Berita  

Kasus Suap HGB Summarecon, KPK Geledah Kantor ATR/BPN

Klikduakali.id – Penyidik KPK kembali melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan suap pembukaan blokir HGB Summarecon di Bogor, Jawa Barat. Kali ini, sejumlah ruangan di lingkungan Kementerian ATR/BPN digeledah, termasuk ruang Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang, Kamis (17/9/2026).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebut penggeledahan dilakukan untuk mengumpulkan sekaligus melengkapi alat bukti dalam perkara yang bermula dari OTT.

“Penggeledahan dilakukan di sejumlah lokasi di lingkungan kantor Kementerian ATR/BPN, salah satunya ruangan Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang ATR/BPN. Kegiatan masih berlangsung, kami akan update terus perkembangannya sebagai bentuk transparansi,” ujar Budi kepada awak media.

Kasus dugaan suap pertanahan ini mencuri perhatian setelah KPK mengamankan uang tunai Rp106,3 miliar dalam OTT. Nilai tersebut tercatat sebagai sitaan uang tunai terbesar dalam operasi tangkap tangan KPK.

Sebanyak delapan orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Para tersangka berasal dari unsur pejabat kementerian, kepala kantor pertanahan, petinggi korporasi, hingga pihak swasta yang disebut memiliki kedekatan dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.

Berikut adalah daftar lengkap delapan tersangka:

  • Lampri (LMP) – Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang ATR/BPN
  • Sontang Coin Manurung (SON) – Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I
  • Adrianto Pitojo Adi (ADR) – Direktur Utama PT Summarecon
  • Arif Sugiyanto (ARF) – Pihak swasta (diduga orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid)
  • Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq (FEZ) – Pihak swasta (diduga orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid)
  • Rizal Pahlevi (LEV) – Pihak swasta
  • Erwin (ERW) – Pihak swasta (diduga orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid)
  • Muhammad Fakhry (MF) – Pihak swasta (diduga orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid)
Baca Juga :  AI.com Bukan Sekadar Domain, Tapi Klaim Atas Masa Depan Internet

Proses penggeledahan masih berlangsung hingga berita ini diturunkan. Penyidik KPK masih berada di lokasi untuk menuntaskan pencarian alat bukti terkait kasus tersebut (Redaksi : klikduakali-TH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fifteen + five =