Klikduakali.id – SubangFest Vol. 13 kembali hadir sebagai ruang kolaborasi yang memadukan seni, budaya, dan pemberdayaan masyarakat. Mengusung tema “Suaratara”, festival yang digelar di Amphitheater Tugu Benteng Pancasila, Alun-Alun Subang, Minggu (26/7/2026), mengangkat isu pemberdayaan perempuan sebagai pesan utama untuk mendorong terwujudnya Kabupaten Subang yang lebih inklusif dan setara.
Gelaran SubangFest Vol. 13 turut dihadiri Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi bersama Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi. Kehadiran pimpinan daerah tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Subang dalam mendukung kegiatan seni dan budaya yang membawa nilai-nilai pemberdayaan masyarakat.
Menurut Kang Rey, tema perempuan dipilih dalam penyelenggaraan SubangFest Vol. 13 sebagai upaya mendorong peran dan partisipasi perempuan di berbagai bidang. Ia menilai perempuan perlu mendapatkan ruang yang setara untuk menunjukkan potensi dan kreativitasnya.

Ia menilai perempuan masih belum memiliki ruang yang memadai untuk menunjukkan kemampuan dan hasil karyanya kepada masyarakat. Melalui kegiatan seperti SubangFest, diharapkan kesempatan tersebut semakin terbuka sehingga perempuan dapat tampil lebih percaya diri dan berperan aktif dalam pembangunan.
“SubangFest hari ini mengangkat isu perempuan untuk memperkenalkan mode pemerintahan di Kabupaten Subang, bahwa gender perempuan tidak kami batasi, justru perempuan menjadi salah satu garda di pemerintahan,” terangnya.
Kang Rey juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar terus menumbuhkan sikap saling menghargai dan mempererat solidaritas sosial. Ia menilai, budaya saling mendukung dan menjaga satu sama lain merupakan kunci dalam membangun Kabupaten Subang yang ramah, inklusif, dan mampu merangkul seluruh warganya.
Di akhir penyampaiannya, Kang Rey berpesan agar semangat Subang Ngabret terus menjadi energi bersama dalam membangun daerah. Ia juga mengajak seluruh masyarakat memperkuat kolaborasi demi mewujudkan Kabupaten Subang yang unggul, maju, kompetitif, dan berkelanjutan. (Redaksi : klikduakali-TH)




