadi Generasi Berdaya dan Menginspirasi
- Rabu, 28 Oktober 2026
klikduakali.id – Beasiswa Peradaban As-Syifa terus berupaya memperluas dampak pendidikan melalui pembinaan generasi muda yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, dan kepedulian sosial. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Orientasi dan Pengukuhan Penerima Beasiswa Tahun 2026 yang berlangsung pada 24–25 Oktober 2026 di SMAIT ‘Alamy, Subang, dengan diikuti 27 […]
Distribusi Air Bersih Tirta Rangga Subang Terganggu, Empat Wilayah Terdampak
- Rabu, 28 Oktober 2026
klikduakali.id – Pelanggan Perumda Air Minum Tirta Rangga Kabupaten Subang di sejumlah wilayah Subang Selatan diminta mengantisipasi gangguan pasokan air bersih akibat pekerjaan jaringan listrik di Desa Darmaga. Gangguan tersebut berdampak pada proses distribusi air ke empat wilayah pelayanan. Berdasarkan pengumuman resmi Perumda Tirta Rangga, gangguan distribusi berkaitan dengan pekerjaan jaringan listrik PLN menyusul terjadinya […]
Sumpah Pemuda 1928: Kisah Lengkap Kongres Pemuda II dari Tiga Gedung di Batavia
- Rabu, 28 Oktober 2026
Sabtu malam, 27 Oktober 1928. Di sebuah gedung di kawasan Lapangan Banteng, Batavia, ratusan pemuda duduk berdesakan. Mereka datang dari berbagai perkumpulan: ada yang membawa nama Jawa, Sumatra, Celebes, Ambon, hingga Batak. Pukul 19.30, rapat pertama dibuka. Tidak ada yang tahu bahwa dalam waktu kurang dari dua hari, kalimat-kalimat yang mereka sepakati akan menjadi salah […]
Bahasa Indonesia Dipelajari di Universitas Al-Azhar Mesir, Ini Fakta Lengkapnya
- Jumat, 16 Oktober 2026
Klikduakali.id – Bahasa Indonesia semakin memperluas jangkauannya di dunia internasional melalui pengajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Kehadiran pembelajaran tersebut dinilai membuka ruang lebih luas bagi penguatan kerja sama pendidikan dan pertukaran budaya kedua negara. Anggota DPR RI Fraksi PKB, Dr. KH. Maman Imanulhaq, menilai pengajaran Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar, […]

×
×


Saat ini belum ada komentar