Kang Rey Tegaskan Budaya Sunda Harus Jadi Identitas yang Dijaga Generasi Muda

Kang Rey Tegaskan Budaya Sunda Harus Jadi Identitas yang Dijaga Generasi Muda

klikduakali.id – Semangat pelestarian budaya Sunda kembali digaungkan dalam gelaran Milangkala Tatar Sunda 2026 yang berlangsung meriah di kawasan Gedung Sate, Bandung. Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi atau Kang Rey, menegaskan bahwa budaya Su nda harus tetap menjadi identitas, kebanggaan, sekaligus warisan yang terus dijaga di tengah derasnya arus modernisasi.

Kang Rey hadir langsung dalam puncak acara Peuting Munggaran Milangkala Tatar Sunda yang menampilkan drama musikal kolosal bertema “Tak Tentang Keruntuhannya, Tentang Kebangkitannya Kembali.” Menurutnya, tema tersebut menjadi pengingat penting bahwa budaya Sunda memiliki nilai luhur yang tidak boleh dilupakan oleh generasi penerus.

“Budaya Sunda bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga jati diri yang harus tetap hidup dan diwariskan kepada generasi muda,” ujar Kang Rey.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Subang akan terus mendukung berbagai program pelestarian budaya, baik melalui kegiatan seni tradisional, festival budaya, hingga ruang kreatif bagi anak muda agar tetap mengenal akar budayanya sendiri.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Subang akan terus hadir mendukung pelestarian budaya dan tradisi Sunda sebagai bagian dari kebanggaan urang Sunda,” tambahnya.

Dalam rangkaian kirab budaya tersebut, Kabupaten Subang turut menampilkan kesenian khas daerah berupa sisingaan dan Tari Doger Subang yang berhasil menarik perhatian masyarakat. Penampilan delegasi budaya Subang disambut antusias ribuan warga yang memadati jalur kirab budaya dari Kiara Artha Park hingga Gedung Sate.

Kehadiran Kang Rey bersama Ketua TP PKK Kabupaten Subang yang menaiki Kereta Kencana juga menjadi sorotan masyarakat. Seruan “Subang Ngabret” beberapa kali menggema sepanjang rute kegiatan sebagai bentuk dukungan dan kebanggaan warga terhadap partisipasi Kabupaten Subang dalam perhelatan budaya terbesar di Jawa Barat tersebut.

Baca Juga :  9 WNI Korban Penahanan Israel Akhirnya Bebas, Dijadwalkan Tiba di Tanah Air Pekan Ini

Milangkala Tatar Sunda 2026 sendiri menjadi momentum penting dalam mempererat persatuan budaya Sunda sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi daerah kepada masyarakat luas. Kegiatan ini diikuti oleh 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat serta menghadirkan berbagai kesenian nusantara dari sejumlah daerah di Indonesia.

Menurut Kang Rey, pelestarian budaya harus dilakukan secara berkelanjutan agar generasi muda tidak kehilangan identitas di tengah perkembangan teknologi dan budaya global yang semakin cepat.

“Kalau budaya terus dijaga, maka identitas daerah akan tetap kuat meski zaman terus berubah. Budaya Sunda harus tetap hidup, dicintai, dan menjadi kebanggaan bersama,” tutupnya. (Redaksi : klikduakali-IN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

sixteen − 13 =