Kopi Subang Sudah Tembus Timur Tengah dan Amerika, Siap Bersaing di Pasar Dunia

klikduakali.id – Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., menegaskan bahwa kopi asal Kabupaten Subang memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar internasional. Hal itu disampaikannya saat membuka Kabizza Fest 2026 di Halaman Kantor Kecamatan Pagaden, Kamis (30/7/2026).

Mengusung tema “Pemuda Menyeduh, Subang Mendunia”, Kabizza Fest menjadi ajang promosi kopi lokal sekaligus wadah pengembangan kompetensi barista muda dan pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Subang.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi mengapresiasi kolaborasi antara Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Subang dengan Komunitas Seduh yang berhasil menghadirkan festival kopi tersebut.

Menurutnya, Kabupaten Subang memiliki generasi muda yang penuh kreativitas dan inovasi. Karena itu, pemerintah terus berupaya membuka ruang kolaborasi sekaligus memfasilitasi kebutuhan akses agar potensi tersebut dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi.

“Anak muda punya ide, gagasan, dan semangat. Terkadang yang menjadi hambatan adalah akses dan permodalan. Kegiatan seperti ini menjadi jembatan antara pemerintah dengan anak muda untuk bersama-sama mengembangkan potensi daerah,” katanya.

Agus Masykur menegaskan, kopi Subang telah membuktikan kualitasnya dengan menembus pasar ekspor, termasuk ke kawasan Timur Tengah dan Amerika. Kondisi tersebut menjadi bukti bahwa produk lokal memiliki daya saing yang tidak kalah dengan daerah lain.

“Kopi Subang sudah menjadi komoditas luar biasa yang diekspor ke Timur Tengah dan Amerika. Artinya kualitas kopi kita sudah diakui. Karena itu, masyarakat harus bangga menikmati kopi lokal, tidak perlu jauh-jauh mencari kopi dari daerah lain,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Subang, Dra. Nenden Setiawati, M.Si., mengatakan penyelenggaraan Kabizza Fest di Kecamatan Pagaden merupakan bagian dari upaya pemerataan pengembangan industri kopi. Selama ini, festival kopi lebih banyak digelar di kawasan selatan yang dikenal sebagai sentra produksi kopi.

“Melalui Kabizza Fest, kami ingin hilirisasi kopi Subang menjangkau wilayah utara sehingga semakin banyak masyarakat yang mengenal dan mencintai kopi lokal,” katanya.

Selain kompetisi barista, Kabizza Fest 2026 juga menghadirkan pameran kopi lokal dan produk UMKM. Usai membuka acara secara resmi, Agus Masykur bersama Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Subang, Ny. Ega Agustine Rosyadi, meninjau stan-stan peserta serta berdialog dengan para pelaku usaha kopi dan UMKM.

Baca Juga :  Encep Sugiana Serap Aspirasi Kritis, Warga Minta Program Pemprov Dihidupkan Lagi

Pemerintah Kabupaten Subang berharap Kabizza Fest dapat menjadi agenda tahunan yang terus berkembang sebagai media promosi kopi lokal sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Subang sebagai salah satu daerah penghasil kopi unggulan yang mampu bersaing di pasar dunia. (Redaksi : klikduakali-AZ)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × 3 =