Sepinya Order Bus Pariwisata di Jawa Barat Paksa Sopir Cari Penghasilan Tambahan

Klikduakali.id – Sepinya permintaan bus pariwisata sejak awal 2025 hingga pertengahan 2026 membawa dampak besar bagi para sopir bus di Jawa Barat. Menurunnya frekuensi perjalanan membuat penghasilan mereka ikut menyusut, bahkan sebagian terpaksa mencari pekerjaan tambahan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Iwan Suhendar, sopir bus pariwisata, menjadi salah satu yang terdampak lesunya industri transportasi wisata. Menurutnya, pendapatan yang diterima terus menyusut seiring berkurangnya jumlah bus yang beroperasi karena minimnya pesanan.
“Betul, sejak awal 2025 hingga pertengahan 2026 kondisi pesanan bus pariwisata memang terasa menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya. Dampaknya cukup besar bagi kami sebagai driver,” kata Iwan, saat dihubungi Tribun Jabar, Rabu (29/7/2026).
Menurut Iwan, sistem penghasilan sopir bus pariwisata bergantung pada jumlah perjalanan yang dijalani. Karena itu, penurunan pesanan sewa secara langsung berdampak pada berkurangnya jadwal perjalanan dan membuat pendapatan yang diterima semakin menurun.
“Frekuensi jalan berkurang, sehingga pendapatan juga ikut menurun karena penghasilan kami banyak bergantung pada jumlah trip,” ujarnya.
Iwan mengaku ritme pekerjaannya berubah drastis dalam beberapa waktu terakhir. Dahulu ia rutin mengantar rombongan wisata ke berbagai kota hampir setiap bulan, namun kini kesempatan tersebut semakin berkurang akibat sepinya permintaan bus pariwisata.
“Kalau sebelumnya dalam sebulan bisa beberapa kali membawa rombongan wisata, sekarang jadwal sering kosong atau jumlah perjalanannya jauh berkurang,” katanya.
Menurunnya pendapatan membuat banyak sopir bus pariwisata tidak lagi bisa mengandalkan pekerjaan utamanya. Demi memenuhi kebutuhan keluarga, mereka terpaksa mencari pekerjaan sampingan sebagai sumber penghasilan tambahan.
“Akibatnya, banyak driver yang harus mencari pekerjaan tambahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ucapnya.
Ia berharap sektor pariwisata kembali bergairah agar pesanan bus pariwisata meningkat seperti sebelumnya. Menurut Iwan, pulihnya permintaan akan memberikan dampak positif bagi perusahaan otobus sekaligus memperbaiki kesejahteraan para sopir.
“Kami berharap ke depan sektor pariwisata kembali menggeliat sehingga permintaan bus pariwisata meningkat dan kondisi para driver bisa kembali membaik,” katanya.
Menurut Iwan, salah satu faktor yang memengaruhi turunnya permintaan bus pariwisata adalah kebijakan larangan study tour sekolah ke luar daerah di Jawa Barat sejak 2025. Ia menilai kebijakan tersebut membuat jumlah penyewaan bus dari kalangan sekolah berkurang cukup signifikan.
Selain kebijakan study tour, Iwan menilai penurunan permintaan bus pariwisata juga dipengaruhi oleh efisiensi anggaran kegiatan meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE) di lingkungan pemerintah. Menurutnya, kondisi tersebut diperparah oleh situasi geopolitik global yang berdampak pada melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Minimnya permintaan penyewaan bus pariwisata memaksa sejumlah perusahaan melakukan penyesuaian operasional. Banyak armada yang sementara tidak dioperasikan karena rendahnya jumlah order yang masuk. (Redaksi : klikduakali-TH)
Komentar (0)
Rekomendasi Untuk Anda
Erling Haaland Jadi Bintang Kemenangan Manchester City atas Liverpool, Raih Man of the Match
- Senin, 12 Oktober 2026
klikduakali.id – Erling Haaland tampil sebagai salah satu pemain kunci dalam kemenangan Manchester City atas Liverpool pada pekan keenam Premier League 2026/2027. Penyerang asal Norwegia tersebut dinobatkan sebagai Man of the Match setelah membantu The Citizens meraih kemenangan meyakinkan di Stadion Anfield, Minggu (11/10/2026) malam WIB. Manchester City sukses membungkam tuan rumah dengan skor 3-0. […]
Lisandro Martinez Dikabarkan Siap Tinggalkan Manchester United pada 2027, Atletico Madrid Jadi Tujuan?
- Jumat, 16 Oktober 2026
klikduakali.id – Masa depan Lisandro Martinez bersama Manchester United mulai menjadi sorotan. Bek asal Argentina tersebut dikabarkan telah memutuskan untuk mengakhiri kebersamaannya dengan Setan Merah pada musim panas 2027, ketika kontraknya saat ini berakhir. Kabar tersebut muncul setelah Martinez melontarkan kritik terhadap manajemen MU. Ia menilai klub belum menunjukkan ambisi yang cukup besar dalam memperkuat […]
Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater dalam Operasi Antik Lodaya 2026
- Rabu, 14 Oktober 2026
klikduakali.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Subang mengamankan 111 botol minuman keras (miras) dari dua lokasi di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Senin (12/10/2026). Penindakan ini dilakukan dalam rangka Operasi Antik Lodaya 2026 untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kasatnarkoba Polres Subang, IPTU Pictor Hasudungan Sitorus, mengatakan penyitaan tersebut merupakan bagian dari upaya […]
Usai Dilantik Jadi Sekda Subang, Rona Mairansyah Siapkan Pemetaan Masalah dan Tim Aksi
- Jumat, 2 Oktober 2026
klikduakali.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang Rona Mairansyah langsung menyiapkan langkah kerja setelah resmi dilantik oleh Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi pada Kamis (1/10/2026). Ia menilai penyelesaian berbagai persoalan daerah membutuhkan pemetaan masalah dan kolaborasi lintas sektor. Rona mengatakan tahap awal yang akan dilakukan adalah mempelajari persoalan di seluruh wilayah Kabupaten Subang […]
BNPB Gelar Modifikasi Cuaca untuk Bantu Padamkan Karhutla Gunung Ciremai
- Selasa, 27 Oktober 2026
klikduakali.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk meningkatkan potensi hujan guna membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Ciremai. Operasi tersebut dilaksanakan pada Minggu (25/10/2026) dengan menggunakan pesawat khusus yang diberangkatkan dari Bandar Udara Internasional Kertajati, Kabupaten Majalengka. Operasi yang bekerja sama dengan Alkonost Aviasi Indonesia […]
Pertama Kali, Seleksi Sekda Subang Digelar Terbuka, Libatkan Eselon II dan III
- Jumat, 2 Oktober 2026
Klikduakali.id – Seleksi terbuka JPTP Sekda Kabupaten Subang kali ini memiliki mekanisme berbeda. Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi mengatakan, proses seleksi dilakukan secara terbuka, termasuk saat peserta menjalani tahapan wawancara. Kang Rey mengatakan, keterbukaan seleksi ditunjukkan dengan melibatkan pejabat di lingkungan Pemkab Subang untuk memberikan masukan dan pertimbangan terhadap kandidat Sekda. “Baru kali […]
Jelang Libur Natal dan Tahun Baru 2027, Pemerintah Siapkan Diskon Tiket 4 Moda Transportasi
- Kamis, 29 Oktober 2026
klikduakali.id – Pemerintah menyiapkan stimulus transportasi senilai sekitar Rp883,4 miliar untuk membantu masyarakat menghemat biaya perjalanan selama libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. Program ini mencakup sejumlah moda transportasi, mulai dari kereta api, pesawat terbang, kapal laut, hingga penyeberangan. Kebijakan tersebut diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan perjalanan dengan biaya yang lebih terjangkau, terutama […]
Kemenpora Rilis Tema dan Logo Hari Sumpah Pemuda 2026, Simak Makna dan Link Download
- Selasa, 20 Oktober 2026
klikduakali.id – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI merilis tema dan logo Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026. Peringatan yang jatuh pada Rabu, 28 Oktober 2026, mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia” sebagai ajakan bagi generasi muda untuk memperkuat persatuan dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Peluncuran tema dan logo tersebut menjadi bagian dari […]

×
×


Saat ini belum ada komentar