Kang Akur Dorong 83 Ribu UMKM Subang Naik Kelas: Jangan Hanya Bertahan, Harus Berkembang

Kang Akur Dorong 83 Ribu UMKM Subang Naik Kelas: Jangan Hanya Bertahan, Harus Berkembang

Klikduakali.id – Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi atau Kang Akur mengajak para pelaku UMKM di Kabupaten Subang untuk terus berinovasi dan meningkatkan daya saing. Menurutnya, di tengah persaingan usaha yang semakin ketat, pelaku UMKM harus mampu naik kelas, bukan sekadar mempertahankan usahanya.

Pernyataan itu disampaikan Kang Akur ketika menghadiri sekaligus membuka Workshop Scaling Up UMKM Subang: Aktivasi Pemasaran Digital, Foto Produk, Live Selling, dan Dukungan Kemasan di Aula Oman Syahroni, Kantor Bupati Subang, Selasa (7/7/2026).

Kang Akur menyebut Kabupaten Subang memiliki sekitar 83 ribu pelaku UMKM yang menjadi salah satu penggerak perekonomian daerah. Meski demikian, ia menilai jumlah yang besar itu perlu diiringi peningkatan kualitas produk, inovasi, dan pemanfaatan teknologi digital agar mampu menembus pasar yang lebih luas.

“Jumlah UMKM Kabupaten Subang sekarang sekitar 83 ribu. Kalau kita gini-gini saja tentu tidak bisa. Rezekinya akan segitu-segitu saja. Kita harus naik level, harus ada diferensiasi dari sebelumnya dan dari yang lain,” tegas Kang Akur.

Kang Akur menilai perkembangan teknologi telah mengubah perilaku konsumen yang kini lebih banyak bertransaksi secara daring. Kondisi tersebut, menurutnya, mengharuskan pelaku UMKM menguasai strategi pemasaran digital, termasuk teknik fotografi produk dan live selling, agar tetap kompetitif.

“Kondisi sekarang orang bisa jualan lewat handphone. Saya beberapa kali mempromosikan produk UMKM dan ternyata memberikan dampak positif terhadap penjualan produk mereka,” ujarnya.

Menurut Kang Akur, sinergi Pemerintah Kabupaten Subang bersama Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) dan INOTEK Foundation merupakan langkah positif dalam memperkuat kapasitas dan daya saing pelaku UMKM di daerah.

Di tengah ruang fiskal yang semakin terbatas akibat efisiensi anggaran, Kang Akur menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi dengan sektor swasta. Menurutnya, sinergi tersebut mampu menghadirkan program pemberdayaan yang lebih efektif dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Baca Juga :  Berantas Judi Online, Bupati Subang Minta Pendataan ASN Terindikasi

Direktur Eksekutif INOTEK Foundation, Ivi Anggraeni, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut tidak hanya membekali peserta dengan materi pemasaran digital, tetapi juga mendorong pelaku UMKM untuk berinovasi melalui pengembangan produk, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), serta peningkatan kualitas kemasan.

Perwakilan PT HM Sampoerna, Reza Putra, mengatakan perusahaan terus berkomitmen mendukung pengembangan kapasitas UMKM melalui program Sampoerna untuk Indonesia, sebagai bagian dari upaya memperkuat daya saing pelaku usaha.

Dalam kesempatan itu, Kang Akur mengatakan pembangunan rest area oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak hanya akan mendukung sektor pariwisata, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru bagi UMKM Subang melalui perluasan akses pemasaran produk unggulan.

Di akhir kegiatan, Kang Akur secara simbolis menyerahkan hasil desain kemasan kepada 12 UMKM terpilih. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program pendampingan yang bertujuan meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk lokal. (Redaksi : klikduakali-TH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × five =